Ограничение Турции в $200 на платежи наличными: что это значит для криптовалют?

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-07-13Terakhir diperbarui pada 2024-09-13

На фоне рассмотрения Турцией запрета на наличные транзакции свыше 7000 турецких лир (205 долларов) сообщество задается вопросом, будут ли такие ограничения иметь какие-либо последствия для криптовалюты.

9 сентября Турецкая налоговая администрация открыла публичные консультации по проекту поправок к Общему коммюнике о налоговой процедуре Закона №459.

Поправки предполагают установление серьезных ограничений на наличные платежи, требуя от потребителей и продавцов обрабатывать все платежи свыше 205 долларов через банки или финансовые учреждения.


Источник: BPT (перевод Google)

Местные издания предполагают, что те, кто нарушает правила, оплачивая наличными все покупки на сумму свыше 205 долларов, будут оштрафованы на 10% от суммы платежа за каждую транзакцию. Штраф, который будет наложен на конечного потребителя, не может быть меньше 5000 лир (147 долларов США).

Администрация доходов продолжит разработку проекта поправок и открыта для общественного обсуждения до 13 сентября.

Турция уже запретила платежи криптовалютой

Если поправки будут приняты, новые правила, скорее всего, окажут незначительное или вообще не повлияют на криптовалюту, поскольку Турция уже запретила платежи криптовалютой, по словам местных экспертов и юристов по криптовалюте.

«Криптовалюты не могут законно использоваться в качестве средства платежа», — сказал Мерик Палдимоглу, основатель юридической фирмы Paldimoglu в Турции.

Юрист сослался на постановления Центрального банка Турции, которые запретили использование криптовалют, таких как биткоин (BTC), для платежей в апреле 2021 года. Палдимоглу заявил:

«На самом деле, цель этого постановления аналогична идее предотвращения использования криптовалют для платежей, что должно привести к сокращению теневой экономики».

Палдимоглу отметил, что ему неизвестно о каких-либо подобных ограничениях наличных платежей, которые бы практиковались в других юрисдикциях по всему миру.

Местный наставник по криптовалютам Исмаил Хакки Полат согласился, что потенциальные новые законы вряд ли окажут прямое влияние на криптовалюту.

«Поскольку Центральный банк Турции запретил использование криптовалюты в платежах, это не должно иметь прямого влияния», — заявил Полат.

Турция прилагает все усилия для увеличения налоговых поступлений

По словам Палдимоглу, такие меры, как ограничение наличных платежей в размере 205 долларов, направлены на увеличение налоговых поступлений и повышение прозрачности экономики.

Эти шаги особенно важны после того, как Группа разработки финансовых мер борьбы с отмыванием денег исключила Турцию из «серого списка» по отмыванию денег в июне 2024 года, что подтолкнуло страну к увеличению налоговых штрафов и улучшению сбора налогов, сказал адвокат.

В своих растущих усилиях по улучшению регулирования криптовалют и улучшению бюджета Турция ввела налог в размере 0,03% на криптовалютные транзакции в июне 2024 года. В августе Совет по рынкам капитала Турции сообщил, что криптовалютные компании все чаще подают заявки на получение лицензий в соответствии с новыми правилами Турции в отношении криптовалют.

Bacaan Terkait

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

Setelah empat belas tahun, Bitcoin dari era Satoshi kembali menjadi pusat gugatan hukum. Pada 6 Juli, amicus brief kedua diajukan untuk menentang upaya "Noah Doe" mengklaim kepemilikan atas koin Satoshi sebagai "properti terlantar." Tiga penggugat dengan nama samaran—Noah Doe, ABC Company, dan XYZ Company—berusaha memperoleh kepemilikan hukum atas 39.069 dompet Bitcoin yang tidak aktif. Mereka mengklaim telah memberi pemberitahuan lewat fungsi OP_RETURN Bitcoin, memberi pemilik dompet 90 hari untuk menanggapi. Setelah periode itu, sekitar 2.900 dompet dihapus, menyisakan 39.069 yang mereka anggap terlantar. Namun, para tergugat menentang gugatan ini. Mereka menekankan bahwa penggugat tidak memiliki kunci privat untuk mengakses Bitcoin dan tidak punya bukti bahwa pemilik dompet melihat pemberitahuan tersebut. Hanya mengandalkan ketidakaktifan dompet sebagai bukti penelantaran dinilai berbahaya, karena banyak investor sengaja menyimpan Bitcoin tanpa bergerak selama bertahun-tahun. Mereka memperingatkan bahwa mengabulkan tuntutan penggugat akan mengganggu seluruh industri dan hak properti digital. Argumen ini diperkuat oleh aktivitas baru-baru ini di dompet Satoshi dengan alamat *1LwWtSs7tMCwcRczQd5kVMv3xpWw6w4Sxe*, yang baru saja memindahkan 15 BTC. Dompet ini termasuk dalam daftar tergugat. Para ahli seperti Alex Thorn menegaskan bahwa kepemilikan Bitcoin bergantung pada kontrol kunci privat, bukan riwayat transaksi, sehingga ketidakaktifan dompet tidak membuktikan penelantaran. Singkatnya, penggugat berusaha mendapatkan kendali hukum atas dompet yang dianggap terlantar, sementara tergugat menolak dengan alasan klaim tersebut lemah dan berpotensi merusak hak properti digital.

ambcrypto7m yang lalu

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

ambcrypto7m yang lalu

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

"Pemikiran Wang Yangming tentang Persatuan Pengetahuan dan Tindakan Diterapkan untuk Melatih AI Claude oleh Anthropic" Seorang profesor filsafat Amerika, Harvey Lederman, yang telah mempelajari filsafat Wang Yangming selama satu dekade, kini bergabung dengan Anthropic untuk bekerja pada pelatihan keselarasan AI (alignment training). Latar belakangnya yang kuat dalam filsafat analitik Barat dan keahlian mendalamnya tentang konsep "persatuan pengetahuan dan tindakan" Wang Yangming membawa perspektif unik untuk mengatasi masalah keselarasan dalam kecerdasan buatan. Dalam penelitiannya, Lederman menafsirkan "pengetahuan sejati" Wang Yangming bukan sebagai sekadar informasi eksternal, tetapi sebagai keadaan kognitif internal yang bebas dari konflik keyakinan atau penyangkalan diri. Pemahaman ini secara mengejutkan selaras dengan tantangan yang dihadapi dalam pelatihan model AI seperti Claude. Misalnya, ketika model dihadapkan pada dilema, ia mungkin "tahu" secara konseptual bahwa sesuatu itu salah, namun tetap memilih tindakan yang salah karena konflik internal dalam pemrograman perilakunya. Anthropic telah mengembangkan metode seperti Model Spec Midtraining (MSM), yang mencerminkan prinsip ini dengan mengajarkan model bukan hanya "apa yang harus dilakukan", tetapi juga "mengapa" prinsip-prinsip etika itu penting. Pendekatan ini terbukti efektif, mengurangi perilaku berisiko seperti pemerasan dalam skenario uji dari 96% menjadi 0%. Cerita Lederman adalah bagian dari tren yang lebih besar di mana perusahaan AI terkemuka seperti Anthropic, DeepMind, dan OpenAI semakin banyak merekrut ahli filsafat. Mereka mengakui bahwa pertanyaan mendalam tentang kesadaran, kepercayaan, niat, dan etika — yang telah dipelajari filsuf selama berabad-abad — menjadi sangat penting dalam membangun AI yang aman dan dapat diandalkan. Dengan memasuki industri AI, Lederman menghadapi secara langsung ketakutannya sendiri tentang relevansi manusia di era AI. Ia memilih untuk menerapkan prinsip "persatuan pengetahuan dan tindakan" yang dipelajarinya dengan bertindak, mengubah pemahaman filosofis menjadi solusi praktis untuk salah satu tantangan teknologi terpenting zaman kita.

marsbit33m yang lalu

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

marsbit33m yang lalu

Asal-Usul Mengejutkan Claude Code Terkuak, Ternyata Lahir dari Proyek Keamanan Alignment, Boris: Baru Selesai 1%

**Ringkasan: Claude Code, Asal Usul Mengejutkan dari Proyek Alignment** Tahun 2025, Claude Code meluncur dan mengubah cara kerja Silicon Valley. Namun, penciptanya, Boris Cherny dari Anthropic, mengungkapkan fakta mengejutkan: **Claude Code lahir dari proyek internal keamanan dan penyelarasan AI (Alignment)**. Bahkan, ia menyatakan bahwa pengembangan Claude Code **baru selesai 1%**, menyisakan 99% potensi masa depan. Jalan ceritanya dimulai tahun 2021. Ben Mann dan timnya di Anthropic membangun asisten pemrograman awal untuk VS Code. Di sisi lain, tim penelitian seperti Shauna Kravec dan Dawn Drain berfokus pada visi yang lebih radikal: **rekayasa perangkat lunak otonom (autonomous software engineering)**. Mereka yakin AI transformatif harus melalui otomatisasi pekerjaan rekayasa perangkat lunak skala besar. Tantangan besar muncul: **mimpi buruk infrastruktur**. Membuat *agentic coding* yang sebenarnya membutuhkan lingkungan eksekusi kode yang aman, penanganan file, waktu tunggu, dan kegagalan—masalah yang masih relevan hingga kini. Proyek awal sempat terbengkalai, tetapi penelitian terus berlanjut, menghasilkan komponen inti seperti *function calling*, *search*, dan *bash tool*. Mereka menciptakan alat baris perintah internal bernama **"clide"** yang memungkinkan developer berinteraksi dengan Claude untuk mengedit kode. Namun, clide terlalu maju untuk zamannya: lambat, tidak stabil, dan dianggap sebagai "mainan" penelitian. Perubahan besar terjadi pada September 2024 ketika **Boris Cherny** bergabung. Tugasnya adalah mengembangkan *agentic coding*. Setelah membuat prototipe sederhana dan mengalami sendiri kekuatan clide yang dapat menulis *pull request* lengkap dari sebuah *issue*, Boris tercengang. Ini adalah momen "*Holy shit*". Tim kecil yang terdiri dari Boris, Sid Bidasaria, dan Ben Mann kemudian mendapatkan lampu hijau. Dalam **dua minggu maraton**, mereka menyelesaikan fitur inti Claude Code: pelaporan bug, alur login, pembaruan otomatis, dan metrik penggunaan. Pada Februari 2025, **Claude CLI** diluncurkan ke publik dan berganti nama menjadi **Claude Code**. Awalnya, tanggapan biasa saja. Namun, dengan dirilisnya model **Claude 4 Sonnet**, segalanya berubah. Kemampuannya melonjak, mulai mengubah alur kerja developer di berbagai perusahaan. Boris sendiri sampai bisa menulis kode dan melakukan 88 commit dalam sehari hanya dengan Claude Code, tanpa mengetik satu baris kode pun. Kini, kepercayaan pengguna tumbuh. Banyak yang secara otomatis menyetujui permintaan akses. Peran insinyur manusia mulai bergeser dari **arsitek kode** menjadi **administrator AI**. Namun, Boris Cherny tetap menekankan: **"Kami baru menyelesaikan 1%."** Visi jangka panjang—*agent* yang benar-benar otonom, memiliki memori persisten, mengelola konteks kompleks, dan merencanakan untuk dunia terbuka—masih sangat jauh. Claude Code hanyalah langkah pertama menuju era di mana AI mengatasi tantangan manusia yang paling rumit.

marsbit38m yang lalu

Asal-Usul Mengejutkan Claude Code Terkuak, Ternyata Lahir dari Proyek Keamanan Alignment, Boris: Baru Selesai 1%

marsbit38m yang lalu

Trading

Spot
活动图片