Администрация Трампа может пересмотреть санкции против Tornado Cash

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-10-28Terakhir diperbarui pada 2024-11-28

Позиция Министерства финансов США по делу Tornado Cash может измениться с приходом новой администрации. Апелляционный суд пятого округа США признал, что Управление по контролю за иностранными активами (OFAC) превысило свои полномочия, когда в 2022 году внесло в санкционный список некоторые смарт-контракты криптовалютного миксера.

«У OFAC по-прежнему есть значительные полномочия для санкционирования организаций, связанных с Tornado Cash», — отметил старший юрист и директор по глобальным регуляторным вопросам Consensys Билл Хьюз (Bill Hughes) в разговоре с изданием Cointelegraph. По его словам, после решения от 26 ноября дело, вероятно, вернется в суды низшей инстанции, где юристам придется повторно подавать ходатайства. Этот процесс может занять несколько месяцев.

С приходом новой президентской администрации в 2025 году Минфин США может адаптировать свой санкционный режим в соответствии с решением суда или продолжить оспаривать это решение в апелляционном порядке.

«При администрации Трампа больше вероятность того, что это мнение будет принято в качестве политики Минфина», — подчеркнул Хьюз.

В августе 2022 года OFAC при администрации Джо Байдена (Joe Biden) внесло в список специально определенных граждан 44 адреса смарт-контрактов Tornado Cash. Ведомство утверждало, что через миксер было отмыто более $7 млрд в криптовалюте, включая средства, украденные связанной с Северной Кореей группой Lazarus.

В 2023 году Министерство юстиции США предъявило обвинения соучредителям Tornado Cash Роману Шторму и Роману Семенову. Шторм был арестован, его суд назначен на апрель 2025 года. Эксперты считают, что ему может грозить до 45 лет тюрьмы. Семенов в настоящее время находится в списке самых разыскиваемых лиц ФБР.

«Думаю, судебное преследование [Шторма] продолжится. Состоится суд, и его либо оправдают, либо криптосообщество призовет президента Трампа смягчить приговор или помиловать его», — предположил Хьюз.

Третий соучредитель Tornado Cash Алексей Перцев был приговорен властями Нидерландов к пяти годам тюремного заключения за отмывание денег. Он остается под стражей, пока его адвокаты готовят апелляцию.

Bacaan Terkait

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Menurut laporan Bloomberg dan CNBC, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) sedang menyelidiki platform pasar prediksi Polymarket. Investigasi menyoroti dugaan praktik pemasaran menipu, termasuk video transaksi palsu, situs web kloning, dan promosi berbayar yang tidak diungkapkan. *The Wall Street Journal* mengungkap platform itu mempekerjakan pembuat konten, kebanyakan mahasiswa, untuk memposting 1.105 video yang menunjukkan perdagangan dan kemenangan simulasi, dengan total tayangan melebihi 140 juta. Video-video ini direkam di situs tiruan seperti "poiymarket.com". Kepala Pemasaran Polymarket, Matthew Modabber, juga diselidiki karena diduga menggunakan akun PayPal pribadi untuk mentransfer lebih dari $2,5 juta kepada lebih dari 800 orang, termasuk sekitar $350.000 kepada pembuat konten dan influencer politik yang tidak mengungkapkan hubungan bayaran tersebut. Kelompok konsumen NACA telah menggugat Polymarket atas praktik pemasaran yang menargetkan mahasiswa. Penyelidikan ini menjadi tantangan bagi CFTC, karena ketuanya, Michael Selig, adalah pendukung pasar prediksi. CFTC bahkan sedang menuntut beberapa negara bagian yang berusaha mengatur pasar ini sebagai perjudian. Polymarket sendiri baru kembali beroperasi di AS pada September 2025 setelah penyelesaian dengan CFTC pada 2022. Krisis ini diperparah dengan serangan peretasan pada 25 Juni yang mencuri sekitar $3,1 juta dari pengguna.

Foresight News22m yang lalu

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Foresight News22m yang lalu

Versi Nyata "Black Mirror" Pumpfun Go: 40 Yuan Jilat Toilet, Logo Tato di Dahi Seharga 14 Ribu Dolar

Platform Pumpfun Go, bagian dari ekosistem Pump.fun, memungkinkan pengguna mengirim dan menerima tugas anonim dengan imbalan kripto. Sejak diluncurkan Juni, platform ini telah memicu kontroversi karena berisi tugas-tugas ekstrem dan merendahkan martabat, seperti menjilat lantai toilet dengan bayaran sekitar Rp 400 ribu, memakan serangga hidup, atau menato logo di dahi dengan bayaran hingga $14.000. Tugas-tugas ini sering kali terkait promosi meme koin dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang putus asa secara finansial, dengan alasan "kami butuh uang". Meski platform melarang kekerasan dan diskriminasi, tugas yang bersifat menghina dan berisiko tetap marak. Fenomena ini mengingatkan pada film "Nerve" dan episode "Black Mirror", yang menggambarkan eksploitasi melalui tantangan daring. Pumpfun Go menuai kritik dari publik, termasuk politisi seperti Gubernur New York Kathy Hochul, yang mengecamnya sebagai "mimpi buruk dystopian". Namun, pendukung berargumen platform memberi peluang ekonomi bagi yang membutuhkan. Pump.fun sendiri belum merespons secara substansial, hanya membuka lowongan Chief Legal Officer. Intinya, Pumpfun Go mencerminkan ketimpangan sosial di mana kesenangan orang kaya dibayar dengan martabat orang miskin. Ini memicu pertanyaan etis tentang batasan eksploitasi di era digital dan harapan akan masa depan di mana kemajuan teknologi bisa menjamin kehidupan layak bagi semua, tanpa perlu mengorbankan harga diri.

Odaily星球日报28m yang lalu

Versi Nyata "Black Mirror" Pumpfun Go: 40 Yuan Jilat Toilet, Logo Tato di Dahi Seharga 14 Ribu Dolar

Odaily星球日报28m yang lalu

Trading

Spot
活动图片