深掘链上数据:洞察未来 Web3 的隐秘价值

链捕手Dipublikasikan tanggal 2024-09-27Terakhir diperbarui pada 2024-09-27

随着Web3行业发展,公链数量呈现爆发式的增长,链上积聚的财富效应,特别是由行业热点话题引领的链上交互行为爆发式增长带来了巨量的链上数据,这些数据构筑了一个行为透明但与物理世界相对隔离的链上世界,行业参与者通过收集整理到探索使用这些链上数据,形成个人的独家心法。

OKG Research 于2024年9月28日晚,主办了题为“解密隐藏宝藏:易被忽略的链上数据价值”线上Space分享活动。本场活动邀请了来自OKLink浏览器的产品经理Selina,Roam Co-founder YZ,特邀链上分析师Ai姨,ChainCatcher Loners,和主持人欧科云链资深分析师Samuel。涵盖链上数据产品、DApp Builders,分析师,VC,媒体等不同行业视角,一同解构链上数据世界。

就目前行业链上数据而言,YZ有提到关于交易数据和应用数据的区别,目前从DePIN应用的角度,项目方更需要考虑的是应用的链上数据,这往往是一个真实用户筛选过程,因为就当前Web3需要的开放性和扩张性而言,DApp应用并不会附带严格的KYC过程,否则过高的用户摩擦会阻碍现阶段应用的发展,因而如何在大量的应用数据面前,筛选出参与DePIN网络建设的参与者显得尤为重要。同时,YZ也指出当前项目方在促进用户增长时,也应当通过链上数据和链下数据结合的方式更加充分明确真实用户,来保障他们的参与权益,这对后续生态应用的持续扩张和壮大是具有重要意义的。

从链上分析师的角度,Ai姨认为区块链技术本身带来的完全公开透明账本体系,使得所有链上交互行为变得更有迹可循,通过对“聪明钱”地址过往行为的跟踪,特别是一些独立出现的特征数据,往往隐藏着一些重要信息有着见微知著的效果,从而来进一步做出符合自我预期的判断。同时她也指出,伴随链上指标体系以日益复杂化,建立符合自身需要的体系,是每一个参与者都应当认真思考的部分,也是无声的链上博弈。

Loners从媒体和VC两者视角讲述了链上数据的抓取方式,结合时效性的大事件,链上数据往往是事件解读的重要途径,可以清楚地展现链上流转的关键时间节点和参与方。而从VC的角度,链上数据特别是异常的应用数据,能一定程度上揭示当下行业热点,从而发现市场Alpha 机会。这在DeFi Summer和NFT热潮中都有得到反复验证。各类链上数据产品的工具也是观察行业重要途径。

OKLink浏览器的产品经理Selina指出,目前OKLink浏览器已接入52条公链,除了覆盖了其他嘉宾有提及公链基础指标,也上线面向ToC端用户的特色功能如gas tracker,大额异动,链上大事件专题页,Alpha Signal等,用户可以组合自身需要使用相关的产品功能,更加清晰地获得相关监测中的链上地址数据。同时,为了保障提示的及时性,OKLink浏览器也通过邮件、TG Bot、Webhook等形式来覆盖更多的提醒方式。在安全方面,用户可以通过连接钱包的方式去查看自己风险授权,来提升账户安全。在对开发者而言,也推出了诸如Open API服务,合约验证的服务,字节码反编译等功能来提升开发效率。

欧科云链研究院观点看来,目前链上数据正处于迈向下一个爆发的重要时刻。此前应Bloomberg邀请作为主讲嘉宾参与企业另类资产投资峰会2024的活动,在对与Bloomberg产品专家的对谈中我们发现,传统金融也历经过从零散数据分类到整合的过程,这也是Bloomberg享誉全球的数据服务诞生的原由。目前,OKLink浏览器也在链上数据方面有同样的整合方式,依托自身技术沉淀汇集更多底层公链信息,再逐步细分到赛道和项目领域,为广大Web3参与者提供更为多元、准确、易读的链上数据服务,

而对于未来链上数据发展的畅想,我们也观察到一个更为可读的Web3链上数据展现形式是迫切需要的,即便是基于更为深度的专项内容,用户也可以通过清晰明确的看板信息来获取所需的链上数据信息。链上数据整合是大势所驱,DApp自身所产生的数据信息,既不应该局限在特定的链上,也不应该仅仅局限在链上,而是通过链上链下结合的形式,打通真实物理世界和Web3链上世界的障壁,让区块链技术能更好地服务人们的日常生活。获取数据终归是指引行业更一步发展的手段,我们更期待的是透过数据而产生的行业创新为人们生活带来的积极变化。

Bacaan Terkait

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

Penulis: Jae, PANews Setelah logika investasi sederhana seperti membeli Nvidia kehilangan daya tariknya, uang cerdas kini beralih ke fondasi fisik di balik operasi AI. Dua figur dengan gaya berbeda menjadi sorotan: **Serenity**, trader anonim dengan avatar anime di platform X yang mengklaim pernah menolak tawaran kerja dari Nvidia dan menerbitkan makalah di Nature, serta **Leopold Aschenbrenner**, mantan peneliti OpenAI berusia 24 tahun yang kini mengelola dana lindung nilai senilai miliaran dolar. **Strategi Serenity: Teori "Daun Shiso" dan Pencarian "Titik Sumbatan"** Serenity, dengan akun @aleabitoreddit, terkenal berkat analisis mendalamnya tentang rantai pasokan AI level terendah. Ia menggunakan analogi "Daun Shiso" – komponen kecil yang tak tergantikan dalam hidangan mewah – untuk mengidentifikasi perusahaan mikro dengan monopoli teknologi di titik kritis tertentu, seperti bahan substrat untuk modul optik. Metodenya melibatkan studi mendalam makalah ilmiah, pemetaan rantai pasokan, dan pengujian dengan AI. Fokusnya adalah pada teknologi CPO dan material tingkat molekuler, menghasilkan rekomendasi saham seperti AXTI (naik 6x) dan perusahaan bahan kimia Jepang NCI. **Strategi Leopold: Arbitrase Infrastruktur dan Batasan Fisik** Leopold, melalui dana Situational Awareness LP, menerapkan strategi **arbitrase infrastruktur**. Ia yakin hambatan utama menuju AGI adalah sumber daya fisik seperti listrik, lahan, dan pusat data, bukan hanya chip. Portofolionya sangat terkonsentrasi: **posisi panjang besar** pada penyedia penyimpanan (SanDisk) dan cloud komputasi (CoreWeave), serta **posisi pendek masif** (melalui opsi put) terhadap raksasa semikonduktor seperti Nvidia, TSMC, dan ASML. Ia berargumen valuasi chip telah melampaui kecepatan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Ia juga berinvestasi besar pada perusahaan penambangan Bitcoin, yang dilihatnya sebagai alternatif pusat daya komputasi AI yang terdiskonto. **Inti Bersama dan Tantangan** Kedua strategi berbagi inti yang sama: **meninggalkan lapisan perangkat lunak dan berfokus pada perangkat keras yang dibatasi oleh hukum fisik**. Baik material langka Serenity maupun infrastruktur Leopold memegang kekuatan untuk menarik "pajak" di era AI. Namun, keduanya menghadapi risiko: - **Serenity**: Risiko **likuiditas** pada saham mikro. Rekomendasinya dapat mendorong harga, tetapi koreksi bisa tajam. Latar belakang dan rekam jejaknya yang tidak terverifikasi juga menambah risiko bagi pengikut. - **Leopold**: Risiko **ketidaksesuaian waktu** antara logika fundamental dan pasar. Valuasi tinggi chip bisa bertahan lebih lama dari perkiraan, menyebabkan kerugian besar pada posisi opsi put-nya. Keduanya menandai pergeseran logika investasi AI, dari semikonduktor itu sendiri menuju **material, peralatan, daya, dan lahan** yang mendasarinya. Titik kritis dengan kelangkaan dan hambatan teknologi tinggi di rantai pasokan fisik AI mungkin akan menarik perhatian pasar lebih besar ke depan.

marsbit1j yang lalu

Serenity, 'Pemimpin Komunitas' Ritel vs Leopold, Dewa Saham Baru: Bagaimana Dua Pemburu Top Ini Menggali Kekayaan dari 'Batas Fisik' AI?

marsbit1j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

Nocera, Inc. (Nasdaq: NCRA) mengumumkan transformasi korporat besar dan perubahan merek menjadi **Nocera Holdings**, sebuah perusahaan induk yang akan berfokus pada bidang teknologi beragam dan pertumbuhan tinggi. Perusahaan memperluas syarat perjanjian pembiayaan hingga $300 juta untuk mendanai akuisisi, investasi strategis, dan peluang ekspansi. Nocera Holdings akan mengejar peluang di berbagai sektor teknologi utama: * **AI & Infrastruktur AI:** Mencari akuisisi dan kemitraan di platform infrastruktur AI, aplikasi tingkat perusahaan, dan solusi operasional terkait AI. * **Pusat Data:** Mengevaluasi peluang di Asia dan Eropa Timur untuk pusat data dan proyek infrastruktur pendukung, didorong oleh permintaan komputasi awan dan AI. * **Bioteknologi & AI Medis:** Menjelajahi investasi dalam diagnostik, otomatisasi, teknologi medis, dan platform operasional yang digerakkan oleh AI. * **Robotika & "AI Fisik":** Fokus pada otomatisasi industri, robotika, dan aplikasi AI dunia nyata, khususnya di pasar Asia yang berkembang pesat. * **Blockchain & Aset Digital:** Terus mengembangkan strategi blockchain, tokenisasi, dan infrastruktur aset digital sebagai bagian dari portofolio jangka panjang. Transformasi ini didukung oleh pembaruan merek dan strategi komunikasi internasional. Perusahaan juga tetap berkomitmen untuk memperkuat neraca keuangan dan mematuhi peraturan pencatatan Nasdaq. Dengan hubungan dan kehadiran pasar di Asia, Nocera Holdings bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham melalui teknologi generasi berikutnya.

marsbit2j yang lalu

Nocera Berganti Nama Menjadi Nocera Holdings, Melangkah Penuh ke AI, Pusat Data, Robotika, Biotek, dan Aset Digital

marsbit2j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

Banyak yang memperkirakan pengguna blockchain berikutnya akan didominasi oleh Agen (Agents). Namun, di dunia seperti itu, siapa yang sebenarnya akan mendapatkan nilai? Teori lama dalam kripto, seperti "Protokol Gemuk" (Fat Protocols) yang berfokus pada manusia, dan teori "Aplikasi Gemuk" (Fat Apps) yang berfokus pada hubungan dengan pengguna, mungkin tidak lagi berlaku ketika pengguna adalah Agen. Agen bersifat rasional, tanpa loyalitas merek, dan dapat beralih antar platform dengan mudah. Mereka tidak peduli pada antarmuka pengguna (UX) atau kemudahan. Ini mengikis keunggulan aplikasi yang menguasai hubungan dengan pengguna. Lalu, siapa yang menangkap nilai? Artikel ini menjelaskan beberapa kemungkinan skenario: 1. **Aplikasi Menjadi "Tanpa Kepala" (Headless):** Pemenang di lapisan aplikasi saat ini (seperti dompet, agregator) dapat membuka infrastruktur mereka sebagai API untuk Agen, beralih menjadi penyedia backend murni. 2. **Kebangkitan Kembali Protokol:** Jika integrasi menjadi sangat mudah, Agen mungkin melewati perantara dan berinteraksi langsung dengan protokol dasar, memberi napas baru pada teori Protokol Gemuk. 3. **Runtuhnya Daya Tarif Harga di Seluruh Lapisan Teknologi:** Agen yang selalu mencari harga terbaik dapat memicu perang harga ekstrem, memaksa margin semua lapisan mendekati biaya marjinal. Kripto menjadi utilitas dengan keuntungan tipis. 4. **Agen Menciptakan Aktivitas Ekonomi Baru:** Agen memungkinkan aktivitas yang tidak layak bagi manusia (misalnya, rebalancing portofolio berbiaya sangat rendah, perdagangan mesin-ke-mesin), memperbesar total kue ekonomi secara signifikan. 5. **Model Bisnis Baru yang Belum Terbayangkan:** Seperti pergeseran ke ekonomi perhatian di era internet, mungkin muncul model bisnis dominan baru di dunia Agen yang saat ini belum terpikirkan. Kemungkinan besar, manusia dan Agen akan tetap hidup berdampingan. Untuk transaksi manusia, teori Aplikasi Gemuk masih relevan. Sedangkan untuk transaksi Agen, pertanyaan kuncinya adalah: apa yang membuat sebuah Agen memilih Anda, bukan hanya harga termurah? Faktor seperti likuiditas, latensi rendah, atau jaminan penyelesaian mungkin menjadi jawabannya.

marsbit2j yang lalu

Siapa yang Bisa Menghasilkan Uang di Era Agents?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片