JST Digital & Stablecoin Standard Partner on Creation of Liquidity & Regulatory Compliance Standards for Stablecoins

cryptodailyDipublikasikan tanggal 2024-04-02Terakhir diperbarui pada 2024-04-09

Table of Contents

[PRESS RELEASE – New York, United States, April 9th, 2024]

JST Digital (“the Company” or “JST”), a global financial services firm specializing in digital assets, today announced that it has joined the Stablecoin Standard, the industry body for stablecoin issuers globally, to help establish international standards for high-quality liquid stablecoins.

Scott Freeman, Co-Founder & Partner at JST Digital, commented on joining the Stablecoin Standard, “We believe stablecoins are one of the most promising use cases for digital assets and industry standards that are on par with the ones seen in traditional finance are needed to accelerate the adoption of this revolutionary technology by the global financial system.”

As a leading market maker, trading, and financial services firm in the digital asset space, the team at JST Digital has extensive experience working with a variety of stablecoins across various blockchains and plans to bring that perspective to the council. The JST team believes we are still early in the global adoption of stablecoins and is excited to participate in this opportunity to expand the ecosystem.

Christian Walker, Chairman & Co-Founder of Stablecoin Standard, commented on JST Digital joining the council, “The team at JST Digital’s decades of experience trading both traditional financial & digital assets, coupled with their focus on regulatory compliance provides Stablecoin Standard with another unique and important perspective as we develop guiding principles that can be endorsed by the entire industry. We appreciate JST’s championing of a global set of industry standards, and support of our work in being the hub for stablecoin best practices globally.”

The JST Digital team has decades of financial regulatory experience they can leverage in the creation of regulatory-compliant stablecoin standards, including expertise from the former Chief Compliance Officer of the New York Federal Reserve and JST Digital’s Global Head of Regulatory Affairs & Integrity, Martin C. Grant.

Grant noted: “We maintain a constant dialogue with global regulators and industry participants to work towards sound standards and policies. From my years at the Fed, I know how important industry groups are to Regulators in helping shape fair and orderly markets.”

About Stablecoin Standard

Stablecoin standard the industry body for stablecoin issuers globally, focused on real world applications for stablecoins. We share international best practices, business development use cases, industry led working groups, define what a high-quality liquid stablecoin should look like, and engage with policymakers domestically & internationally.

To learn more, users can visit: https://stablecoinstandard.com/

About JST Digital

JST Digital is a crypto-native financial services firm specializing in market making, quantitative trading and digital asset management. The partners of JST have all spent over twenty years in traditional financial services. They entered the crypto markets as early as 2014, when they began to make markets for one of the early blockchain projects. Leveraging that experience, JST was launched in 2018 to provide a full suite of traditional financial services to institutions in the digital asset market.

For more information about JST Digital, users can visit: https://jstdigital.io/

Stablecoin Standard Media Contact: [email protected]

The post JST Digital & Stablecoin Standard Partner on Creation of Liquidity & Regulatory Compliance Standards for Stablecoins appeared first on CryptoPotato.

Disclaimer: This article is provided for informational purposes only. It is not offered or intended to be used as legal, tax, investment, financial, or other advice.

Read on CryptoPotato Investment Disclaimer

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

Bitcoin pada Agustus, menurut para analis, kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan. Setelah pemulihan di bulan Juli, pasar tampaknya belum siap untuk pertumbuhan berkelanjutan, dengan risiko penurunan di bawah $60.000 masih ada. Pada akhir Juli, bitcoin diperdagangkan sekitar $63.500, turun sekitar 50% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025. Para ahli menyebut kombinasi kondisi makroekonomi yang sulit sebagai faktor penekan, termasuk suku bunga tinggi di AS, inflasi yang tetap tinggi, dan dolar AS yang kuat. Tingkat bunga yang tinggi membuat instrumen pendapatan tetap lebih menarik, sehingga mengalihkan modal dari aset berisiko seperti kripto. Selain itu, aliran keluar bersih dari ETF berbasis bitcoin pada paruh pertama tahun ini menandakan lemahnya permintaan kelembagaan saat ini. Secara historis, Agustus bukanlah bulan yang kuat untuk pasar kripto. Secara teknis, bitcoin terus bergerak dalam kisaran sempit $60.000–$65.000. Para analis memberikan beberapa skenario untuk bulan ini: skenario dasar adalah pergerakan dalam kisaran $58.000–$68.000 (probabilitas 50%), skenario negatif adalah penurunan ke $50.000–$55.000 (probabilitas 30%), dan skenario positif adalah kenaikan ke $71.000–$75.000 (probabilitas 20%). Saran untuk investor adalah fokus pada akumulasi bertahap pada level saat ini untuk jangka panjang, karena harga dianggap menarik. Namun, kewaspadaan diperlukan terhadap potensi penurunan jangka pendek di bawah $60.000. Pergerakan yang lebih signifikan kemungkinan baru akan terjadi pada kuartal IV tahun ini. Faktor kunci yang perlu dipantau meliputi keputusan suku bunga Fed, inflasi, dinamika ETF, dan minat terhadap aset berisiko.

cryptonews.ru56m yang lalu

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

cryptonews.ru56m yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

Dompet perangkat keras Coldcard berhasil diretas: peretas menarik 594 bitcoin dalam 25 menit. Insiden ini merusak reputasi dompet perangkat keras sebagai metode penyimpanan mata uang digital teraman. Pada 30 Juli 2026, penyerang berhasil menarik 594,5 BTC (sekitar $40 juta) dari 500 alamat. Akar masalahnya adalah bug perangkat lunak yang tak terdeteksi selama lima tahun. Kesalahan pengetikan dalam sebuah makro secara tidak sengaja menonaktifkan fungsi chip khusus untuk menghasilkan angka acak yang benar-benar aman di dompet Coldcard sejak Maret 2021. Alih-alih, perangkat menghasilkan kunci berdasarkan data yang dapat diprediksi, seperti nomor seri prosesor dan waktu sistem, sehingga sangat mengurangi keamanan kriptografinya. Peretas tidak memerlukan akses fisik. Mereka hanya perlu memahami parameter generator yang bermasalah ini dan melakukan pencarian brute-force secara offline untuk menghasilkan kemungkinan frasa seed, menemukan alamat dengan saldo di blockchain publik, dan menandatangani transaksi penarikan. Perusahaan di balik Coldcard, Coinkite, awalnya menyatakan versi baru tidak rentan, tetapi kemudian mengakui semua perangkat yang menjalankan firmware yang terpengaruh berisiko. CEO mereka meminta maaf namun mengecualikan kompensasi finansial kepada korban. Pemilik yang terdampak harus segera: 1. Memperbarui firmware ke versi aman (4.2.0 untuk Mk3, 5.6.0 untuk Mk4/Mk5, atau 1.5.0Q untuk model Q). 2. Menghasilkan frasa seed baru yang benar-benar acak pada perangkat yang telah diperbarui. 3. Memindahkan semua dana ke alamat baru yang dibuat dari frasa seed tersebut. Penggunaan frasa sandi BIP-39 dapat membantu, tetapi tidak menggantikan kebutuhan membuat kunci baru. Insiden ini menyoroti bahwa bahkan perangkat keras khusus memerlukan audit kode independen yang berkelanjutan, terutama untuk fungsi kriptografi. Beberapa lanalisis, termasuk dari Galaxy Research, memperkirakan total dana yang dicuri bisa mencapai 1.000 BTC. Kasus ini mengingatkan pada insiden serupa di masa lalu, seperti bug OpenSSL di Debian, dan mempertanyakan apakah audit otomatis oleh AI dapat sepenuhnya menggantikan tinjauan manusia pada kode kritis.

cryptonews.ru57m yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

cryptonews.ru57m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli JST

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian JUST (JST) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli JUST (JST) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan JUST (JST) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan JUST (JST) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading JUST (JST)Lakukan trading JUST (JST) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

504 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli JST

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga JST (JST) disajikan di bawah ini.

活动图片