Базовый доход сети Base упал на 90%

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-12Terakhir diperbarui pada 2024-09-12

  • Количество транзакций и активных адресов в сети Base продолжает расти.
  • Несмотря на общий рост показателей, базовый доход блокчейна снизился на 90%, согласно Blockworks Research.
  • C момента запуска в июне 2023 года Base сгенерировала $53,63 млн прибыли.

11 сентября 2024 года количество транзакций в сети Base превысило 4 млн, по данным Dune Analytics. Кроме того, в блокчейне продолжает увеличиваться количество новых и активных адресов.

Количество транзакций в сети Base. Данные: Dune Analytics.

Спровоцировать активность пользователей мог запуск поддоменов Basenames, о котором команда сообщила в конце августа 2024 года. Как отметил основатель проекта Джесси Поллак, только за первую неделю количество новых доменных имен достигло 200 000.

Несмотря на рост показателей, общий доход сети Base значительно просел. По информации Blockworks Research, после запуска «блобов» в марте 2024 года, способствовавшим снижению комиссии, средняя еженедельная прибыль Base составила $5,6 млн.

Между тем, в сентябре этот показатель упал до $407 000. Таким образом, доходность решения второго уровня от Coinbase снизилась на более чем 90%. Для сравнения — общая активность в блокчейне за этот же период выросла на более чем 80%.

Доходность сети Base упала на более чем 90%. Данные: Blockworks Research.

Источник утверждает, что с момента запуска летом 2023 года Base сгенерировала общую прибыль в размере $53,63 млн.

Ранее Джесси Полак раскрыл некоторые детали разработки L2-решения для масштабирования Ethereum.

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit1j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片