下一场 DeFi Summer,有可能还是 DeFi Summer

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-09-25Terakhir diperbarui pada 2024-09-25

看似不起眼的创新,可能成为引发下一轮 DeFi 繁荣的导火索。

撰文:NingNing

在加密世界,我们经常听到「历史不会重复,但会押韵」这样的说法。虽然许多人认为 DeFi 已经过时,但事实上,这个领域只是处在盖特纳曲线的「成熟期初阶」——迭代和创新仍在不断发生。

随着 PayFi(例如 Huma)、CeDeFi(例如特朗普家族的 World Liberty Financal )等新叙事的兴起,以及链抽象、Intent Centric 等原语逐渐进入产品化阶段,DeFi 的产品架构和 UX 层可能会在不久的未来(6~12 月内)发生质变。

在这个背景下,Pyth Network 最近推出的预言机安全性质押(Oracle Integrity Staking, OIS)和抗 MEV Solver 网络 Express Relay 引起了市场的注意。

作为 DeFi 基础设施中的关键一环,预言机的重要性不言而喻。而 Pyth 正在通过这些创新重新定义预言机的安全性、可靠性和效率,这可能成为推动下一轮 DeFi 繁荣的重要因素之一。

让我们再来看看 Pyth 的一些关键数据:

  • 数据提供商数量:114+(月环比增长 2.70%)

  • 交易量:7940 亿美元 +(月环比增长 9.88%)

  • 价格源数量:507+(月环比增长 1.00%)

  • 集成伙伴数量:410+(月环比增长 7.18%)

  • TVL(总锁定价值):81 亿美元 +(月环比下降 7.27%)

这些数据展示了 Pyth 在 DeFi 生态系统中的重要地位。特别值得注意的是,尽管总锁定价值有所下降(这可能反映了整体市场趋势),但其他关键指标如交易量和集成伙伴数量都在稳步增长。

除了 Solana 的基本盘之外,Pyth 正在不断扩大其在 DeFi 应用中的渗透率和在新 L1/L2 预言机市场的垄断地位。

最近,它与 Morpho 和 Gauntlet 建立了合作关系,旨在改善以太坊和 Base 上的借贷体验;与 Starknet 合作,与 Chainlink 一道成为默认集成的预言机。

在正式谈论 Pyth 最近推出的新特性之前,我们先一起快速了解一下 Pyth 的基本架构:

  • 数据源模型:采用第一方数据提供商网络,直接从主要来源(如交易所、做市商)获取数据。

  • 数据更新机制:在 Solana 上使用推送(push)模型,每 400 毫秒更新一次;在其他链上使用拉取(pull)模型。

  • 跨链策略:通过 Pythnet 应用链和 Wormhole 跨链消息传递协议实现多链支持。

  • 数据透明度:每个数据点可追溯到个体提供商的公钥。

  • 扩展性:采用拉取模型和集中式数据聚合,更容易扩展到新的价格源和区块链。

Pyth 的架构使其与 Chainlink 相比在数据新鲜度、透明度和跨链扩展性方面具有独特优势。

但作为后起之秀的 Pyth,在数据去信任程度、网络角色激励对齐、产品线丰富度等方面,弱于 Chainlink。

而预言机安全性质押(Oracle Integrity Staking, OIS)和抗 MEV Solver 网络 Express Relay,正是 Pyth 的预言机网络补完计划。

OIS 的核心思想是通过基于 Tokenomics(通证经济学)的自由市场博弈来确保喂价数据的去信任性,以优化之前完全依赖声誉和算法的机制。

OIS 这套机制并不复杂难懂,是在成熟的代币 Staking 机制上针对预言机场景进行了一些微创新。简单来说:

数据发布者需要质押 PYTH 代币才能获得奖励,而提供错误数据会导致代币被削减。

PYTH 代币持有者可以将代币委托给数据发布者,从而增加潜在奖励并加强网络安全性。

PythDAO 监督关键参数,包括最大奖励率,委托费和 Slash 金额。DAO 还可以在决定如何使用 Slash 的代币方面发挥作用,并可以调整激励措施以确保长期可持续性。

这种机制不仅提高了数据的可靠性,还创造了一个更加公平透明和利益共享的生态系统。

此外,数据发布者可以通过支持更多的价格源来增加他们的回报,包括各种长尾资产,为开发人员提供更广泛的可靠数据。

Express Relay 则通过建立一个去中心化的订单流拍卖系统,将 DeFi 协议直接连接到 Solver 网络。Express Relay 优化了交易执行,减少 MEV,提高交易效率。

而 Solver 网络,现在几乎已经成为链抽象项目堆栈中的标准中间件。

在生态扩展策略选择上,Chainlink 是切入跨链互操作协议 CCIP,与 LayerZero 竞争;Pyth 的 Express Relay 则是切入抗 MEV Solver 网络,与 CowSwap 竞争。

Pyth 预言机的核心业务是提供高质量、低延迟的价格数据。而 Express Relay 专注于优化交易执行过程。这两者在数据流上存在天然的协同:

  • 实时性增强:Express Relay 可以利用 Pyth 的高频率数据更新(每 400 毫秒一次)来实现更精准的交易时机选择。这在高波动性市场中尤为重要。

  • 数据完整性:Pyth 的 OIS(Oracle Integrity Staking)机制确保了数据的可靠性,为 Express Relay 的交易执行提供了坚实的基础。

  • 闭环反馈:Express Relay 执行的交易结果可以作为额外的市场数据源,反哺 Pyth 预言机,形成良性循环。

虽然当前市场情绪可能不如 2020 年的「DeFi Summer」那样热烈,但 DeFi 领域的创新从未停止。作为投资者,我们应该密切关注这些基础设施的发展。因为正是这些看似不起眼的创新,可能成为引发下一轮 DeFi 繁荣的导火索。

Bacaan Terkait

Pendiri Bankless: Mengapa Saya Menjual Semua ETH Saya

Pendiri Bankless, David Hoffman, menjual semua ETH miliknya. Ia menjelaskan keputusan sulit ini bukan karena bearish pada Ethereum secara keseluruhan, melainkan karena keyakinannya bahwa narasi "ETH adalah Uang" yang ia perjuangkan sejak 2019 telah terwujud dan harga ETH saat ini sudah mencerminkan nilainya. Hoffman tetap sangat bullish pada jaringan Ethereum dan ekosistemnya, yang ia yakini akan terus berkinerja luar biasa. Namun, ia berpendapat kesuksesan itu akan lebih banyak dinikmati oleh aplikasi dan layer-2 (L2), bukan oleh aset ETH itu sendiri. Arsitektur Ethereum sebagai "pemberi" yang memaksimalkan utilitas bagi ekosistemnya justru membuat ETH sulit untuk dihargai ulang secara signifikan ke atas. Ia menguraikan beberapa alasan: (1) Harga aset L1 cerdas masih sangat terkait dengan pendapatan/penggunaannya, dan dominasi Ethereum dalam hal ini telah berkurang. (2) "Versi kuat" kripto (sistem keuangan alternatif mandiri) yang menjadi dasar narasi "ETH adalah Uang" gagal mempertahankan momentum dan citra positifnya di mata publik. (3) Utilitas Ethereum justru lebih menguntungkan aset lain seperti stablecoin dolar, yang malah memperkuat mata uang tradisional. Singkatnya, Hoffman percaya jendela peluang bagi ETH untuk dinilai ulang sebagai "uang global" telah tertutup. Ethereum telah mencapai kapitalisasi pasar yang pantas, dan struktur desainnya yang altruistik membuat pertumbuhan masa depan lebih mengalir ke lapisan di atasnya (aplikasi & L2) daripada ke aset dasarnya, ETH. Ia menjual untuk mengalokasikan dana ke peluang lain yang ia anggap lebih prospek.

marsbit48m yang lalu

Pendiri Bankless: Mengapa Saya Menjual Semua ETH Saya

marsbit48m yang lalu

Pendiri Bankless: Alasan Saya Menjual Semua ETH Saya

Pendiri Bankless, David Hoffman, menjual semua ETH miliknya. Keputusan ini sulit baginya yang membangun karier dan komunitas di sekitar Ethereum. Alasan utamanya adalah keyakinan bahwa narasi "ETH adalah uang" - gagasan bahwa ETH akan menjadi penyimpan nilai global - telah terpenuhi. Ethereum telah mencapai kapitalisasi pasar yang pantas, dan menurutnya, aset ETH tidak akan mengalami penilaian ulang yang signifikan, baik naik maupun turun. Hoffman tetap sangat optimis tentang jaringan Ethereum dan ekosistemnya. Namun, ia berpendapat bahwa kesuksesan masa depan Ethereum akan terutama dinikmati oleh aplikasi (teori "aplikasi gemuk") dan Layer-2 (L2), yang mengambil sebagian besar keuntungan, bukan oleh aset ETH itu sendiri. Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai status "ETH sebagai uang," semua lapisan tumpukan teknologi dan sosial Ethereum harus beroperasi dengan sempurna dan mendominasi pasar secara mutlak. Kenyataannya, Ethereum menghadapi tantangan koordinasi yang kompleks dan persaingan ketat dari blockchain lain seperti Solana. Selain itu, sifat Ethereum sebagai "pemberi" (memberikan ruang blokir dan utilitas dengan harga pokok, seperti organisasi nirlaba) tidak secara alami mendorong penangkapan nilai ekstrim oleh ETH. Utilitas Ethereum juga menguntungkan aset lain yang dianggap sebagai "uang," seperti stablecoin berbasis dolar AS. Kesimpulannya, Hoffman menjual bukan karena bearish pada ETH, tetapi karena ia percaya cerita investasi utamanya telah selesai, dan ia ingin mengalokasikan modalnya ke peluang lain yang ia lihat lebih prospektif di pasar.

链捕手51m yang lalu

Pendiri Bankless: Alasan Saya Menjual Semua ETH Saya

链捕手51m yang lalu

Apa Variabel Kunci yang Menentukan Bull Market AI?

Penentu utama apakah pasar saham AI dapat mempertahankan reli "bull market"-nya meliputi tiga variabel kunci: * **Jangka Pendek: Guncangan Likuiditas.** Risiko terbesar adalah kenaikan suku bunga yang lebih cepat daripada peningkatan pendapatan berulang tahunan (ARR) dari perusahaan AI. Tekanan dari minyak di atas $100/barrel, inflasi yang mungkin mengeras, dan potensi unwinding carry trade yen dapat mengurangi likuiditas dan menekan valuasi aset berisiko tinggi, termasuk saham teknologi. * **Jangka Menengah: Realisasi Industri.** Pasar saat ini memberi harga premium tinggi yang mengasumsikan kecepatan penetrasi AI 5-8 kali lebih cepat dari revolusi teknologi sebelumnya (seperti listrik atau komputer). Saham "Tujuh Besar" AS diperdagangkan pada P/E forward 35x, mengisyaratkan ekspektasi pertumbuhan yang sangat mulus hingga 2027-2028. Keberlanjutan reli bergantung pada kemampuan industri untuk memenuhi ekspektasi percepatan adopsi komersial ini. * **Jangka Panjang: Kendala Struktural.** Tantangan jangka panjang yang lebih sulit termasuk kebutuhan energi dan infrastruktur listrik untuk data center AI, dampak pada tenaga kerja dan daya beli konsumen, penerimaan sosial, serta potensi terobosan teknologi perangkat keras yang dapat mengubah dinamika pasokan. Meskipun munculnya **Agentic AI** (AI yang dapat bertindak secara otonom) telah meningkatkan keyakinan pasar dengan mendorong konsumsi token, kebutuhan komputasi *inference*, dan revisi ke atas proyeksi ARR, reli saat ini berada dalam fase "kegilaan rasional". Arah industri tetap optimis, namun kecepatan realisasi komersial dalam lingkungan makro yang menantang akan menentukan apakah valuasi saat ini berkelanjutan atau berisiko koreksi.

marsbit1j yang lalu

Apa Variabel Kunci yang Menentukan Bull Market AI?

marsbit1j yang lalu

Dari Penerbit hingga Pemilik Infrastruktur: Strategi Arc Circle dan Kesenjangan Fatal Undang-Undang GENIUS

Artikel ini membahas strategi baru Circle, penerbit stablecoin USDC, yang telah mengumpulkan dana $222 juta untuk blockchain Layer-1 miliknya sendiri bernama "Arc". Langkah ini mengubah Circle dari sekadar penerbit menjadi pemilik infrastruktur tempat stablecoin-nya diselesaikan, menciptakan potensi konflik kepentingan. Penulis menilai bahwa Undang-Undang GENIUS tahun 2025, yang mengatur stablecoin, memiliki celah karena hanya fokus pada penerbit dan cadangan aset, tetapi tidak mengatur struktur pasar ketika penerbit juga mengoperasikan jaringan penyelesaiannya sendiri. Artikel ini mengkhawatirkan bahwa dengan mengontrol "rel" infrastruktur Arc, Circle memiliki kekuatan untuk mengatur urutan transaksi, biaya, dan aturan yang dapat menguntungkan USDC dibandingkan stablecoin pesaing. Hal ini bertentangan dengan prinsip netralitas dalam infrastruktur keuangan tradisional, di mana pihak penyelesaian dan kliring harus terpisah dari penerbit untuk memastikan keadilan. Investor besar seperti BlackRock dan Apollo yang mendanai Arc menunjukkan bahwa proyek ini dibangun sebagai infrastruktur finansial inti. Sementara strategi integrasi vertikal ini masuk akal secara bisnis bagi Circle untuk bersaing dengan Tether dan lainnya, artikel ini menyerukan perlunya regulasi yang mengatur kewajiban netralitas bagi jaringan seperti Arc. Penulis menekankan bahwa waktu terbaik untuk menetapkan aturan ini adalah sekarang, saat Arc masih dalam tahap pengembangan, sebelum menjadi infrastruktur kritis yang sulit diubah.

marsbit1j yang lalu

Dari Penerbit hingga Pemilik Infrastruktur: Strategi Arc Circle dan Kesenjangan Fatal Undang-Undang GENIUS

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片