Mengupas Upaya Pemulihan Jangka Pendek Bitcoin dan Hal yang Perlu Diwaspadai
Pada 3 Juli, Bitcoin (BTC) berusaha mendekati level $63K namun gagal menembusnya. Pemulihan dari $58,5K di awal bulan tampak berlanjut, menyebabkan likuidasi posisi short mencapai $143 juta. Aliran keluar ETF spot yang besar mengindikasikan bahwa pemegang aset yang lemah mungkin telah meninggalkan pasar, sehingga pergerakan ini berpotensi menjadi pembalikan bullish, bukan sekadar short squeeze.
Namun, pemulihan terhambat oleh persediaan (supply) besar di level $64K dan $67K, di mana banyak investor membeli BTC. Level $72,3K dan $77,2K juga memiliki persediaan signifikan. Jika harga naik, investor yang membeli di level-level ini mungkin akan menjual untuk impas, membatasi momentum kenaikan jangka pendek.
Secara teknis, struktur harga BTC tetap bearish, meskipun pantulan ke $65,2K mungkin terjadi berdasarkan level Fibonacci. Sinyal volatilitas besar muncul dari peningkatan tajam aliran masuk BTC ke bursa akhir Juni, yang juga terlihat di Ethereum dan aset kripto lainnya. Indikator seperti aliran ETF yang negatif, penurunan permintaan, dan Coinbase Premium Index negatif mengisyaratkan kurangnya tekanan beli.
Nilai MVRV pemegang jangka panjang (LTH) berada di 1,26, menunjukkan mereka masih untung rata-rata. Namun, dalam siklus Bitcoin sebelumnya, titik terendah pasar biasanya ditandai dengan keputusasaan LTH (MVRV di bawah 1). Dengan kondisi likuiditas saat ini, pergerakan harga yang menentukan diperkirakan akan segera terjadi.
ambcrypto3j yang lalu