中国前副财长朱光耀:重视研究加密货币,它将在数字经济中扮演重要角色

链捕手Dipublikasikan tanggal 2024-09-29Terakhir diperbarui pada 2024-09-29

9月28日,2024清华五道口首席经济学家论坛在北京举行。财政部原副部长朱光耀出席并演讲。

朱光耀在演讲中呼吁,要重视研究加密货币的发展,‘它确实有负面影响,我们必须充分认识到它的风险和对资本市场的危害,但是我们必须要研究国际上的最新变化和政策的调整,因为他对数字经济的发展是至关重要的一个方面’。

以下是朱光耀演讲:

当前数字经济的发展应该说是引领着全球发展的总的动向和趋势。在今年以来,我们看随着人工智能这一些技术的突破,我想已经进入了第四次产业革命,或者说第四次产业革命已经开端了。那么,这一次确实中国同过去三次产业革命不同,我们是站在第一团队、第一梯队,或者说是美国和中国现在在引领着数字经济发展的态势。当然,中美之间我们要承认差距,也就是 0 到 1 这个方面,美国确实还是在发挥着引领的作用。但是,中国有着数字经济最大的应用场景,而且我们在一些创新的领域,在人才的培养,在技术专家方面,我们确实也有了比较雄厚的积累。

大家可以看到,最近前欧洲央行行长德拉吉主持的欧盟关于数字经济,关于生产力竞争的研究报告,他明确说,同美国,同中国之间存在着差距。所以,欧洲必须增加巨额的投资来赶上来,但是我想这个过程,数字经济现在看总的发展的态势在今后十年,应该说第四次产业革命就是在成熟地进行。

说到基础设施,那么在前端就是我们每个人都用的手机,就是我们的平台,这些是前端。但是,在后端关键的基础设施是数据中心,是保证网络运转的这种光缆。那么,跨洲的光缆是至关重要的,在全球化的情况下,现在的数据就是超过 99%跨洲的数据都是通过海底光缆来运作的。但是美国在这方面,现在全球 20 个最大的超算中心我们有 3 个,美国有 17 个,欧洲一个也没有,日本也没有。所以说,我们现在是在第一梯队,确实是在新发展理念,在“创新、协调、绿色、开放、共享”这个创新理论指引下,我们在党的十八大以来取得了巨大成绩。但是我们现在面临的挑战,就是美国 2020 年通过了《清洁网络计划》,当时在特朗普政府的主持下,但是现在还在继续实施,一个关键的领域就是海底光缆,现在美国在千方百计地迫使美国的企业不能同中国合作。

同时,中国企业我们有着巨大的工程能力、建设能力。但是,他们千方百计地阻拦。现在联合国已经有明确的数据,就是现在全球数据 49%的交换在美国,24%在欧洲,22%在东亚,其中中国是 9%。但是,如果你卡断了跨洲的网络,就是使美国和中国脱钩的话,那么美国要受到的损失是减少 12%,也就是 49%它要到 37%,而中国要从 9%下降到 7%,双方都是巨大的损失。

而这个最危险的是这样的话,未来十年,第四次产业革命以人工智能为带动的,受到了这种脱钩的影响,两个平行的市场,两个平行的供应链,国际货币基金组织的估计就是 7%-12%全球经济总量的损失,就是 7 万亿到 12 万亿。刚才我报告了,去年全球经济总量 105万亿。所以,这么大的经济损失。所以,没有任何一个国家能够单独地承担的,它的危险性是极大的。所以,我们必须回到这种全球化进程,回到主要经济体,重要经济政策要密切地沟通。

那么,另一个方面,就是数字经济所带来的,一个刚才我讲的是基础设施,现在数字经济的一个特殊的资产——加密货币。这个加密货币,在过去十多年来,美国一致认为:

1.它对国际反洗钱,对国际反恐融资有巨大的破坏力。

2.它有巨大的对市场,因为它的价值的剧烈的波动对国际金融市场有巨大的冲击。

但是,今年美国的政策发生了重大的演变。一是共和党方面,共和党党纲就明确把加密货币的发展列为他的竞选纲领。同时,也明确说,要排斥中国。特朗普在竞选中也公开地说,我们必须拥抱加密货币,否认中国就要取代我们。他的副总裁竞选人万斯,他本人就是风险投资家,而且有很大的加密货币的资产。

而行政当局,拜登政府,特朗普说了,我上任第一天就要把现在对数字货币发展制约的美国现在的 SEC,就是美国证监会的主席给开除掉。但就是他,现在这个主席是在今年 1 月份,美国证监会批准了 11 只比特币 ETF 在纽约股票市场,在纳斯达克的股票市场,在芝加哥期货交易所上市。这就标志着美国政府承认比特币合法性,到了 7月份,它的第二只,就是以太坊又上市了。

所以,即使被特朗普指责为对比特币发展实现各种政策制约的美国的现行的证监会、证券交易委员会,还有整个拜登政府他的态度,实际上是已经发生了根本性的转变。那么,在新兴市场国家,在金砖国家方面,今年 9 月份,俄罗斯普京总统正式批准加密货币,实际上南非、巴西、印度在以前就已经在搞了。所以,现在如果说数字货币的发展,加密货币确实有负面的影响,我们必须充分认识到它的风险和对资本市场的危害。

但是,我们必须要研究国际上的最新变化和政策的调整,特别是美国共和两党这种政策的影响,因为它对整个数字经济的发展是至关重要的一个方面。谢谢!

鞠建东询问朱光耀:我们回忆 2015 年以前,中国的数字货币技术是领先全球的,那时候叫挖矿。现在九年过去了,您觉得我们差多少?

朱光耀:现在实际上跟芯片的发展也是密切联系的,因为你不用它,原来我们担心的是什么?一个就是刚才我说的,那是被美国人和我们在 G20,他多次坚持就这么说的,就刚才反恐融资,反洗钱受到严重冲击,特别是资本市场的剧烈波动,这个它有没有?有。

但是,在监管方面如何解决?应该是能解决的。我们现在的差距就是你不参与,但是我说了,你即使这么限制,通过地下的渠道,交易是有的,但是你利用生产的能力是没有的,因为你是法律禁止的。所以,我们得研究新问题,就是中央政治局会议的一个公报,要直面问题,我们来讨论,来解决。

Bacaan Terkait

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

Penulis: Jae, PANews Setelah logika investasi sederhana seperti membeli Nvidia kehilangan daya tariknya, uang cerdas kini beralih ke fondasi fisik di balik operasi AI. Dua figur dengan gaya berbeda menjadi sorotan: **Serenity**, trader anonim dengan avatar anime di platform X yang mengklaim pernah menolak tawaran kerja dari Nvidia dan menerbitkan makalah di Nature, serta **Leopold Aschenbrenner**, mantan peneliti OpenAI berusia 24 tahun yang kini mengelola dana lindung nilai senilai miliaran dolar. **Strategi Serenity: Teori "Daun Shiso" dan Pencarian "Titik Sumbatan"** Serenity, dengan akun @aleabitoreddit, terkenal berkat analisis mendalamnya tentang rantai pasokan AI level terendah. Ia menggunakan analogi "Daun Shiso" – komponen kecil yang tak tergantikan dalam hidangan mewah – untuk mengidentifikasi perusahaan mikro dengan monopoli teknologi di titik kritis tertentu, seperti bahan substrat untuk modul optik. Metodenya melibatkan studi mendalam makalah ilmiah, pemetaan rantai pasokan, dan pengujian dengan AI. Fokusnya adalah pada teknologi CPO dan material tingkat molekuler, menghasilkan rekomendasi saham seperti AXTI (naik 6x) dan perusahaan bahan kimia Jepang NCI. **Strategi Leopold: Arbitrase Infrastruktur dan Batasan Fisik** Leopold, melalui dana Situational Awareness LP, menerapkan strategi **arbitrase infrastruktur**. Ia yakin hambatan utama menuju AGI adalah sumber daya fisik seperti listrik, lahan, dan pusat data, bukan hanya chip. Portofolionya sangat terkonsentrasi: **posisi panjang besar** pada penyedia penyimpanan (SanDisk) dan cloud komputasi (CoreWeave), serta **posisi pendek masif** (melalui opsi put) terhadap raksasa semikonduktor seperti Nvidia, TSMC, dan ASML. Ia berargumen valuasi chip telah melampaui kecepatan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Ia juga berinvestasi besar pada perusahaan penambangan Bitcoin, yang dilihatnya sebagai alternatif pusat daya komputasi AI yang terdiskonto. **Inti Bersama dan Tantangan** Kedua strategi berbagi inti yang sama: **meninggalkan lapisan perangkat lunak dan berfokus pada perangkat keras yang dibatasi oleh hukum fisik**. Baik material langka Serenity maupun infrastruktur Leopold memegang kekuatan untuk menarik "pajak" di era AI. Namun, keduanya menghadapi risiko: - **Serenity**: Risiko **likuiditas** pada saham mikro. Rekomendasinya dapat mendorong harga, tetapi koreksi bisa tajam. Latar belakang dan rekam jejaknya yang tidak terverifikasi juga menambah risiko bagi pengikut. - **Leopold**: Risiko **ketidaksesuaian waktu** antara logika fundamental dan pasar. Valuasi tinggi chip bisa bertahan lebih lama dari perkiraan, menyebabkan kerugian besar pada posisi opsi put-nya. Keduanya menandai pergeseran logika investasi AI, dari semikonduktor itu sendiri menuju **material, peralatan, daya, dan lahan** yang mendasarinya. Titik kritis dengan kelangkaan dan hambatan teknologi tinggi di rantai pasokan fisik AI mungkin akan menarik perhatian pasar lebih besar ke depan.

marsbit4j yang lalu

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

marsbit4j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

Nocera, Inc. (Nasdaq: NCRA) mengumumkan transformasi korporat besar dan perubahan merek menjadi **Nocera Holdings**, sebuah perusahaan induk yang akan berfokus pada bidang teknologi beragam dan pertumbuhan tinggi. Perusahaan memperluas syarat perjanjian pembiayaan hingga $300 juta untuk mendanai akuisisi, investasi strategis, dan peluang ekspansi. Nocera Holdings akan mengejar peluang di berbagai sektor teknologi utama: * **AI & Infrastruktur AI:** Mencari akuisisi dan kemitraan di platform infrastruktur AI, aplikasi tingkat perusahaan, dan solusi operasional terkait AI. * **Pusat Data:** Mengevaluasi peluang di Asia dan Eropa Timur untuk pusat data dan proyek infrastruktur pendukung, didorong oleh permintaan komputasi awan dan AI. * **Bioteknologi & AI Medis:** Menjelajahi investasi dalam diagnostik, otomatisasi, teknologi medis, dan platform operasional yang digerakkan oleh AI. * **Robotika & "AI Fisik":** Fokus pada otomatisasi industri, robotika, dan aplikasi AI dunia nyata, khususnya di pasar Asia yang berkembang pesat. * **Blockchain & Aset Digital:** Terus mengembangkan strategi blockchain, tokenisasi, dan infrastruktur aset digital sebagai bagian dari portofolio jangka panjang. Transformasi ini didukung oleh pembaruan merek dan strategi komunikasi internasional. Perusahaan juga tetap berkomitmen untuk memperkuat neraca keuangan dan mematuhi peraturan pencatatan Nasdaq. Dengan hubungan dan kehadiran pasar di Asia, Nocera Holdings bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham melalui teknologi generasi berikutnya.

marsbit5j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

marsbit5j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

Banyak yang memperkirakan pengguna blockchain berikutnya akan didominasi oleh Agen (Agents). Namun, di dunia seperti itu, siapa yang sebenarnya akan mendapatkan nilai? Teori lama dalam kripto, seperti "Protokol Gemuk" (Fat Protocols) yang berfokus pada manusia, dan teori "Aplikasi Gemuk" (Fat Apps) yang berfokus pada hubungan dengan pengguna, mungkin tidak lagi berlaku ketika pengguna adalah Agen. Agen bersifat rasional, tanpa loyalitas merek, dan dapat beralih antar platform dengan mudah. Mereka tidak peduli pada antarmuka pengguna (UX) atau kemudahan. Ini mengikis keunggulan aplikasi yang menguasai hubungan dengan pengguna. Lalu, siapa yang menangkap nilai? Artikel ini menjelaskan beberapa kemungkinan skenario: 1. **Aplikasi Menjadi "Tanpa Kepala" (Headless):** Pemenang di lapisan aplikasi saat ini (seperti dompet, agregator) dapat membuka infrastruktur mereka sebagai API untuk Agen, beralih menjadi penyedia backend murni. 2. **Kebangkitan Kembali Protokol:** Jika integrasi menjadi sangat mudah, Agen mungkin melewati perantara dan berinteraksi langsung dengan protokol dasar, memberi napas baru pada teori Protokol Gemuk. 3. **Runtuhnya Daya Tarif Harga di Seluruh Lapisan Teknologi:** Agen yang selalu mencari harga terbaik dapat memicu perang harga ekstrem, memaksa margin semua lapisan mendekati biaya marjinal. Kripto menjadi utilitas dengan keuntungan tipis. 4. **Agen Menciptakan Aktivitas Ekonomi Baru:** Agen memungkinkan aktivitas yang tidak layak bagi manusia (misalnya, rebalancing portofolio berbiaya sangat rendah, perdagangan mesin-ke-mesin), memperbesar total kue ekonomi secara signifikan. 5. **Model Bisnis Baru yang Belum Terbayangkan:** Seperti pergeseran ke ekonomi perhatian di era internet, mungkin muncul model bisnis dominan baru di dunia Agen yang saat ini belum terpikirkan. Kemungkinan besar, manusia dan Agen akan tetap hidup berdampingan. Untuk transaksi manusia, teori Aplikasi Gemuk masih relevan. Sedangkan untuk transaksi Agen, pertanyaan kuncinya adalah: apa yang membuat sebuah Agen memilih Anda, bukan hanya harga termurah? Faktor seperti likuiditas, latensi rendah, atau jaminan penyelesaian mungkin menjadi jawabannya.

marsbit5j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片