Главу обанкротившейся биржи Mine Digital обвинили в краже 1,5 млн долларов у клиента

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-22Terakhir diperbarui pada 2024-10-22

GetBlock Magazine - Что произошло? Бывшего гендиректора австралийской криптобиржи Mine Digital Гранта Колтхапа обвинили в краже 2,2 млн AUD (1,47 млн долларов) у клиента, который пытался купить биткоины. Австралийская комиссия по ценным бумагам и инвестициям (ASIC) уточнила, что клиент заплатил средства материнской компании Mine Digital, ACCE Australia, но так и не получил криптовалюту.

Источник: X.com

Что еще известно? По заявлению ASIC, Колтхап использовал эти средства для оплаты обязательств ACCE и покупки криптовалюты для других лиц. Сама компания рухнула еще в сентябре 2022 года, с тех пор кредиторы пытаются взыскать с нее 16 млн долларов.

Колтхапу предъявлено обвинение по статье о мошенничестве, которая предусматривает максимальное тюремное заключение на срок до 20 лет. Рассмотрение дела в суде Ипсуича начнется 16 декабря.

Курс биткоина колебался в диапазоне $18 890-24 580 на момент кражи средств. В настоящий момент BTC торгуется выше $67 400, и стоимость так и не отправленных пользователю Mine Digital монет составляет 4-5,2 млн долларов.

Mine Digital проработала с мая 2019 года по сентябрь 2022 года, когда было введено внешнее управление. Расследование показало, что под контролем материнской ACCE находились активы всего на $20 000.

В декабре ликвидатором ACCE был назначен партнер консалтинговой компании PKF Брэд Тонкс. В январе 2023 года PKF намеревалась подать в суд на Колтхапа, чтобы обязать его выплатить полную сумму требований клиентам.

Ранее в Австралии произошло два противоположных инцидента: биржа Crypto.com дважды по ошибке отправила местным пользователям огромные суммы средств.

Так, в 2021 году биржа вместо возврата $100 отправила женщине 10,5 млн долларов. К моменту, когда ошибка была обнаружена, пользовательница уже успела купить на эти деньги особняк, однако суд обязал ее продать имущество и возместить ущерб.

В том же году аналогичную сумму получила проживающая в Австралии пара из Индии. Деньги они потратили на покупку четырех домов и автомобиля, а часть отправили за границу. Владелицу аккаунта обязали вернуть деньги и приговорили к исправительным работам.

Читайте оригинальную статью на сайте GetBlock Magazine

Bacaan Terkait

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

Bitcoin (BTC) saat ini menghadapi ujian teknis dan makroekonomi yang signifikan. Aset kripto ini telah mencatatkan tiga kuartal kerugian berturut-turut, sebuah tren yang terakhir terlihat pada pasar bearish 2022. Lebih dari 50% pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi rugi (underwater). Yang menarik, pemegang jangka panjang (long-term holders/LTHs), yang menguasai 78% pasokan beredar, justru menunjukkan ketahanan dengan terus mengakumulasi aset dan tidak menjual selama pelemahan ini. Pasokan LTH bahkan mencapai rekor tertinggi pada Juni, menunjukkan pola yang berbeda dari siklus sebelumnya di mana penyerahan (capitulation) LTH biasanya menandai titik terendah pasar. Namun, tekanan dari lingkungan makroekonomi bisa menjadi ujian terberat. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve telah bergeser, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September meningkat. Hal ini mengindikasikan kondisi keuangan yang lebih ketat di masa mendatang. Secara historis, pasar bearish Bitcoin pada 2018 dan 2022 tidak mencapai dasar hingga mencatatkan sembilan bulan penurunan berturut-turut. Siklus saat ini baru mencapai tujuh bulan. Jika pola ini berlanjut, fase capitulation mungkin belum selesai. Titik terendah yang berkelanjutan baru akan terbentuk setelah LTH mulai menyerah, dan potensi pergerakan menuju level $50.000 pada akhir kuartal ketiga masih mungkin terjadi sebelum pembentukan dasar pasar yang sebenarnya.

ambcrypto2j yang lalu

Bitcoin Mungkin Belum Selesai Mengalami Kapitulasi - Mengapa Dasar Harga $50.000 Masih Berpeluang

ambcrypto2j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit7j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
活动图片