В WazirX определили, когда пользователи смогут вывести свои средства

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-10-29Terakhir diperbarui pada 2024-08-29

Сингапурская холдинговая компания Zettai Pte Ltd, стоящая за индийской криптовалютной биржей WazirX, подала заявление в Высокий суд Сингапура о моратории на реструктуризацию своих обязательств после июльского эксплойта. Напомним, что тогда хакеры похитили с площадки 45% всех активов пользователей на $230 млн. Если суд согласится с доводами биржи, то мораторий даст «передышку» компании для решения проблем с возвратом средств.

Представители WazirX уже сообщили, что как только схема реструктуризации будет одобрена Высоким судом Сингапура, биржа возобновит вывод криптовалюты. По словам руководства площадки, это может занять как минимум шесть месяцев. Но даже при таких сроках, подобный способ решить проблему является самым быстрым.

Эксплойт привёл к значительному несоответствию активов платформы по отношению к балансам токенов пользователей платформы WazirX, — говорится в объявлении криптобиржи.

Представители Zettai Pte Ltd подтвердили, что вывод средств сейчас невозможен из-за большого количества украденной криптовалюты, а реструктуризация поможет обеспечить «справедливый подход к распределению активов».

Основатель WazirX Нишал Шетти также написал в запрещённой в России соцсети X о 52-страничном объявлении, которое скоро поступит на электронные почты пользователей.

Этот документ раскрывает ситуацию, с которой мы сталкиваемся, и шаги, которые мы предпринимаем для защиты нашего сообщества, — заявил Нишал Шетти.

Пока неизвестно, как пользователи WazirX отреагируют на то, что им придётся ждать минимум полгода, чтобы вывести свои средства с площадки.

Bacaan Terkait

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Menurut laporan Bloomberg dan CNBC, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) sedang menyelidiki platform pasar prediksi Polymarket. Investigasi menyoroti dugaan praktik pemasaran menipu, termasuk video transaksi palsu, situs web kloning, dan promosi berbayar yang tidak diungkapkan. *The Wall Street Journal* mengungkap platform itu mempekerjakan pembuat konten, kebanyakan mahasiswa, untuk memposting 1.105 video yang menunjukkan perdagangan dan kemenangan simulasi, dengan total tayangan melebihi 140 juta. Video-video ini direkam di situs tiruan seperti "poiymarket.com". Kepala Pemasaran Polymarket, Matthew Modabber, juga diselidiki karena diduga menggunakan akun PayPal pribadi untuk mentransfer lebih dari $2,5 juta kepada lebih dari 800 orang, termasuk sekitar $350.000 kepada pembuat konten dan influencer politik yang tidak mengungkapkan hubungan bayaran tersebut. Kelompok konsumen NACA telah menggugat Polymarket atas praktik pemasaran yang menargetkan mahasiswa. Penyelidikan ini menjadi tantangan bagi CFTC, karena ketuanya, Michael Selig, adalah pendukung pasar prediksi. CFTC bahkan sedang menuntut beberapa negara bagian yang berusaha mengatur pasar ini sebagai perjudian. Polymarket sendiri baru kembali beroperasi di AS pada September 2025 setelah penyelesaian dengan CFTC pada 2022. Krisis ini diperparah dengan serangan peretasan pada 25 Juni yang mencuri sekitar $3,1 juta dari pengguna.

Foresight News22m yang lalu

Transaksi Palsu, Situs Kloning, 1105 Video: Polymarket Menjadi Sasaran CFTC

Foresight News22m yang lalu

Versi Nyata "Black Mirror" Pumpfun Go: 40 Yuan Jilat Toilet, Logo Tato di Dahi Seharga 14 Ribu Dolar

Platform Pumpfun Go, bagian dari ekosistem Pump.fun, memungkinkan pengguna mengirim dan menerima tugas anonim dengan imbalan kripto. Sejak diluncurkan Juni, platform ini telah memicu kontroversi karena berisi tugas-tugas ekstrem dan merendahkan martabat, seperti menjilat lantai toilet dengan bayaran sekitar Rp 400 ribu, memakan serangga hidup, atau menato logo di dahi dengan bayaran hingga $14.000. Tugas-tugas ini sering kali terkait promosi meme koin dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang putus asa secara finansial, dengan alasan "kami butuh uang". Meski platform melarang kekerasan dan diskriminasi, tugas yang bersifat menghina dan berisiko tetap marak. Fenomena ini mengingatkan pada film "Nerve" dan episode "Black Mirror", yang menggambarkan eksploitasi melalui tantangan daring. Pumpfun Go menuai kritik dari publik, termasuk politisi seperti Gubernur New York Kathy Hochul, yang mengecamnya sebagai "mimpi buruk dystopian". Namun, pendukung berargumen platform memberi peluang ekonomi bagi yang membutuhkan. Pump.fun sendiri belum merespons secara substansial, hanya membuka lowongan Chief Legal Officer. Intinya, Pumpfun Go mencerminkan ketimpangan sosial di mana kesenangan orang kaya dibayar dengan martabat orang miskin. Ini memicu pertanyaan etis tentang batasan eksploitasi di era digital dan harapan akan masa depan di mana kemajuan teknologi bisa menjamin kehidupan layak bagi semua, tanpa perlu mengorbankan harga diri.

Odaily星球日报28m yang lalu

Versi Nyata "Black Mirror" Pumpfun Go: 40 Yuan Jilat Toilet, Logo Tato di Dahi Seharga 14 Ribu Dolar

Odaily星球日报28m yang lalu

Trading

Spot
活动图片