Kaspa Killer BlockDAG’s X1 App Is the Ultimate Crypto Mining Machine; Stuns Top Crypto Analysts Amid GRT Token Price Update

cryptodailyDipublikasikan tanggal 2024-05-21Terakhir diperbarui pada 2024-05-26

Table of Contents

As the cryptocurrency market evolves, The Graph, Kaspa, and BlockDAG are capturing investor attention. The Graph’s GRT token has surged past a $1 billion market cap, driven by AI-related growth. Kaspa’s innovative BlockDAG architecture addresses scalability, pushing its market cap close to $3 billion. However, BlockDAG is emerging as the superior choice. With its advanced roadmap, upcoming mainnet launch, and user-friendly X1 mining app, BlockDAG offers unmatched scalability, security, and potential returns, making it the most compelling investment opportunity.

GRT Token Rebounds to Over $1 Billion Market Cap

The Graph’s GRT token has bounced back, surpassing a $1 billion market capitalization, driven by significant ecosystem growth in late 2022. Trading at around 13 cents, GRT is up 55% over the past week.. The platform’s revenue comes from inflationary indexing rewards and query fees, which saw a 66% increase in the fourth quarter of 2022.

Analysts link GRT’s rally to the surge in AI-related tokens, influenced by the ChatGPT effect. The Graph is currently ranked as the leading AI and big data crypto project on CoinMarketCap. GRT’s recent performance and AI connections make it an attractive option for investors seeking a promising opportunity.

Kaspa: The Altcoin Revolutionizing Blockchain Efficiency

Kaspa (KAS) is rapidly becoming a top altcoin due to its innovative BlockDAG architecture, which effectively addresses scalability issues. Its unique GHOSTDAG protocol enables faster transaction processing and enhanced scalability, making it ideal for high-throughput applications and micropayments..

Kaspa’s market performance has been impressive, with a 480% price increase over the past year, driven largely by gains in Q1 2024. The market cap has surged to nearly $3 billion, reflecting growing investor interest. With bullish long-term sentiment, Kaspa is poised for a potential rally above the $0.18 resistance in Q2, making it a promising investment opportunity.

Is BlockDAG Truly The Kaspa Killer? Roadmap Reveals Promising Future

BlockDAG has unveiled an updated roadmap highlighting significant advancements to achieve a $30 valuation by 2030. The roadmap includes a forthcoming mainnet launch and the BlockDAG Explorer and X1 mining app development over the next eight weeks to enhance user experience and functionality.

The X1 app is crafted for simplicity, boasting an easy sign-up process and an intuitive interface that improves the mining experience. It offers a unique feature where users can enhance their mining capabilities by tapping a lightning icon every 24 hours. Combined with a robust referral program, this feature allows users to significantly boost their earnings by inviting others to join using a unique personal code.

The initial phase focuses on designing a user-friendly wireframe and UI, making the mining process accessible. This will be followed by an intuitive onboarding strategy to ensure new users can start seamlessly.

BlockDAG’s hybrid architecture tackles the blockchain trilemma by providing security, scalability, and decentralization. It supports a high transaction throughput of 10,000-15,000 TPS at minimal costs. With $32.8 million raised in presale, BlockDAG shows the potential for a 30,000X ROI. Since the presale began, BlockDAG’s coin price has surged by 850%, from $0.001 to $0.009 across 15 batches, making it an attractive investment opportunity.

Takeaway

While The Graph and Kaspa offer notable advancements, BlockDAG’s technological superiority and strategic development make it the standout investment. Its hybrid architecture ensures high transaction throughput and minimal costs, while the X1 mining app enhances user engagement. With significant presale success and a potential 30,000X ROI, BlockDAG demonstrates unparalleled growth potential. For investors seeking substantial returns and innovative solutions, BlockDAG is the clear leader in the evolving cryptocurrency landscape.

Join BlockDAG Presale Now:

  • Website: https://blockdag.network
  • Presale: https://purchase.blockdag.network
  • Telegram: https://t.me/blockDAGnetworkOfficial
  • Discord: https://discord.gg/Q7BxghMVyu

Disclaimer: TheNewsCrypto does not endorse any content on this page. The content depicted in this press release does not represent any investment advice. TheNewsCrypto recommend our readers to make decisions based on their own research. TheNewsCrypto is not accountable for any damage or loss related to content, products, or services stated in this press release.

Disclaimer: This article is provided for informational purposes only. It is not offered or intended to be used as legal, tax, investment, financial, or other advice.

Read on TheNewsCrypto Investment Disclaimer

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

Putri Jensen Huang, Madison Huang (Huang Minshan), baru-baru ini muncul di Beijing untuk menghadiri World Robot Conference 2026. Sebagai Senior Director of Product and Technical Marketing untuk Platform Fisik AI di Nvidia, dengan gaji sekitar $1,2 juta per tahun, kunjungannya berfokus pada ekosistem robot China. Dia mengunjungi booth perusahaan seperti Yuejiang, Guanglun Zhineng, Ubtech, dan JD.com, menyaksikan demo robot dan mengeksplorasi kemajuan dalam simulasi fisik, pengumpulan data, dan pelatihan. Yang menarik, karir Madison tidak dimulai di teknologi. Awalnya dia mempelajari seni kuliner, bekerja sebagai koki, dan juga di LVMH sebelum beralih ke dunia AI. Dia bergabung dengan Nvidia sebagai magang pada 2020 setelah mengambil kursus AI dan MBA, dan naik pangkat dengan cepat. Kakaknya, Spencer, juga memiliki jalur tidak biasa, sebelumnya membuka bar koktail sebelum akhirnya bergabung dengan Nvidia di bidang perangkat lunak robotika. Kunjungan Madison mencerminkan betapa panasnya industri robot China saat ini. Konferensi ini menampilkan ribuan produk, dan perusahaan seperti Unitree baru saja melantai di bursa, dengan banyak startup lainnya dalam antrean IPO. Industri bergerak melampaui demonstrasi fisik menuju pengembangan "otak" atau kecerdasan robot, di mana kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dalam lingkungan baru menjadi kunci. China, dengan basis manufaktur dan skenario aplikasi industrinya yang luas, menjadi medan uji dan arena persaingan yang penting untuk gelombang AI Fisik berikutnya yang didorong Nvidia.

marsbit2j yang lalu

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

marsbit2j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

Pada 19 Agustus, perusahaan robot humanoid pertama di pasar saham A China, Unitree Robotics, resmi melantai di bursa. Yin Fangming, investor awal yang memberi pendanaan angel pertama sebesar 2 juta yuan (sekitar 15% saham) kepada pendiri Wang Xingxing pada 2016 ketika Unitree kesulitan dana, kini menuai hasil investasinya. Perhitungan berdasarkan harga IPO menunjukkan, total pengembalian investasinya mencapai sekitar 280 juta yuan, atau 140 kali lipat. Namun, Yin Fangming bukan hanya investor sukses. Ia juga pernah menjadi co-founder ROOBO, perusahaan robot AI yang sempat mendapat pendanaan besar namun akhirnya menghadapi tantangan bisnis. Pengalamannya sebagai entrepreneur di bidang hardware robot membantunya mengenali potensi Unitree yang mengutamakan penelitian mandiri dan kontrol biaya hardware. Selain Unitree, Yin aktif berinvestasi di bidang energi dan aerospace. Namun, langkah terbaru dan terpentingnya adalah menjadi Chairman Galaxy General Intelligence (Galaxy通用), unicorn kecerdasan embodied yang didirikan 2023 dan telah mendapat pendanaan lebih dari 6,96 miliar yuan. Penunjukannya sebagai Chairman mengindikasikan keterlibatan mendalam dalam strategi perusahaan, tidak sekadar sebagai investor. Perubahan besar dalam manajemen Galaxy通用 ini juga dikabarkan sebagai persiapan untuk langkah kapital berikutnya. Dengan latar belakang karir di industri telepon seluler dan internet mobile (seperti di Sougou dan 360), Yin terkenal karena kemampuannya membaca tren teknologi berikutnya. Ia meninggalkan puncak karir di internet mobile untuk merintis usaha di bidang AI, meyakini itulah masa depan dekade berikutnya. Meski rendah profil dan menolak wawancara, pesannya jelas: mendukung entrepreneur robot berbakat seperti Wang Xingxing.

marsbit2j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

marsbit2j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

**Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Belum Tentu Aman** Insiden pencurian dompet keras Coldcard yang menyebabkan kerugian lebih dari $100 juta mengungkap kesalahpahaman umum dalam komunitas Bitcoin: kode yang terbuka (source available) tidak sama dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source/FOSS) yang aman. Coldcard menggunakan lisensi MIT dengan klausa tambahan yang membatasi penggunaan komersial, menjadikannya "source available" tetapi bukan open source sepenuhnya. Hal ini mengurangi insentif bagi pihak ketiga untuk mengaudit kodenya secara mendalam. Bug kritis dalam pustaka `libngu` tetap tak terdeteksi selama sekitar lima tahun karena kurangnya tinjauan eksternal, meskipun kodenya dapat diakses publik. Prinsip open source menekankan empat kebebasan pengguna, termasuk hak untuk mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang kode. Namun, keamanan sejati tidak otomatis tercipta hanya dengan membuka kode; keamanan membutuhkan insentif ekonomi dan upaya kolektif untuk memverifikasi. Proyek seperti Bitcoin Core menunjukkan praktik terbaik di mana pengembangan transparan dan tinjauan sejawat yang ketat membangun kepercayaan. Insiden ini menyoroti "tragedi kepemilikan bersama" di mana setiap pengguna mengandalkan orang lain untuk mengaudit, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Dalam ekosistem bernilai tinggi seperti Bitcoin, pilihan lisensi yang membatasi dapat mengurangi pool auditor potensial, menggeser tanggung jawab ke perusahaan itu sendiri. Perkembangan AI mengubah lanskap ini. Proyek Bitcoin Red Team menunjukkan bahwa AI dapat membantu peninjauan kode secara masif. Namun, AI juga membanjiri pemelihara proyek dengan kode yang dihasilkan otomatis, meningkatkan beban verifikasi. Keunggulan keamanan melalui ketidakjelasan (security through obscurity) pada kode tertutup juga semakin terkikis oleh kemampuan AI. Kesimpulannya, visibilitas kode hanyalah langkah pertama. Keamanan yang sebenarnya dalam keuangan digital memerlukan model lisensi yang mendorong insentif audit, budaya pengembangan yang transparan, dan mungkin, adopsi alat bantu AI untuk analisis yang lebih komprehensif. Hanya proyek yang diaudit dengan baik yang dapat bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif dan penuh tekanan ini.

marsbit2j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli GRT

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian The Graph (GRT) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli The Graph (GRT) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan The Graph (GRT) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan The Graph (GRT) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading The Graph (GRT)Lakukan trading The Graph (GRT) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

402 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli GRT

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga GRT (GRT) disajikan di bawah ini.

活动图片