Chromia成立2000万美元的数据和人工智能生态系统基金并将进行“Asgard”主网升级

链得得Dipublikasikan tanggal 2024-09-30Terakhir diperbarui pada 2024-09-30

Layer 1关系区块链Chromia在新加坡TOKEN2049大会上宣布成立规模达2000万美元的数据和人工智能生态系统基金,并且还将推出“Asgard”主网升级。

Chromia数据和人工智能生态系统基金:拓展生态系统

作为向数据中心领域扩张并在主网启动后刺激生态系统增长战略的一部分,Chromia宣布成立规模达2000万美元的数据和人工智能生态系统基金,据悉该基金将由其业务发展主管Yeou Jie领导,旨在支持数据密集型项目和人工智能应用。

Yeou Jie于2024年初加入Chromia,此前曾担任DeFiance Capital投资组合主管,他表示:“我们认为,任何处理大量数据的项目都需要数据清理和自动化,从而实现人工智能,Chromia 为开发人员提供了构建解决方案的理想环境,这些解决方案可以实时处理、分析和响应复杂的数据集。”

Chromia联合创始人Henrik Hjelte补充称:“通过支持人工智能和其他以数据为中心的解决方案,Chromia将寻求更广泛的合作伙伴关系,同时在新方向上进一步扩展生态系统。”

“Asgard”主网升级:引入扩展功能

除了基金之外,Chromia还宣布即将于2024年第四季度进行“Asgard”主网升级,此次升级将引入“扩展(Extensions)”功能,旨在将具备新功能的定制区块链引入平台,这些扩展将可供原生Chromia dApp和外部客户端使用,从而实现平台扩展功能。

据悉,Chromia拟议的扩展功能包括:预言机解决方案、AI模型计算、以及数据可用性和零知识证明支持。

今年早些时候,Chromia正式上线主网并使用链上关系数据库架构,不仅实现大量互连数据的有效管理,还优化改进了链上查询。链上关系数据库架构使 Chromia 既可以作为独立的去中心化应用平台,也能作为基于其他区块链上Web3项目的关系数据层。除了支持 MyNeighbor Alice和Mines of Dalarnia等游戏项目外,Chromia还计划进军数据市场,加大深耕游戏和其他行业。

按照相关计划,Chromia数据和人工智能生态系统基金目前已经开始接受申请,“Asgard”主网升级预计会在今年年底上线,其中“扩展”功能也将按计划开发,预计于2025年全面推出。

作者:PANews;来自链得得内容开放平台“得得号”,本文仅代表作者观点,不代表链得得官方立场凡“得得号”文章,原创性和内容的真实性由投稿人保证,如果稿件因抄袭、作假等行为导致的法律后果,由投稿人本人负责得得号平台发布文章,如有侵权、违规及其他不当言论内容,请广大读者监督,一经证实,平台会立即下线。如遇文章内容问题,请联系微信:chaindd123

链得得仅提供相关信息展示,不构成任何投资建议

Bacaan Terkait

Model Raksasa Menyapu Bersih Semua Ujian, Tapi Justru Jauh dari AGI: Apa yang Dibongkar Makalah Ini?

Teks ini membahas perdebatan definisi AGI (Kecerdasan Buatan Umum) yang belum memiliki standar pengukuran yang diterima secara universal. Berbagai pihak, seperti OpenAI, Microsoft, dan para CEO, memiliki tolok ukur dan ramalan waktu yang berbeda-beda. Sebuah makalah oleh Michael Timothy Bennett dari Australian National University menawarkan definisi baru AGI sebagai "ilmuwan buatan"—yaitu, sistem yang mampu beradaptasi secara luas, efisien, dan ilmiah di bawah kendala sumber daya terbatas (komputasi, memori, energi) seperti layaknya ilmuwan manusia. Penulis mengkritik standar lama seperti Tes Turing dan uji benchmark manusia karena telah "dikuasai" oleh model bahasa besar (LLM) tanpa mendekatkan kita pada kecerdasan umum yang sesungguhnya. LLM saat ini dinilai hanya melakukan "aproksimasi maksimalisasi skala", menyimpan jawaban perkiraan untuk berbagai tugas dalam bobot jaringannya, namun gagal pada masalah di luar distribusi data pelatihan dan tidak memiliki kemampuan aktif seperti merancang eksperimen atau memahami hubungan sebab-akibat. Teks ini merinci tiga kemampuan kunci AGI sejati menurut kerangka "ilmuwan buatan": 1. Dari "boneka pasif" menjadi "peneliti aktif": Mampu merencanakan eksperimen secara mandiri untuk memperoleh informasi. 2. Dari "tahu apa" menjadi "tahu mengapa": Memiliki pemahaman kausal, bukan hanya korelasi. 3. Menyeimbangkan "eksplorasi" dan "eksploitasi": Mengalokasikan sumber daya komputasi secara dinamis di bawah kendala. Tiga pendekatan metodologis dalam membangun sistem cerdas dianalisis: *Scale-maxing* (pendekatan LLM saat ini yang menumpuk parameter dan data), *Simp-maxing* (maksimalkan kesederhanaan model), dan *W-maxing* (melemahkan batasan fungsional agar sistem menemukan solusi optimal sendiri). Kesimpulannya, AGI tidak akan tercapai hanya melalui satu pendekatan (seperti *Scaling Law*), tetapi memerlukan konvergensi berbagai metode. Jika definisi baru ini diterima, akan terjadi pergeseran paradigma dalam industri AI. Standar evaluasi akan bergeser dari peringkat ujian manusia ke "benchmark adaptasi" yang menguji kemampuan menemukan pengetahuan baru dalam lingkungan yang tidak dikenal.

marsbit16m yang lalu

Model Raksasa Menyapu Bersih Semua Ujian, Tapi Justru Jauh dari AGI: Apa yang Dibongkar Makalah Ini?

marsbit16m yang lalu

Paus Menerbitkan Ensiklik Pertama tentang AI: 40 Ribu Kata dengan 10 Pandangan Inti, Kecemasan AI Dijelaskan Secara Tuntas

Pada 15 Mei 2026, Paus Leo XIV menerbitkan ensiklik berjudul *Magnifica Humanitas*, yang pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI). Dokumen setebal 40.000 kata ini membahas dampak AI yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan sistem pengambilan keputusan, memengaruhi berbagai bidang seperti pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan informasi. Ensiklik menyoroti sepuluh poin utama: (1) AI bukan musuh, tetapi telah tertanam dalam proses keputusan; (2) Kekuasaan teknologi kini banyak dipegang oleh perusahaan swasta; (3) Bahkan pengembang pun tidak sepenuhnya memahami cara kerja AI; (4) AI tidak boleh disamakan dengan kecerdasan atau subjek moral manusia; (5) Keputusan AI di bidang sensitif seperti pekerjaan dan hukum memerlukan transparansi dan pengawasan; (6) Sumber daya AI harus melayani kepentingan bersama, bukan hanya segelintir orang; (7) AI memperbesar penyebaran informasi palsu; (8) Pendidikan AI harus melatih pemikiran kritis, bukan hanya penggunaan alat; (9) AI mengubah tenaga kerja, tetapi pekerjaan juga tentang pengembangan diri; (10) Keputusan hidup dan mati yang tidak dapat diubah tidak boleh diserahkan kepada AI. Intinya, ensiklik menekankan bahwa teknologi tidak netral. Nilai dan kepentingan mereka yang mengembangkan dan mengendalikan AI membentuk bagaimana teknologi ini memengaruhi masyarakat. Tantangan terbesar AI bukanlah teknis, tetapi antropologis: AI dapat meniru hubungan, kreativitas, dan penilaian manusia, tetapi tidak dapat memikul tanggung jawab, kehendak, atau konsekuensi yang sebenarnya. Dokumen ini mengajak refleksi untuk mendefinisikan kembali makna menjadi manusia di era di mana mesin semakin mampu meniru hal-hal yang dianggap unik bagi manusia.

marsbit19m yang lalu

Paus Menerbitkan Ensiklik Pertama tentang AI: 40 Ribu Kata dengan 10 Pandangan Inti, Kecemasan AI Dijelaskan Secara Tuntas

marsbit19m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片