Franklin Templeton's Approach to Digital Assets | Interview with Christopher Jensen

Token TerminalDipublikasikan tanggal 2024-06-04Terakhir diperbarui pada 2024-08-23

In this episode, we’re joined by Christopher Jensen, Director of Digital Asset Research at Franklin Templeton. We discuss Franklin Templeton's fundamentals-driven approach to digital asset investment research and their internal analysis to understand protocols, tokens, and value accrual.

Listen to the episode

Our conversation also covers client demand, institutional interest, and the creation of a comprehensive product suite to cater to varying levels of demand and knowledge. Christopher highlights the importance of onchain data, the use of blockchain technology for operational efficiencies, and the ongoing exploration of new crypto use cases like decentralized physical infrastructure networks (DePIN). Additionally, we talk about Franklin Templeton's pioneering efforts in launching the first tokenized money market fund and their plans for the future.

Tune in to learn how Franklin Templeton is navigating and contributing to the onchain future.

Timestamps:
00:00 Introduction
01:00 Sudden Shift in Crypto Policy: ETH ETF
03:36 Franklin Templeton's Digital Assets Focus
06:17 Institutional Interest and Client Demand
09:13 Bitcoin ETF and Market Impact
10:50 Barriers to Adoption and Education
13:43 Protocol Economy and Value Accrual
19:08 Metrics and Methods for Evaluating Digital Assets
24:38 Sustainability and Competitive Moats in Web3
27:55 Utilizing Onchain Data for Research
29:57 Franklin Templeton's Node Operations
33:11 Challenges and Insights from Running Nodes
38:16 Franklin OnChain U.S. Government Money Fund
46:13 Bringing Capital Markets Onchain
49:10 Partnerships and Strategic Integrations
51:49 Promising Crypto Use Cases and Killer Apps (Case DePin)

The authors of this content, or members, affiliates, or stakeholders of Token Terminal may be participating or are invested in protocols or tokens mentioned herein. The foregoing statement acts as a disclosure of potential conflicts of interest and is not a recommendation to purchase or invest in any token or participate in any protocol. Token Terminal does not recommend any particular course of action in relation to any token or protocol. The content herein is meant purely for educational and informational purposes only, and should not be relied upon as financial, investment, legal, tax or any other professional or other advice. None of the content and information herein is presented to induce or to attempt to induce any reader or other person to buy, sell or hold any token or participate in any protocol or enter into, or offer to enter into, any agreement for or with a view to buying or selling any token or participating in any protocol. Statements made herein (including statements of opinion, if any) are wholly generic and not tailored to take into account the personal needs and unique circumstances of any reader or any other person. Readers are strongly urged to exercise caution and have regard to their own personal needs and circumstances before making any decision to buy or sell any token or participate in any protocol. Observations and views expressed herein may be changed by Token Terminal at any time without notice. Token Terminal accepts no liability whatsoever for any losses or liabilities arising from the use of or reliance on any of this content.

Bacaan Terkait

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

Kebanyakan orang mengenal miHoYo lewat game _Genshin Impact_, tetapi perusahaan ini memiliki visi yang lebih dalam: menciptakan dunia virtual untuk satu miliar orang pada 2030. Untuk mewujudkannya, miHoYo telah berinvestasi dalam teknologi seperti brain-computer interface, fusi nuklir, dan AI. Mereka percaya bahwa karakter virtual di masa depan harus hidup dan memiliki kesadaran, bukan sekadar mengikuti naskah. Pada 2022, salah satu pendiri, Cai Haoyu (atau "AI Soulcaster"), memisahkan diri untuk fokus pada proyek AI baru bernama Anuttacon. Proyek pertamanya, game _Whisper of the Stars_ (2025), menunjukkan potensi namun juga keterbatasan model bahasa AI saat ini. Belakangan, fokus dialihkan ke pengembangan model bahasa yang memahami emosi. Sementara itu, pendiri lainnya, Liu Wei ("Da Wei Ge"), mengumumkan rencana investasi hingga 100 miliar yuan dalam tiga tahun ke depan untuk mengembangkan model bahasa besar ber-emosi, memanfaatkan keahlian miHoYo dalam menciptakan karakter yang dicintai pengguna. Produk pertama dari ambisi AI ini adalah aplikasi _BSide: Olivia Lin_ (dirilis Juni 2026). Berbeda dengan chatbot AI pada umumnya, aplikasi ini menawarkan interaksi yang lebih santai dan natural dengan seorang gadis virtual bernama Olivia (Lin Li) yang bisa bermain piano, membalas surat, dan menjadi wallpaper dinamis. Pendekatan ini disebut "rasa orang hidup", mengurangi frekuensi interaksi untuk menciptakan kesan keaslian yang lebih kuat sambil menunggu teknologi AI matang. Nama "miHoYo" sendiri berasal dari "mi" dalam Hatsune Miku, idol virtual yang menjadi inspirasi awal pendirinya. Perjalanan panjang miHoYo, dari kamar asrama hingga perusahaan bernilai miliaran, kini berfokus pada satu tujuan akhir: memberikan kehidupan dan kesadaran sejati pada karakter virtual yang dicintai banyak orang.

marsbit16m yang lalu

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

marsbit16m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

**Laporan: Pendapatan AI TSMC Diprediksi Naik Dua Kali Lipat pada 2027, Kapasitas CoWoS Tetap Jadi Hambatan** Morgan Stanley (23 Juni) memproyeksikan pendapatan terkait AI TSMC akan melonjak 218% menjadi US$863 miliar pada 2027, dari US$271 miliar pada 2026. Sumber pendapatan mencakup GPU, chip AI khusus, kemasan lanjutan CoWoS, dan CPU server AI. Pendorong utama adalah lonjakan permintaan untuk kapasitas CoWoS, teknologi kemasan canggih TSMC. Kebutuhan global untuk CoWoS diprediksi melonjak 93% menjadi 269,4 juta unit pada 2027. NVIDIA tetap konsumen terbesar, namun permintaan dari AMD (CPU Venice & GPU MI400) diproyeksikan meroket 308%. Permintaan TPU Google juga tumbuh signifikan melalui partner seperti MediaTek. Meskipun TSMC berencana menambah kapasitas CoWoS menjadi 200.000 wafer per bulan pada akhir 2027, digabung dengan produsen lain, total kapasitas global diperkirakan 336 juta unit/tahun. Namun, kekhawatiran muncul karena permintaan yang diprediksi (269,4 juta unit) mungkin belum menangkap semua sinyal, dan jenis CoWoS paling canggih (CoWoS-L untuk NVIDIA) tetap sangat ketat pasokannya. Laporan ini menyoroti beberapa katalis: perbaikan pasokan substrat ABF, validasi permintaan CPU baru (Vera NVIDIA, Venice AMD), dan produksi GPU Rubin Ultra generasi berikutnya dari NVIDIA. Perusahaan seperti MediaTek (partner desain TPU Google), ASE, dan KYEC dipandang sebagai penerima manfaat di sepanjang rantai pasokan AI. Intinya, pertumbuhan pesat pendapatan AI TSMC bergantung pada kemampuan mereka mengatasi kemacetan kapasitas CoWoS, yang tetap menjadi kendala kritis meskipun ada ekspansi.

marsbit33m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

marsbit33m yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

Citrini Research menyoroti lima tema investasi yang terabaikan akibat dominasi narasi AI. Dalam laporannya, mereka menyarankan untuk memperluas fokus di luar semikonduktor dan pusat data, karena "kelelahan AI" berisiko tinggi dan aliran modal kemungkinan akan berputar. Kelima tema tersebut adalah: 1. **Saham Maskapai Penerbangan (Delta & United):** Dianggap telah dihukum selama 18 bulan terakhir karena faktor makro (kekhawatiran inflasi dan harga minyak), bukan kinerja fundamental. Prospek pertumbuhan tetap kuat dengan pergeseran ke segmen premium dan momentum dari Piala Dunia 2026. 2. **Real Estat untuk Lansia:** Didorong oleh data demografi yang solid, di mana populasi AS di atas 80 tahun akan tumbuh lebih dari 56% dalam dekade mendatang. Pasokan fasilitas tertinggal jauh dari permintaan. Rekomendasi: Welltower, Janus Living, Brookdale. 3. **Hiburan Langsung (Live Entertainment):** Disebut sebagai kelas aset terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Keinginan konsumen untuk pengalaman "hadir secara fisik" mendorong pendapatan dari tiket acara olahraga, konser, dan bioskop. Rekomendasi: TKO Group (WWE/UFC), Cinemark, IMAX. 4. **Persaingan Bursa Berjangka:** Monopoli CME Group (98% pangsa) untuk pertama kalinya menghadapi pesaing serius dari FMX Futures Exchange. FMX didukung oleh konsorsium bank besar Wall Street dan menawarkan biaya lebih rendah serta insentif likuiditas. 5. **Pemulihan Fintech:** Sektor yang sangat tertekan pada 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Perusahaan seperti SoFi (dengan stablecoin SoFiUSD), Robinhood (transformasi ke 'super app keuangan'), dan Upstart (pergantian CEO & narasi AI) menunjukkan perbaikan fundamental dan berpotensi rebound kuat. Inti laporan: Alpha terbesar saat ini mungkin berasal dari tema-tema "kecil" yang kurang mendapat perhatian dan pemodelan, di mana ekspektasi yang terlupakan tidak sesuai dengan realitas yang berubah.

marsbit53m yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

marsbit53m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片