Испанская компания BitBase выделила $524 000 на установку своих криптоматов в Аргентине

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-17Terakhir diperbarui pada 2024-12-17

Испанская компания BitBase в 2025 году планирует установить свои криптовалютные банкоматы в Аргентине. Начальный объем инвестиций на развитие сети криптоматов в Латинской Америке составит около $524 000.

Региональный директор BitBase в Аргентине Надя Карабин (Nadia Karabin) рассказала, что в преддверии Нового года компания планирует запустить свой первый криптомат в столице Аргентины Буэнос-Айресе, где пользователи смогут приобрести криптовалюту за наличные песо или доллары, а также снимать деньги, продавая цифровые валюты. После завершения всех организационных мероприятий, пользователям криптоматов станет доступна покупка и продажа криптоактивов с помощью банковских карт.

BitBase не раскрывает планы по количеству и местоположению будущих устройств, ограничившись информацией, что компания выделила $524 000 на покупку новых криптоматов, решение организационных вопросов и запуск точек обслуживания в Аргентине. На данный момент у BitBase по всей Испании насчитывается 135 криптоматов и более 35 000 активных пользователей.

Ранее компания Research and Markets опубликовала результаты исследования, согласно которым мировой рынок криптоматов будет ежегодно расти в среднем на 45,7% и к 2032 году достигнет $2,58 млрд.

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit4j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片