调查:美国消费者对Web2不满意,对Web3 了解有限

Cointelegraph中文Dipublikasikan tanggal 2022-02-25Terakhir diperbarui pada 2022-02-25

Abstrak

虽然Web3叙事还没有渗透到公众意识中,但让人们未来接受这一概念似乎有了坚实的基础。

对美国1500名消费者的一些在线调查显示,人们对隐私和科技平台的巨大权力深感担忧,同时也表明Web3尚未成为一个家喻户晓的词汇。
这项研究是由全球洞察和战略公司National Research Group(NRG)于2022年1月进行的。54%的受访者表示,他们担心自己的权利和自由受到技术的威胁,44%的人表示担心网络隐私,38%的人对在线广告感到不满,35%的人表示感觉对自己的数据缺乏控制。近一半的人认为,科技公司积累了太多的权力,必须被拆分。
不过,只有13%的人表示知道Web3是什么,54%的人根本没听说过这个词。在知道Web3的人中,83%的人认为新版互联网将改善他们的生活。在谈到新网络的潜在弊端时,33%的人表示,当去中心化的互联网实现时,他们担心网络犯罪和诈骗会增多。
值得注意的是,美国消费者并不认为确保未来互联网产生积极社会影响的重任主要由监管机构承担:只有32%的人认为,在这个问题上,政治人士和监管机构起着主导作用。超过半数(51%)的人认为这主要是科技公司的责任,50%的人表示这是开发人员和工程师的工作。
在关于加密货币采用的报告中,57%的受访者表示已经或考虑购买加密货币。39%的人认为,与法币和黄金等商品相比,加密货币更类似于股票和股份。
NRG高级副总裁兼全球洞察负责人马Marlon Cumberbatch在接受Cointelegraph采访时表示:
“对我来说,这项研究最出乎意料的发现是,有这么多消费者强烈地感到网络空间缺乏主导性。在这个两极分化日益严重的世界里,很难找到能把我们所有人团结在一起的东西。但似乎美国人,无论收入、政治或种族如何,都强烈地感到,他们在如何处理在线内容以及企业如何使用他们的个人数据方面没有足够的控制权。”
Cumberbatch补充说,调查结果表明“消费者真正渴望一个新的互联网时代”,他们渴望自己能对在线体验有更大的主导性和控制权。在这一点上,主要的障碍似乎是信息的缺乏和公众对Web3相关概念的理解仍然不足。
受访者是根据美国人口普查的年龄(18至64岁范围内)、性别、种族、地区、收入和教育水平等数据,根据配额被选择参与这项研究的。虽然这种方法在严格意义上不能得出代表一般人群的样本,但它确实使我们能够对意见的分布情况作出有力的概括。

Bacaan Terkait

Grup Perbankan Argentina Secara Diam-diam Mengembangkan Stablecoin Peso untuk Pasar Institusional

Meskipun stablecoin yang dipatok ke dolar seperti USDC dan USDT populer di Argentina sebagai pengganti dolar, perusahaan fintech kini mulai memerhatikan stablecoin lokal. Laporan terbaru dari Iproup menyoroti bahwa dua kelompok holding perbankan sedang mengembangkan stablecoin yang dipatok ke peso Argentina, dengan fokus pada penyediaan layanan uang terprogram untuk klien institusional. BIND Group, holding dengan aset kelolaan lebih dari USD 2 miliar yang memiliki BIND Banco Industrial, akan mengembangkan stablecoin peso melalui BEN, penyedia layanan aset virtual internalnya. Konglomerat itu juga bermitra dengan Circle untuk memberi akses institusional kepada klien BEN, mendukung kasus penggunaan pembayaran dan perbendaharaan sesuai hukum setempat. Kelompok Petersen, yang juga memiliki beberapa bank regional, akan mengembangkan inisiatif kedua melalui anak perusahaannya dengan dukungan Lirium, perusahaan penyedia solusi "cryptocurrency as a service" untuk Banco Galicia dan Brubank. Penawaran bernama DIPE ini telah melewati tahap pengembangan dan memiliki whitepaper sendiri. Kedua inisiatif ini dipromosikan oleh perusahaan yang didukung konglomerat perbankan, bukan oleh grup bank langsung, karena Bank Sentral Argentina telah melarang bank swasta menawarkan layanan terkait cryptocurrency sejak Mei 2022. Target utama adalah sektor institusional, yang dapat memanfaatkan sifat "cerdas" dari peso digital untuk pembayaran. Kasus penggunaan mencakup operasi manajemen kas, pembayaran berdasarkan peristiwa di blockchain, dan manajemen pinjaman beragunan. Meskipun alternatif peso terdesentralisasi sudah tersedia, penawaran baru ini akan mengandalkan dukungan grup perbankan, dengan potensi perluasan ke bank swasta di masa depan jika larangan crypto dicabut. Namun, pada Maret, stablecoin ARGT peso mendapat perhatian regulator sekuritas nasional, yang menegaskan bahwa aset tersebut merupakan sekuritas yang ditawarkan tanpa memenuhi persyaratan yang tepat.

cryptonews.ru9m yang lalu

Grup Perbankan Argentina Secara Diam-diam Mengembangkan Stablecoin Peso untuk Pasar Institusional

cryptonews.ru9m yang lalu

Rencana Trump untuk Menerapkan AI Berpotensi Menggantikan 50 Hukum AI Negara Bagian dengan Satu Set Peraturan

Menurut laporan The Information, pemerintahan Trump mendekati pembuatan sistem regulasi kecerdasan buatan (AI) nasional. Rencana ini berpotensi menggantikan sekitar 50 undang-undang AI negara bagian dengan satu aturan federal, menyederhanakan kerangka peraturan bagi pengembang. Inisiatif ini berfokus pada "Kebijakan Kerangka Kerja AI Nasional" yang dirilis Maret 2026, yang diusulkan sebagai titik awal legislatif untuk Kongres. Tujuannya adalah menciptakan standar federal tunggal, mengurangi fragmentasi dari aturan negara bagian seperti yang sudah ada di Colorado, Texas, dan California. Pemerintah berargumen ini akan memberikan kejelasan lebih bagi pengembang mengenai isu seperti keamanan anak dan deepfake. Strategi administrasi juga melampaui legislasi, mencakup perintah eksekutif Juni 2026 untuk meningkatkan keamanan siber dan inovasi AI. Namun, pertanyaan besar tetap terbuka: bagaimana mengatur model AI open-source? Laporan mencatat bahwa model open-source menciptakan tantangan tata kelola khusus karena dapat dengan bebas dimodifikasi. Meski demikian, bagi pengembang, kejelasan regulasi dari satu aturan nasional mungkin lebih diutamakan. Keputusan akhir ada di tangan Kongres. Namun, langkah ini menunjukkan keinginan Washington untuk menjadi regulator utama AI. Mengingat perusahaan AS memimpin pengembangan AI global, keputusan ini akan berdampak tidak hanya di AS tetapi juga pada pengembang di seluruh dunia.

cryptonews.ru13m yang lalu

Rencana Trump untuk Menerapkan AI Berpotensi Menggantikan 50 Hukum AI Negara Bagian dengan Satu Set Peraturan

cryptonews.ru13m yang lalu

Trading

Spot
活动图片