BitMEX Research: Стали понятны условия продажи биткоинов из запасов MicroStrategy

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-27Terakhir diperbarui pada 2024-10-27

Аналитики BitMEX Research сообщили, что цена акций компании достигла исторического максимума в $242,2, и начало роста совпало с переходом MicroStrategy к стратегии приобретения биткоинов в августе 2020 года. Однако есть вероятность, что в MicroStrategy могут посчитать выгодной ликвидацию биткоин-резервов.

«Для акционеров станет выгодной ликвидация биткоин-резервов в том случае, если цена криптовалюты упадет до $15 000. Но пока подобное развитие событий крайне маловероятно», — объяснили эксперты.

MicroStrategy использовала выгодную стратегию применения долгового капитала через размещение облигаций, чтобы привлечь дополнительные средства на приобретение первой криптовалюты, заявили аналитики. По их мнению, при существующей рыночной капитализации в $43 млрд у компании нет необходимости ликвидировать резервы в биткоинах для гашения обязательств по долгам, так как сумма задолженности по всем долговым распискам составляет менее $4,24 млрд.

При сохранении положительной динамики роста котировок биткоина стоимость акций MicroStrategy и ее рыночная капитализация продолжат увеличиваться, и падение цены BTC до $60 000 не окажет серьезного негативного эффекта, отметили в BitMEX Research.

Ранее основатель компании MicroStrategy Майкл Сэйлор (Michael Saylor) заявил, что, приобретая все больше первой криптовалюты, компания повышает дефицит BTC и ценность монеты на рынке.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit3j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片