原财政部副部长朱光耀:需直面问题 加密货币对数字经济发展至关重要

比推Dipublikasikan tanggal 2024-09-30Terakhir diperbarui pada 2024-09-30

编辑 | 吴说区块链

朱光耀,男,汉族,1953 年 7 月生,北京市人,1987 年 6 月加入中国共产党,1970 年 7 月参加工作,财政部财政科学研究所财政专业研究生毕业,获经济学硕士学位。曾任财政部副部长、党组成员、中央财经领导小组办公室副主任,国务院参事。(来源百度百科)

主持人为鞠建东,清华大学五道口金融学院讲座教授。

本文是朱光耀在 9 月 28 日 2024 清华五道口首席经济学家论坛上的发言,内容摘取自 1 小时 28 分至 1 小时 39 分,完整视频内容链接如下:

https://www.bilibili.com/video/BV1KixTeXE1h/?spm_id_from=333.337.search-card.all.click&vd_source=a82952d77a603c516555a4a1d97765d5

主持人:中美在竞争的状况下,对于数字经济的基础设施和数字货币方面,我们有哪些风险?我们应该如何发力?

朱光耀:当前数字经济的发展应该说是引领着全球发展的总的动向和趋势,在今年以来,随着人工智能的一些突破,我想已经进入了第四次产业革命,或者说第四次产业革命已经开端了。那么这一次确实中国同过去三次产业革命不同,我们是站在第一梯队,或者说是美国和中国现在在引领着数字经济发展的态势。当然中美之间我们要承认差距,也就是这个 0 到 1 这个方面,美国确实还是在发挥着引领的作用,但是中国有着数字经济最大的应用场景。而且我们在一些创新的领域,在人才的培养,在技术专家方面,我们确实也有了比较雄厚的积累。

大家可以看到最近前欧洲央行行长德拉吉主持的欧盟关于数字经济、关于生产力竞争的研究报告,他明确说同美国、中国之间存在着差距,所以欧洲必须增加巨额的投资来赶上来。说到基础设施,那么在前端就是我们每个人都用的手机,在后端关键的基础设施是数据中心,是保证网络运转的光缆,那么跨州的光缆是至关重要的,在全球化的情况下,现在的数据是超过 99% 的数据都是通过海底光缆来运作的。现在全球 20 个最大的超算中心,我们有三个,美国有 17 个,欧洲一个也没有,日本也没有。

所以说我们现在是在第一梯队,这个确实是在新发展理念,在创新、协调、绿色、开放、共享这个创新理论指引下,我们在党的十八大以来取得的巨大的成绩,但我们现在面临的挑战就是美国 2020 年通过了清洁网络计划,现在还在继续实施的一个关键的 = 领域就是海底光缆,现在美国在千方百计地迫使美国的企业不能同中国合作,同时中国企业有着巨大的工程能力、建设能力,但是他们千方百计阻拦。现在联合国已经有明确的数据,就是现在全球数据 49% 的这种交换,在美国 24%,24% 在欧洲,22% 在东亚,其中中国是 9%。但是如果你卡断了这个跨州的网络,就是使美国和中国脱钩的话,那么美国要受到的损失是减少 12%,而中国要从 9% 下降到 7%,双方都是巨大的损失。

未来十年第四次产业革命以人工智能为带动的,受到这种脱钩的影响,两个平行的市场,两个平行的供应链。国际货币基金组织这个估计就是 7% 到 12%,全球经济总量的损失就是 7 万亿到 12 万亿。刚才我报告了现在去年全球经济总量 105 万亿,这么大的经济损失,所以没有任何一个国家能够单独承担,它的危险性是极大的,所以我们必须回到全球化进程,回到主要经济体、重要经济政策要密切的沟通。

现在数字经济的一个特殊的资产就是加密货币,这个加密货币在过去十多年来,美国一直认为第一,它对国际反洗钱,对国际反恐融资有巨大的破坏力。第二因为它的价值的剧烈的波动,对国际金融市场有巨大的冲击。

但是今年美国的政策发生了重大的演变。一是共和党方面,共和党党纲,竞选的纲领,特朗普竞选党纲就明确把加密货币的发展列为它的竞选纲领,同时也明确说要排斥中国。特朗普在竞选中也公开的说,我们必须拥抱加密货币,否则中国就要取代我们。那么他的副总统竞选人万斯本人就是风险投资家,拥有很多的加密货币资产。

特朗普说了,上任第一天就要把现在对数字货币发展制约的美国现在 SEC 主席给开除掉,但就是他现在这个主席在今年 1 月份,美国证监会批准了 11 支比特币 ETF 在纽约股票市场,在纳斯达克的股票市场,在芝加哥期货交易所上市,这就标志着美国政府承认比特币合法性。

到了 7 月份,那么它的第二支就是以太坊又上市了,所以即使被特朗普指责为对比特币发展施加各种政策制约的美国的现行的证监会、证监教育委员会,还有整个拜登政府,他的态度实际上是已经在发生了根本性的转变。

那么在新兴市场国家,在金砖国家方面,今年的 9 月份,俄罗斯普京总统正式批准加密货币,南非、巴西、印度也已经在搞了。所以现在我们如果说这个数字货币的发展,加密货币它确实有负面的影响,我们必须充分认识到它的风险和对资本市场的危害,但是我们必须要研究国际上的最新变化和政策的调整,特别是美国两党各种政策影响,因为它对整个数字经济的发展是至关重要的一个方面。

主持人:我们回忆这个 2015 年以前中国的数字货币技术是领先全球的,那时候挖矿,那么现在 9 年过去了,您觉得我们差多少?

朱光耀:实际上它跟芯片的发展也是密切联系的,原来我们是担心的是什么?一个就是刚才我说的反恐融资反洗钱受到严重冲击,特别是资本市场的这个剧烈波动,这个加密货币有没有啊?有。但是在监管方面如何解决?应该是能解决的。我们现在的差距就是你不参与,但是我说了,你即使这么限制,通过地下的这个渠道交易是有的,但是你的利用生产的能力是没有的,因为你是法律禁止的,所以我们得研究新问题,就是我们中央政治局决会议的一个公报,要直面问题,我们来讨论、来解决。

主持人:所以我们在加密货币这个领域 “遥遥落后”,我们完全脱离了这个市场的全球发展,后面有时间再讨论,这也可能是未来万马奔腾中的一条马。

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

Penulis: Jae, PANews Setelah logika investasi sederhana seperti membeli Nvidia kehilangan daya tariknya, uang cerdas kini beralih ke fondasi fisik di balik operasi AI. Dua figur dengan gaya berbeda menjadi sorotan: **Serenity**, trader anonim dengan avatar anime di platform X yang mengklaim pernah menolak tawaran kerja dari Nvidia dan menerbitkan makalah di Nature, serta **Leopold Aschenbrenner**, mantan peneliti OpenAI berusia 24 tahun yang kini mengelola dana lindung nilai senilai miliaran dolar. **Strategi Serenity: Teori "Daun Shiso" dan Pencarian "Titik Sumbatan"** Serenity, dengan akun @aleabitoreddit, terkenal berkat analisis mendalamnya tentang rantai pasokan AI level terendah. Ia menggunakan analogi "Daun Shiso" – komponen kecil yang tak tergantikan dalam hidangan mewah – untuk mengidentifikasi perusahaan mikro dengan monopoli teknologi di titik kritis tertentu, seperti bahan substrat untuk modul optik. Metodenya melibatkan studi mendalam makalah ilmiah, pemetaan rantai pasokan, dan pengujian dengan AI. Fokusnya adalah pada teknologi CPO dan material tingkat molekuler, menghasilkan rekomendasi saham seperti AXTI (naik 6x) dan perusahaan bahan kimia Jepang NCI. **Strategi Leopold: Arbitrase Infrastruktur dan Batasan Fisik** Leopold, melalui dana Situational Awareness LP, menerapkan strategi **arbitrase infrastruktur**. Ia yakin hambatan utama menuju AGI adalah sumber daya fisik seperti listrik, lahan, dan pusat data, bukan hanya chip. Portofolionya sangat terkonsentrasi: **posisi panjang besar** pada penyedia penyimpanan (SanDisk) dan cloud komputasi (CoreWeave), serta **posisi pendek masif** (melalui opsi put) terhadap raksasa semikonduktor seperti Nvidia, TSMC, dan ASML. Ia berargumen valuasi chip telah melampaui kecepatan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Ia juga berinvestasi besar pada perusahaan penambangan Bitcoin, yang dilihatnya sebagai alternatif pusat daya komputasi AI yang terdiskonto. **Inti Bersama dan Tantangan** Kedua strategi berbagi inti yang sama: **meninggalkan lapisan perangkat lunak dan berfokus pada perangkat keras yang dibatasi oleh hukum fisik**. Baik material langka Serenity maupun infrastruktur Leopold memegang kekuatan untuk menarik "pajak" di era AI. Namun, keduanya menghadapi risiko: - **Serenity**: Risiko **likuiditas** pada saham mikro. Rekomendasinya dapat mendorong harga, tetapi koreksi bisa tajam. Latar belakang dan rekam jejaknya yang tidak terverifikasi juga menambah risiko bagi pengikut. - **Leopold**: Risiko **ketidaksesuaian waktu** antara logika fundamental dan pasar. Valuasi tinggi chip bisa bertahan lebih lama dari perkiraan, menyebabkan kerugian besar pada posisi opsi put-nya. Keduanya menandai pergeseran logika investasi AI, dari semikonduktor itu sendiri menuju **material, peralatan, daya, dan lahan** yang mendasarinya. Titik kritis dengan kelangkaan dan hambatan teknologi tinggi di rantai pasokan fisik AI mungkin akan menarik perhatian pasar lebih besar ke depan.

marsbit5j yang lalu

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

marsbit5j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

Nocera, Inc. (Nasdaq: NCRA) mengumumkan transformasi korporat besar dan perubahan merek menjadi **Nocera Holdings**, sebuah perusahaan induk yang akan berfokus pada bidang teknologi beragam dan pertumbuhan tinggi. Perusahaan memperluas syarat perjanjian pembiayaan hingga $300 juta untuk mendanai akuisisi, investasi strategis, dan peluang ekspansi. Nocera Holdings akan mengejar peluang di berbagai sektor teknologi utama: * **AI & Infrastruktur AI:** Mencari akuisisi dan kemitraan di platform infrastruktur AI, aplikasi tingkat perusahaan, dan solusi operasional terkait AI. * **Pusat Data:** Mengevaluasi peluang di Asia dan Eropa Timur untuk pusat data dan proyek infrastruktur pendukung, didorong oleh permintaan komputasi awan dan AI. * **Bioteknologi & AI Medis:** Menjelajahi investasi dalam diagnostik, otomatisasi, teknologi medis, dan platform operasional yang digerakkan oleh AI. * **Robotika & "AI Fisik":** Fokus pada otomatisasi industri, robotika, dan aplikasi AI dunia nyata, khususnya di pasar Asia yang berkembang pesat. * **Blockchain & Aset Digital:** Terus mengembangkan strategi blockchain, tokenisasi, dan infrastruktur aset digital sebagai bagian dari portofolio jangka panjang. Transformasi ini didukung oleh pembaruan merek dan strategi komunikasi internasional. Perusahaan juga tetap berkomitmen untuk memperkuat neraca keuangan dan mematuhi peraturan pencatatan Nasdaq. Dengan hubungan dan kehadiran pasar di Asia, Nocera Holdings bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham melalui teknologi generasi berikutnya.

marsbit6j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

marsbit6j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

Banyak yang memperkirakan pengguna blockchain berikutnya akan didominasi oleh Agen (Agents). Namun, di dunia seperti itu, siapa yang sebenarnya akan mendapatkan nilai? Teori lama dalam kripto, seperti "Protokol Gemuk" (Fat Protocols) yang berfokus pada manusia, dan teori "Aplikasi Gemuk" (Fat Apps) yang berfokus pada hubungan dengan pengguna, mungkin tidak lagi berlaku ketika pengguna adalah Agen. Agen bersifat rasional, tanpa loyalitas merek, dan dapat beralih antar platform dengan mudah. Mereka tidak peduli pada antarmuka pengguna (UX) atau kemudahan. Ini mengikis keunggulan aplikasi yang menguasai hubungan dengan pengguna. Lalu, siapa yang menangkap nilai? Artikel ini menjelaskan beberapa kemungkinan skenario: 1. **Aplikasi Menjadi "Tanpa Kepala" (Headless):** Pemenang di lapisan aplikasi saat ini (seperti dompet, agregator) dapat membuka infrastruktur mereka sebagai API untuk Agen, beralih menjadi penyedia backend murni. 2. **Kebangkitan Kembali Protokol:** Jika integrasi menjadi sangat mudah, Agen mungkin melewati perantara dan berinteraksi langsung dengan protokol dasar, memberi napas baru pada teori Protokol Gemuk. 3. **Runtuhnya Daya Tarif Harga di Seluruh Lapisan Teknologi:** Agen yang selalu mencari harga terbaik dapat memicu perang harga ekstrem, memaksa margin semua lapisan mendekati biaya marjinal. Kripto menjadi utilitas dengan keuntungan tipis. 4. **Agen Menciptakan Aktivitas Ekonomi Baru:** Agen memungkinkan aktivitas yang tidak layak bagi manusia (misalnya, rebalancing portofolio berbiaya sangat rendah, perdagangan mesin-ke-mesin), memperbesar total kue ekonomi secara signifikan. 5. **Model Bisnis Baru yang Belum Terbayangkan:** Seperti pergeseran ke ekonomi perhatian di era internet, mungkin muncul model bisnis dominan baru di dunia Agen yang saat ini belum terpikirkan. Kemungkinan besar, manusia dan Agen akan tetap hidup berdampingan. Untuk transaksi manusia, teori Aplikasi Gemuk masih relevan. Sedangkan untuk transaksi Agen, pertanyaan kuncinya adalah: apa yang membuat sebuah Agen memilih Anda, bukan hanya harga termurah? Faktor seperti likuiditas, latensi rendah, atau jaminan penyelesaian mungkin menjadi jawabannya.

marsbit6j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片