FameEX APP重大升级:极简才是加密产品的未来新范式

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-04Terakhir diperbarui pada 2024-06-04

Abstrak

FameEX平台的新手友好程度与UI交互体验,再次跃升一个台阶。

FameEX APP重大升级:极简才是加密产品的未来新范式

5 月 28 日,加密货币交易所 FameEX 正式完成 APP 端新一轮现货、合约等产品页面的优化升级工作,这已是该平台本月内的第四次更新。从月初增加合约新手导航功能开始,到月底升级服务入口结束,短短一个月之内,FameEX 平台的新手友好程度与 UI 交互体验,再次跃升一个台阶。

FameEX 平台 CEO 在接受采访时表示:“我们一直追求的,是要让专业交易变得更简单,让用户能够轻松享受加密货币的投资乐趣。”FameEX 技术团队从最开始追求产品线全面铺开,为用户提供数量繁多的交易与理财产品,转变为提供基础功能性产品的同时,雕琢用户偏好产品细节,确保用户与平台的交互更加流畅,操作更加简单!

只做简单创意,要为用户做减法

据调查,加密货币行业的忠实用户与传统金融行业的投资者重合度极低,多数的加密拥趸是由年轻人组成,这些用户似乎更偏爱简单流畅的交易页面与现货、合约、期权等简单的基础性产品,而借贷、理财等认知门槛较高的加密金融类产品采用率,依然有待提升。

FameEX 首席品牌官 Tan Shirley 认为:“FameEX 平台应该注重简单创意,要为用户做减法”。简单,这是 Tan Shirley 宣称可以实现极致创新的力量,通过极简策略 FameEX 可以帮助用户降低参与门槛,摆脱因不懂形成的束缚障碍,还可让用户以简单方式读懂 FameEX。在多次产品迭代中,FameEX 始终遵循简单理念,深度细化几大基础产品的各个细节,想要为所有平台用户,提供更低的认知门槛,更简单的交易操作,更流畅的交易体验。

焕新升级,FameEX 细致服务中的“小确幸”

在竞争日趋激烈的交易所赛道,各交易所基本都能够满足用户的大部分交易需求,但如何让用户享受更丝滑的加密交易,以及如何站在用户角度去降低交易风险,提供无缝的交互服务,仍然是摆在行业面前的一大难题。

多次迭代升级中,FameEX 平台悄然优化了 APP 的整体 UI 风格和各页面交互体验,不仅增加了感官舒适度,允许用户设置个性化的交易布局,还在币种交易页面新增小屏 K 线、资产管理、订单一键撤回、可买/可卖数量参考、币对多空比例等辅助功能。这样的产品设计,可以最大程度减少用户在交易过程中页面跳转、超额买卖等细节的困扰。

更重要的是,FameEX 还在风险较高的产品中设置了“风险防火墙”,例如众所周知的高风险期权产品,FameEX 贴心提供了模拟盘功能,用户可以在模拟盘中畅快下单,无损体验期权交易的风险与收益,在保证有较高胜率之后,再切换回实盘下单。尽可能减弱高风险产品的交易风险。

五月份的升级中,客服服务也重点优化板块,无论用户是否登录 FameEX 个人账户,只要打开 APP,就可以在首页右上角的客服中心页面,直接联系该平台人工客服, 7 X 24 小时不间断的专业服务,FameEX 的确是用心在做。

此外,FameEX 还着重更新了交易账单功能,所有用户都可以分类查看充值、提现、币币交易、返佣、返现等全部交易的每一笔订单明细,尤其是交易手续费页面,能清楚的了解每一笔费用详情,让不擅长记小账的用户能够轻松了解资金去向。

用户选择交易所是一个复杂而多元的过程,它涉及响应速度、交易稳定性、价格精度、服务细节等多个方面因素的综合考量。随着 FameEX 这类真正侧重于用户体验的优秀交易所不断负重前行,我们有理由相信,未来的加密货币市场,必然会迎来真正赋权于用户的新时代。

Bacaan Terkait

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

Pada saat mendekati penawaran umum perdana (IPO), OpenAI terus dilaporkan mengalami krisis keuangan, menambah ketidakpastian pada "taruhan triliunan" baru Masayoshi Son. OpenAI dikabarkan mencatat kerugian bersih sekitar $85 miliar hingga kuartal pertama 2026, dengan biaya pendapatan mencapai $35 miliar. Sebelumnya, juga beredar laporan bahwa pendapatan OpenAI tahun 2025 adalah $131 miliar dengan kerugian $385 miliar. Angka-angka ini langsung berdampak pada visi Son yang meyakini OpenAI bisa menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di dunia, dengan valuasi saat ini sekitar $850 miliar. SoftBank telah terikat dalam dengan memegang sekitar 13% saham OpenAI. Jika OpenAI berhasil IPO dengan valuasi triliunan dolar, ini akan menjadi pencapaian legendaris kedua bagi Son. Namun, sebelum kepastian IPO OpenAI, Son sudah memulai "taruhan triliunan" berikutnya. Ia menyatakan bahwa Physical AI dan robot humanoid akan menjadi ladang emas berikutnya bagi perusahaan bernilai triliunan dolar. Untuk itu, SoftBank dilaporkan sedang membentuk perusahaan bernama "Roze" di AS yang menggabungkan aset AI dan robotik, dengan target IPO pada paruh kedua 2026 dan valuasi $100 miliar. Son berani terus bertaruh karena telah merasakan manisnya investasi di AI. Kembalinya Son sebagai orang terkaya Asia, meski singkat, dan melonjaknya harga saham SoftBank didorong oleh investasi besar di OpenAI. SoftBank diperkirakan telah menginvestasikan total $64,6 miliar di OpenAI. Namun, tekanan juga muncul karena ketergantungan yang besar pada OpenAI dan persaingan ketat dari perusahaan seperti Anthropic yang sudah lebih dulu mengajukan dokumen IPO. Di sisi lain, Son telah lama menyiapkan langkah di Physical AI dan robot humanoid, dengan berbagai akuisisi dan investasi selama lebih dari satu dekade. Kini, ia berambisi membangun kawasan industri bernilai $1 triliun di AS untuk produksi robot humanoid skala besar. Latar belakang ambisi triliunan dolar Son berasal dari janjinya pada 2017 kepada Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi untuk memberikan imbal hasil $1 triliun atas investasi $100 miliar. Janji ini belum terpenuhi, mendorong Son untuk terus mencari kemenangan besar melalui AI. Roze dirancang sebagai platform infrastruktur AI yang mencakup pusat data, chip, dan robotika, merealisasikan konsep Physical AI Son. Namun, rencana IPO Roze menghadapi skeptisisme internal mengenai valuasi dan waktu yang ambisius. Selain itu, pasar robot humanoid masih dianggap belum matang secara komersial dibandingkan model AI besar, dengan valuasi yang jauh lebih rendah dan tantangan integrasi serta implementasi di dunia fisik. Son, yang pernah menunggu lama untuk kesuksesan Alibaba dan Arm, mungkin harus kembali bersabar untuk mewujudkan visi triliunan dolar berikutnya di Physical AI.

marsbit8m yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

marsbit8m yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

Sebuah koalisi yang terdiri dari pemimpin Katolik, kelompok yang sejalan dengan penegak hukum, dan advokat anti-penjualan manusia memperingatkan bahwa RUU CLARITY Act berpotensi melemahkan pengamanan yang digunakan untuk memerangi kejahatan yang dimungkinkan oleh crypto. Kritik ini berfokus pada ketentuan yang akan melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodial agar tidak diperlakukan seperti penyedia pengiriman uang. Perdebatan ini menyentuh salah satu pertanyaan tersulit dalam regulasi crypto: bagaimana membedakan perangkat lunak netral dari perantara keuangan. Para pendukung crypto berargumen bahwa pengembang yang menerbitkan kode non-kustodial tidak boleh diregulasi seperti bursa atau prosesor pembayaran. Sementara para pengkritik khawatir pengecualian yang terlalu luas dapat menyulitkan pelacakan keuangan ilegal. Perangkat lunak non-kustodial adalah inti dari DeFi. Arsitektur ini menciptakan tantangan penegakan hukum ketika aktor jahat menggunakan alat yang sama. Meski RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan aturan struktur pasar yang lebih jelas, penentangan ini menunjukkan bahwa perdebatan kebijakan juga menyangkut isu seperti perdagangan manusia, pengelakan sanksi, dan visibilitas bagi penegak hukum. Tekanan ini tidak berarti RUU tersebut mati, tetapi mungkin membutuhkan amandemen, perlindungan yang lebih sempit, atau persyaratan pelaporan tambahan untuk mengatasi kekhawatiran tentang celah bagi keuangan ilegal. Bagi perusahaan crypto, aturan yang lebih jelas dapat membuka investasi, namun jika RUU ini dianggap melemahkan pencegahan kejahatan, jalur politisnya bisa menjadi lebih sulit.

bitcoinist5j yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

bitcoinist5j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit9j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片