ФРС США обвинила Customers Bank в ненадлежащем контроле криптоинвесторов

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-08-12Terakhir diperbarui pada 2024-08-12

ФРС США обвинила Customers Bank в ненадлежащем контроле деятельности, связанной с инвестициями в виртуальные цифровые активы. В уведомлении ФРС отмечаются «существенные недостатки, связанные с практикой управления рисками Customers Bank и соблюдением применимых законов, правил и положений, касающихся борьбы с отмыванием денег».

Customers Bank обязан в кратчайшее время предоставить ФРС план и новый подход к соблюдению требований, включая соглашение о готовности банка «собирать, анализировать и хранить полную и точную информацию обо всех клиентах». Помимо этого, банк должен уведомлять ФРС за 30 дней о принятии «любой новой стратегической инициативы, продукта, услуги, связанной с цифровыми активами».

Ранее эксперты американского инвестбанка Jefferies сообщили, что судьба криптоиндустрии США и стоимость биткоина находится в прямой корреляции с исходом выборов президента США, которые должны состояться в ноябре 2024 года.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Jaringan Listrik AS Meneriakkan Alarm Merah di Bawah Panas Ekstrem, Penambangan Bitcoin Jadi 'Kambing Hitam'?

Amerika Serikat mengalami gelombang panas ekstrem pada akhir Juni 2026, mendorong jaringan listrik utama PJM ke ambang batas. Pada 30 Juni, Menteri Energi mengeluarkan perintah darurat, termasuk memaksa pengguna besar (seperti pusat data dan tambang Bitcoin) untuk beralih ke generator darurat mereka. Ternyata, penambang Bitcoin besar tidak serta merta merugi saat dimatikan. Mereka berpartisipasi dalam program "respons permintaan" (demand response) grid, di mana mereka mendapat kompensasi finansial yang signifikan karena mengurangi konsumsi listrik selama puncak krisis. Contohnya, Riot Platforms di Texas menghasilkan kredit listrik senilai $21 juta di kuartal pertama 2026 dengan strategi ini, justru menurunkan biaya penambangan mereka. Artikel ini mengungkapkan bahwa penyebab utama tekanan pada grid sebenarnya bukan penambangan Bitcoin (yang hanya menyumbang 0,6%-2,3% konsumsi nasional), melainkan lonjakan permintaan listrik dari pusat data AI. PJM memproyeksikan pertumbuhan permintaan 32 GW hingga 2030, dengan 30 GW di antaranya berasal dari pusat data. Menyadari tren ini, perusahaan penambang Bitcoin terkemuka seperti Riot Platforms mulai bertransformasi. Mereka memanfaatkan infrastruktur listrik dan lahan mereka untuk beralih menjadi operator pusat data berskala besar, melayani permintaan komputasi AI yang sangat haus energi. Dengan demikian, mereka tidak lagi sekadar "pemakai listrik", tetapi menjadi bagian dari solusi fleksibilitas energi sekaligus merangkul peluang bisnis baru yang lebih menguntungkan.

marsbit14m yang lalu

Jaringan Listrik AS Meneriakkan Alarm Merah di Bawah Panas Ekstrem, Penambangan Bitcoin Jadi 'Kambing Hitam'?

marsbit14m yang lalu

Trading

Spot
活动图片