Digital Pound Legislation Will Provide Protections to Privacy and Control, Govt Says

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-01-24Terakhir diperbarui pada 2024-01-25

Abstrak

Many respondents to the digital pound consultation said that they had concerns about privacy and control.

The U.K. government has said it will ensure that future legislation that comes out for a digital pound will provide protections to privacy and control of money in its consultation response on Thursday.

The consultation on a central bank digital currency (CBDC) was conducted by the government’s finance ministry alongside the Bank of England, and concluded in June. It received over 50,000 responses. A chief concern in the consultation was privacy and control of money.

16.9K

Countries around the world are exploring the benefits of CBDCs , with Nigeria and the Bahamas being among the first countries to issue them. Major economies like the European Union and China are also running investigations or tests.

Advertisement
Advertisement

Bacaan Terkait

Kepanikan di Salah Satu Dompet Kripto Paling Populer: Beberapa Pengguna Bisa Berada dalam Bahaya

Pembuat dompet keras Trezor mengumumkan bahwa kebocoran data terjadi pada penyedia layanan logistik pihak ketiga, yang mengakibatkan informasi pesanan ribuan pelanggan bocor. Perusahaan menekankan bahwa sistem internal dan dompet kerasnya sendiri tidak terdampak oleh insiden ini, namun memperingatkan pengguna akan potensi serangan phishing. Kebocoran data ini memengaruhi pelanggan baru yang menerima pesanan dalam 90 hari sebelum 8 Agustus 2026, terutama di negara-negara seperti AS, Inggris, Swedia, Kolombia, Brasil, Italia, dan Portugal. Sebanyak 11.742 data pelanggan terbuka sepenuhnya dan 1.947 lainnya terbuka sebagian, dengan total lebih dari 13.000 pelanggan terdampak. Informasi yang bocor mencakup nama depan dan belakang, alamat pengiriman, nomor telepon, serta alamat email. Trezor menjelaskan bahwa kebocoran terjadi di infrastruktur pihak ketiga, bukan di sistem mereka, dan dampaknya dibatasi oleh kebijakan penyimpanan data hanya 90 hari. Semua pelanggan yang terdampak telah diberitahu via email. Meski dompet, sistem perusahaan, dan informasi rahasia seperti kunci akses aset kripto aman, data pribadi yang bocor dapat digunakan penjahat untuk kampanye phishing yang lebih meyakinkan dan terarah. Oleh karena itu, Trezor mendesak pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan mencurigakan yang mengatasnamakan perusahaan atau layanan kripto lainnya. Perusahaan mengingatkan agar pengguna tidak pernah memasukkan cadangan dompet atau kata kunci pemulihan di situs web mana pun, serta tidak membagikan informasi tersebut kepada siapa pun.

cryptonews.ru1j yang lalu

Kepanikan di Salah Satu Dompet Kripto Paling Populer: Beberapa Pengguna Bisa Berada dalam Bahaya

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片