TON开发者闭门会回顾:探索TON和Telegram的广阔可能性

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-03Terakhir diperbarui pada 2024-06-03

Abstrak

TON的愿景不再是一个单纯的构想,而是逐渐具象化和扩展边界的生态力量。

原文作者:Vivi

原文来源:TON Explorer

TON开发者闭门会回顾:探索TON和Telegram的广阔可能性

亲爱的 TON 加密爱好者们,我们刚刚结束了一场精彩纷呈的 TON 上海开发者闭门会。本次大会由 TON Foundation 和 518 沙龙主办,TownSquare Labs、Kenetic、 3 WW 3 亚非拉 Web3 研究院、Tweetfi 联合协办。在这场精彩纷呈的开发者闭门会上,与会者就 TON 生态的前沿发展以及相关技术进行了深入探讨和分享。

在为期半天的会议中,多位 TON 生态的重量级嘉宾发表了演讲。

TON 生态发展

TON 基金会的 Vivi 首先进行了开场演讲。Vivi 指出,TON 与 Telegram 的原生集成使得大大降低了用户的学习成本和项目的开发周期,用户可以使用 Telegram Wallet 无缝访问 TON 生态系统中的小程序和游戏,项目可以通过方便快捷的用户界面直达用户群体。Telegram 为项目提供优质的自然流量,借助加密货币的激励,应用可以借助病毒式的传播机制在用户中进一步实现裂变。

Vivi 表示当前 TON 区块链的发展逐渐进入快车道,DAPP、游戏、社交、AI 赛道项目逐渐涌现,Pantera、Animoca 等国际资本也参与了 TON 的投资,而涉及到 TON 生态的项目和投资机构更数以百计。

TON 在上月支持了原生 USDT 稳定币,在短短 1 个月的时间,流通达到了 3 亿美元;同时,TON 上的 TVL 在一个月内增长 100% ,超过 3 亿美元。目前,TON 上的日活跃钱包达到了 500 k,而月活跃用户更是接近 4 M,这相较于其他区块链网络来说,是数量级的差距。

近期,生态项目 Notcoin 不仅在各家 CEX 上市,更是在短短几个月内就达到了 35 M 活跃用户;以及生态游戏 Catizen 也达到 10 M 用户。近期半年来,TownSquare Labs、TON xFans、TonVerse 等优质社区逐步深入 TON 生态,为生态带来活力和凝聚力。这些成就都彰显着 TON & Telegram 生态的无限潜力。

TownSquare Labs:在 TON 上构建类 Uniswap 的 AMM

紧接着,Maxwell 进行了主题为“Build Uniswap-like AMM on TON from scratch”的演讲。Maxwell 是 TownSquare Labs 的 founder,TownSquare Labs 专注于 TON 的技术构建和基础设施建设,TownSquare Labs 是 TON 基金会的深度合作伙伴,为 TON 区块链和开发者提供技术解决方案,并参与构建官方技术文档和提供开发者教育。

TON开发者闭门会回顾:探索TON和Telegram的广阔可能性

Maxwell 从第一性原理出发设计了一款基于 TON 合约模型的 DeFi 协议——Ordrswap 协议,对比了与 Uniswap 在架构和交互模式上的差异。Uniswap 使用中心化的账户结构,所有用户的资产状态都集中在几个合约中,而 Ordrswap 采用完全去中心化的账户结构,每个用户都有自己独立的合约来维护资产状态,合约数量呈 O( 3 N) 量级增长。Uniswap 的交互是原子性的,而 Ordrswap 需要异步多个交易完成,Ordrswap 的这种去中心化账户结构也带来了原子性和可组合性的挑战,中间状态的一致性处理成为开发的重点和难点。Maxwell 重点强调了在这种全异步环境下,在设计中需要在协议层面确保交易的一致性和公平性。

Maxwell 表示,在 Ordrswap 这种高度异步和并发的环境中,传统的编程语言存在局限性。他认为 TLA+ 更适合用于设计和验证分布式系统,能更好地应对并发和不确定性带来的挑战。TLA+ 是一种形式化语言,这是由图灵奖得主 Leslie Lamport 开发的,被广泛应用于云服务、硬件开发等任务关键型场景,能更好地捕捉并规避并发、同步等复杂问题,相比 FunC 和 Tact 等语言,TLA+ 能够在更高的抽象层次对系统进行建模和推理,非常适合异步系统的设计。Maxwell 认为最佳实践是先用 TLA+ 编写规范,然后再实现具体的业务代码。这种方法能有效控制并发带来的复杂性,确保协议的正确性和一致性。他认为业界应当重视 TLA+ 这样的形式化方法在加密货币协议设计中的应用。

TownSquare Labs 以此开启了一个 TON 区块链的实验性开发流程,用 TLA+  spec 早期来做形式化验证,再做实际的业务代码开发,Max 表示这是一个 “community driven from day one” 的项目,项目理念的提出代表着这一进程的开始,全流程和生命周期都是社区开放的、共建的,技术和非技术背景的都可以参与到这个“Toy Dex"的过程中来,期待最终能将它开发成一个安全、高质量和影响力的 DeFi 协议。

Kenetic Capital:TON Layer 2 架构思考

TON开发者闭门会回顾:探索TON和Telegram的广阔可能性

然后,TON xFans 的 co-founder & Kenetic Capital 的首席研究员 Liang 总结了目前的区块链扩展方案,包括 L1 方案和 L2 方案。L1 扩容常用方案为分片,而 L2 方案包括状态通道、侧链/子链、Rollup(Optimistic Rollup 和 ZK-Rollup)。不同方案权衡了可扩展性、安全性和去中心化程度。

Liang 还指出 L2 架构同样适用于 TON,其可以降低 gas 费用,为项目方和用户提供更低成本,还可以实现更高的吞吐量和性能,避免单一项目可能会拖慢整条链。最重要的是 L2 解决方案能够促进生态系统发展:支持无缝迁移以太坊应用,降低开发者学习曲线。

Liang 还开发了类似于 Pandora 的 TRC 404 协议,将应用在 Kenetic Capital 所投资的 TON Layer 2 扩展方案——Atlas Protocol 上。

3 WW 3 :亚非拉 X TON&TG 的巨大机会

TON开发者闭门会回顾:探索TON和Telegram的广阔可能性最后, 3 WW 3 亚非拉 Web3 研究院的 co-founder——左罗 zoroo.ton 表示,研究院专注亚非拉地区的加密生态研究,该地区拥有 70 亿人口,是巨大的潜在加密用户市场。当地互联网和智能手机普及率高,但金融服务落后,为加密货币进入带来机遇。华人在互联网行业实力强,可将优势与亚非拉市场结合。

左罗还从四个角度讲述了亚非拉加密市场与 Telegram 的契合:

1. Telegram 拥有大量来自亚非拉国家的用户,为聚合亚非拉用户并导入 Web3 提供了良机;
2. Telegram 将成为项目方突破传统中心化交易所,实现用户大规模增长和真正 Mass Adoption 的渠道;
3. Telegram*亚非拉为 Web3 提供了广阔用户群,克服了 Web3 项目缺乏多元化用户的困境,是创造技术和金融外第三类新场景的良好平台;
4. 类 UBI(Universal Basic Income)赛道的产品为 Telegram 上的 Web3 项目提供了借鉴,这类产品具有大量流量和持久留存的特点。

3 WW 3 还孵化了 Yescoin,通过创新产品体验和社区运营,在 Telegram 上迅速积累近千万用户,覆盖 200 多个国家和地区。这充分体现了 Telegram 在亚非拉新兴市场用户导入 Web3 方面的巨大潜力。

此次大会汇聚了众多 Web3 领域的开发者、从业者和投资者,大家的热情远超我们的期待。TON 已成为 Web3 领域不可忽视的引力场,会场座无虚席的盛况,处处彰显着 TON 为加密带来的蓬勃生机。TON 的愿景也不再是一个单纯的构想,而是逐渐具象化和扩展边界的生态力量。

感谢所有的参会人员,让我们坚持初心,怀揣这份激情与共识,共建 TON 的美好未来!

Bacaan Terkait

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

Pada saat mendekati penawaran umum perdana (IPO), OpenAI terus dilaporkan mengalami krisis keuangan, menambah ketidakpastian pada "taruhan triliunan" baru Masayoshi Son. OpenAI dikabarkan mencatat kerugian bersih sekitar $85 miliar hingga kuartal pertama 2026, dengan biaya pendapatan mencapai $35 miliar. Sebelumnya, juga beredar laporan bahwa pendapatan OpenAI tahun 2025 adalah $131 miliar dengan kerugian $385 miliar. Angka-angka ini langsung berdampak pada visi Son yang meyakini OpenAI bisa menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di dunia, dengan valuasi saat ini sekitar $850 miliar. SoftBank telah terikat dalam dengan memegang sekitar 13% saham OpenAI. Jika OpenAI berhasil IPO dengan valuasi triliunan dolar, ini akan menjadi pencapaian legendaris kedua bagi Son. Namun, sebelum kepastian IPO OpenAI, Son sudah memulai "taruhan triliunan" berikutnya. Ia menyatakan bahwa Physical AI dan robot humanoid akan menjadi ladang emas berikutnya bagi perusahaan bernilai triliunan dolar. Untuk itu, SoftBank dilaporkan sedang membentuk perusahaan bernama "Roze" di AS yang menggabungkan aset AI dan robotik, dengan target IPO pada paruh kedua 2026 dan valuasi $100 miliar. Son berani terus bertaruh karena telah merasakan manisnya investasi di AI. Kembalinya Son sebagai orang terkaya Asia, meski singkat, dan melonjaknya harga saham SoftBank didorong oleh investasi besar di OpenAI. SoftBank diperkirakan telah menginvestasikan total $64,6 miliar di OpenAI. Namun, tekanan juga muncul karena ketergantungan yang besar pada OpenAI dan persaingan ketat dari perusahaan seperti Anthropic yang sudah lebih dulu mengajukan dokumen IPO. Di sisi lain, Son telah lama menyiapkan langkah di Physical AI dan robot humanoid, dengan berbagai akuisisi dan investasi selama lebih dari satu dekade. Kini, ia berambisi membangun kawasan industri bernilai $1 triliun di AS untuk produksi robot humanoid skala besar. Latar belakang ambisi triliunan dolar Son berasal dari janjinya pada 2017 kepada Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi untuk memberikan imbal hasil $1 triliun atas investasi $100 miliar. Janji ini belum terpenuhi, mendorong Son untuk terus mencari kemenangan besar melalui AI. Roze dirancang sebagai platform infrastruktur AI yang mencakup pusat data, chip, dan robotika, merealisasikan konsep Physical AI Son. Namun, rencana IPO Roze menghadapi skeptisisme internal mengenai valuasi dan waktu yang ambisius. Selain itu, pasar robot humanoid masih dianggap belum matang secara komersial dibandingkan model AI besar, dengan valuasi yang jauh lebih rendah dan tantangan integrasi serta implementasi di dunia fisik. Son, yang pernah menunggu lama untuk kesuksesan Alibaba dan Arm, mungkin harus kembali bersabar untuk mewujudkan visi triliunan dolar berikutnya di Physical AI.

marsbit4m yang lalu

Taruhan Triliun Baru Son Masayoshi

marsbit4m yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

Sebuah koalisi yang terdiri dari pemimpin Katolik, kelompok yang sejalan dengan penegak hukum, dan advokat anti-penjualan manusia memperingatkan bahwa RUU CLARITY Act berpotensi melemahkan pengamanan yang digunakan untuk memerangi kejahatan yang dimungkinkan oleh crypto. Kritik ini berfokus pada ketentuan yang akan melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodial agar tidak diperlakukan seperti penyedia pengiriman uang. Perdebatan ini menyentuh salah satu pertanyaan tersulit dalam regulasi crypto: bagaimana membedakan perangkat lunak netral dari perantara keuangan. Para pendukung crypto berargumen bahwa pengembang yang menerbitkan kode non-kustodial tidak boleh diregulasi seperti bursa atau prosesor pembayaran. Sementara para pengkritik khawatir pengecualian yang terlalu luas dapat menyulitkan pelacakan keuangan ilegal. Perangkat lunak non-kustodial adalah inti dari DeFi. Arsitektur ini menciptakan tantangan penegakan hukum ketika aktor jahat menggunakan alat yang sama. Meski RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan aturan struktur pasar yang lebih jelas, penentangan ini menunjukkan bahwa perdebatan kebijakan juga menyangkut isu seperti perdagangan manusia, pengelakan sanksi, dan visibilitas bagi penegak hukum. Tekanan ini tidak berarti RUU tersebut mati, tetapi mungkin membutuhkan amandemen, perlindungan yang lebih sempit, atau persyaratan pelaporan tambahan untuk mengatasi kekhawatiran tentang celah bagi keuangan ilegal. Bagi perusahaan crypto, aturan yang lebih jelas dapat membuka investasi, namun jika RUU ini dianggap melemahkan pencegahan kejahatan, jalur politisnya bisa menjadi lebih sulit.

bitcoinist5j yang lalu

Kelompok Katolik dan Penegak Hukum Peringatkan UU CLARITY Dapat Melemahkan Pengamanan Kejahatan Kripto

bitcoinist5j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit8j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit8j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片