BitMEX анонсировала запуск торгов HMSTR с плечом 50x

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-02-26Terakhir diperbarui pada 2024-09-26

Платформа BitMEX анонсировала запуск нового контракта HMSTRUSDT, который позволит трейдерам получать доступ к цене токена Hamster Kombat (HMSTR) с использованием кредитного плеча в размере до 50x. Торговля начнется 27 сентября 2024 года, а сам контракт будет маржинальным, использующим стейблкоин USDT, что упрощает работу с активом без необходимости держать HMSTR на счете.

Аналитики отмечают, что интерес к Hamster Kombat растет, особенно после того, как сегодня токен начнет торговаться на различных платформах. Игра, основанная на блокчейне TON, предлагает пользователям уникальные возможности зарабатывать и торговать внутриигровыми токенами. Запуск контракта на BitMEX добавляет новый уровень доступности и популяризации проекта среди трейдеров. Размер контракта — 1 HMSTR. Комиссия мейкера составит 0,015%, тейкера — 0,075%

С точки зрения аналитики, добавление инструмента с высоким кредитным плечом открывает двери для агрессивных стратегий торговли и увеличивает ликвидность токена HMSTR.

Тем не менее, использование большого плеча связано с высокими рисками, что требует осторожного подхода к трейдингу. Подобные шаги могут вызвать как всплеск волатильности, так и привлечение новых пользователей на платформу. Примечательно, что Hamster Kombat — это одна из первых игр на блокчейне, которая переходит от геймплея к активной торговле токенами, что подчеркивает динамичное развитие сектора GameFi.

Эта новость также подчеркивает растущий интерес к токенам, связанным с игровыми проектами на блокчейне, такими как Hamster Kombat. Подобные продукты становятся важной частью экосистемы, предоставляя пользователям возможность участвовать как в игровой, так и в инвестиционной деятельности. Трейдеры смогут не только спекулировать на цене токена, но и стать частью игрового процесса, что делает HMSTR особенно привлекательным для более широкой аудитории.

Bacaan Terkait

Pasar Kredit Triliunan Digenjot Stablecoin, Terjebak dalam Pengendalian Risiko Off-Chain

**Ringkasan:** Stablecoin dengan bunga mereplikasi model bisnis reksa dana pasar uang tahun 1970-an, membuka akses bagi investor ritel ke pasar kredit privat senilai $2 triliun yang sebelumnya hanya untuk lembaga besar. Dengan menggabungkan dana kecil, stablecoin seperti ACRED (Apollo) dan YLDS (Figure) mengalirkan modal ke aset kredit yang dikelola profesional, lalu memberikan hasil kepada pemegang token. Tokenisasi memungkinkan likuiditas dan komposisi 24/7 di DeFi, berbeda dengan kredit privat tradisional yang terkunci jangka panjang. Pasar kredit on-chain melonjak 15x menjadi $5.87 miliar dalam setahun. Namun, risiko inti dari kredit—seperti underwriting dan penagihan—tetap berada di luar rantai (off-chain) dan sulit diverifikasi secara on-chain. Kegagalan Goldfinch, dengan $56 juta dana terjebak dalam pinjaman sepeda motor di Kenya, menjadi contoh nyata. Proyek ini gagal membangun infrastruktur kontrol risiko lokal yang memadai, seperti yang dimiliki bank tradisional. Pelanggaran kontrak dan penyalahgunaan dana oleh mitra peminjam (Tugende) tidak terdeteksi tepat waktu, dan pemegang token hampir tidak memiliki daya untuk melakukan penagihan. Intinya, tokenisasi hanya mengotomatiskan 10% aliran modal, sementara 90% pekerjaan kredit yang sebenarnya bergantung pada tenaga dan keahlian lokal. Masa depan sektor ini bergantung pada kemampuan menggabungkan efisiensi on-chain dengan kontrol risiko off-chain yang kuat.

marsbit17m yang lalu

Pasar Kredit Triliunan Digenjot Stablecoin, Terjebak dalam Pengendalian Risiko Off-Chain

marsbit17m yang lalu

Bunga Tinggi Tanpa Utang dan Tanpa Dilusi: Mengapa Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin Gencar Menerbitkan Pembiayaan Saham Preferen?

Laporan oleh BitcoinTreasuries.net dan Apyx menunjukkan bahwa saham preferen yang didukung Bitcoin—dipimpin oleh perusahaan seperti Strategy dan diikuti oleh pemain baru seperti Strive—telah tumbuh menjadi pasar senilai sekitar $13 miliar dalam kurang dari dua tahun. Produk ini menawarkan hasil tinggi (antara 10,8% hingga 15,2%), menarik investor yang menginginkan pendapatan tetap sekaligus terpapar potensi apresiasi Bitcoin. Saham preferen ini memecahkan masalah pendanaan bagi perusahaan yang memegang Bitcoin sebagai aset kas: mereka mengumpulkan modal tanpa mengencerkan saham biasa atau mengambil utang. Sebagai gantinya, pemegang saham preferen mendapat dividen prioritas. Pertumbuhan pasar ini didorong oleh permintaan institusional yang besar dari dana bersama, bank, dan dana pensiun, sementara pasokan terbatas oleh jumlah Bitcoin yang tersedia sebagai jaminan (collateral). Perusahaan penerbit harus memiliki neraca yang bersih dan tim yang berpengalaman. Saat ini, jaminan Bitcoin untuk saham preferen ini memiliki rasio cakupan 3,8x hingga 4,5x, yang dianggap sangat aman. Risiko utama bersifat struktural, terkait dengan volatilitas harga Bitcoin yang dapat memperkuat fluktuasi harga saham biasa penerbit. Namun, dengan permintaan yang masih jauh melebihi pasokan, laporan memproyeksikan pangsa pasar instrumen ini dapat meningkat dari kurang dari 1% saat ini menjadi 3-5% pada 2030.

marsbit30m yang lalu

Bunga Tinggi Tanpa Utang dan Tanpa Dilusi: Mengapa Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin Gencar Menerbitkan Pembiayaan Saham Preferen?

marsbit30m yang lalu

Trading

Spot
活动图片