比特币算力下降约1/3,背后竟是极端天气的锅

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-01-18Terakhir diperbarui pada 2024-01-18

Abstrak

寒潮不只影响实体经济,也在克扣矿工收入。

原创 | Odaily星球日报

作者 | loopy

比特币算力下降约1/3,背后竟是极端天气的锅

近日,比特币挖矿算力正在快速下降。目前,比特币挖矿算力正徘徊在 440 EH/s 附近,而最低一度跌至约 414 EH/s。在过去的几天内,比特币算力较近期前高跌去了约三分之一。

比特币算力下降约1/3,背后竟是极端天气的锅

(图片来源:coinwarz)

而行业参与者来说,算力的下跌,又将如何影响加密市场(比特币成本价)呢?

美国寒潮来袭,能源短缺危及矿工

1 月 15 日,德克萨斯电力可靠性委员会(ERCOT)就公开发布警告,由于持续寒冷的气温、破纪录的电力需求以及反常的风力,预计电力供应水平将较低。ERCOT 要求德克萨斯州的企业和居民在安全的情况下节约用电。他们同时提出预告,表示可能会出现局部性停电。

极端天气的出现对电网构成考验。在低温之下,短缺的供应和激增的需求,推动了电价的上扬。

根据 LSEG 的数据,电力公司“宾夕法尼亚-新泽西-马里兰互联西部中心(PJM West Hub)”的数据显示,电力价格在寒潮之中将从平时每兆瓦时(MWh)约 35 美元的价格,跃升至最高 158 美元左右。电力价格将创下 2022 年 12 月以来的最高水平。

高昂的电力价格也让比特币挖矿成本激增。而目前,美国是世界比特币算力最为集中、密集的地区。因此,这场寒潮所引发的电力价格波动,极大的影响着矿工们的生产。

以美国最大矿池 Foundry USA 为例,该矿池的 hashrate 一度从平日的约 150 EH/s 下降到最低的 77 EH/s。同样位于美国的矿企 Luxor 也受到了影响。

本次寒潮影响,以德克萨斯(加密挖矿重镇)最为严重。著名的加密矿企 Marathon Digital 也出现了算力下降。

Marathon Digital 的高管对媒体表示,目前诸多矿工都已关闭了他们的部分矿机,削减运营成本,“包括 Marathon 在内的德州大量矿工都在过去几天里减少了运营量,我们减少电力消耗以在当前的寒潮爆发期间支持德州电网和居民用电。在危机时期,德州矿工的能源负荷可以在短短几分钟内就被释放,以此为其他人腾出出能源供应。这也是过去几天内我们所看到的。”

而这种情况并非首次出现,这也是 PJM West Hub 自 2022 年 12 月以来最高的电力次日价格,当时该价格曾高达到每兆瓦时 179 美元。作为参考, 2023 年的平均价格为 37 美元, 2018 年至 2022 年平均 42 美元。

TheMinerMag 的报道显示,矿工们的大撤退释放了约 4 吉瓦(gigawatts)的电力。

2022 寒潮再现?矿工过得还好吗?

2022 年 12 月,一场名为“埃利奥特”(Elliott)的大规模寒潮将天然气的使用量推至历史最高水平,并导致美国东半部的一些电力和天然气系统崩溃。由此引发的数十家发电厂关闭,以及创下历史新高的电力水平,曾一度危及到全美的比特币矿业。

彼时,德州电费飙升超过 400% 。12 月底,BTC 算力跌至 156 EH/s,算力跌至全年最低谷。

而今年寒潮的再度来袭,让人们不禁回想起那个被寒冷支配的冬天。

若我们将视野放向较大的时间周期,矿工们的收益的确在随着 ETF 效应的消失而逐渐下降。

比特币算力下降约1/3,背后竟是极端天气的锅

近一个月以来,矿工的哈希率价值,即每单位算力产出的美元收益,已经下跌了约 30% 。

BRC-20 带来的铭文热潮,一度给矿工带来了极高的手续费收入。而目前铭文的高热度告一段落,矿工手续费也在不断降低。

比特币算力下降约1/3,背后竟是极端天气的锅

BTC.com 数据显示,昨日比特币全网手续费约为 104.6 BTC,较三日前(219 BTC)下降约 52% 。

伴随着算力的降低,BTC 挖矿难度也将迎来罕见的下调。BTC.com 数据显示,比特币全网难度当前为 73.2 T,预计 2 天后进行下次调整,预测将调整为 70.92 T 的难度。

尽管本次暴风雪的来袭,仅仅是短时间内的影响。但随着比特币减半周期的逐渐临近,矿企和矿工们所面临的压力,将进一步增加。目前距离减半已不足百日,预计减半后每个比特币的平均生产成本为 37, 856 美元。大多数矿商将面临销售和行政支出的成本的挑战,预计其盈亏平衡点约在 4 万美元。

以目前的币价和市场预期来看,矿企的盈利并无压力,但利润率的下滑或将在所难免。

Bacaan Terkait

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

NVIDIA akan meluncurkan CPU Vera berbasis Arm ke pasar Tiongkok pada Agustus, dengan harga per unit melebihi US$20.000. Langkah ini memicu pertanyaan kritis di Tiongkok: apakah ketergantungan pada arsitektur x86 dan Arm dalam infrastruktur AI harus terus berlanjut? RISC-V muncul sebagai jawaban potensial. Artikel ini membahas perjalanan RISC-V Tiongkok dari segmen embedded ke komputasi kinerja tinggi (HPC) dan AI. Dijelaskan "segitiga mustahil" industri CPU—kemakmuran, kendali, dan kemandirian—di mana RISC-V dipandang sebagai satu-satunya jalur yang dapat mencapai ketiganya secara bersamaan berkat sifatnya yang terbuka, modular, dan standar internasional. Dorongan utama di Tiongkok berasal dari kombinasi permintaan AI yang meledak, pembatasan ekspor chip yang memperketat pasokan, potensi pengurangan biaya struktural melalui open-source, serta dukungan kebijakan pemerintah. Beberapa tim Tiongkok telah berhasil mencapai atau melampaui tolok ukur performa kunci, seperti skor SPECint 15 per GHz, dan mengembangkan subsistem komputasi lengkap termasuk jaringan on-chip (NoC) yang koheren. Namun, tantangan besar tetap ada. Fragmentasi ekosistem akibat instruksi kustom, kesenjangan dalam rantai alat EDA dan verifikasi, serta kebutuhan untuk mengejar efisiensi dan kinerja inti tunggal adalah beberapa rintangan nyata. Meski produk server RISC-V yang patuh pada standar RVA23 telah ada, jalan menuju paritas penuh dengan x86 dan Arm di data center masih panjang. Kesimpulannya, RISC-V menawarkan jalur mandiri bagi Tiongkok dalam komputasi kinerja tinggi. Meski belum dapat menggantikan solusi seperti NVIDIA Vera dalam waktu dekat, fokusnya adalah membangun fondasi untuk kemandirian jangka panjang, memastikan Tiongkok tidak lagi sepenuhnya bergantung pada arsitektur pihak asing di masa depan.

marsbit4j yang lalu

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

marsbit4j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

Artikel ini membahas pengalaman penulis menggunakan panel taruhan buatannya sendiri di Polymarket, platform prediksi berbasis blockchain. Meski panel tersebut membantu menghasilkan keuntungan sekitar 30% dari modal $1600 dalam beberapa minggu, penulis menekankan bahwa Polymarket bukanlah tempat yang ideal untuk mencari peluang arbitrase yang mudah dan aman. Penulis menjelaskan panelnya yang terdiri dari dua bagian utama: "Dasbor Portofolio" untuk memantau posisi terbuka dengan fitur manajemen risiko, dan "Pemantauan Peluang" sebagai watchlist. Panel ini dirancang untuk mengubah keputusan taruhan yang subjektif menjadi kerangka kerja yang lebih terstruktur dan terkendali. Poin kunci dari artikel ini adalah analisis tentang jebakan ekspektasi matematis di Polymarket. Di sini, meskipun suatu taruhan tampak memiliki ekspektasi positif, risiko kehilangan seluruh modal (100%) dalam satu perdagangan tetap ada. Oleh karena itu, penulis menerapkan prinsip diversifikasi dan manajemen posisi ketat dengan membagi taruhan menjadi tiga tingkatan (T1, T2, T3) berdasarkan keyakinan dan waktu penyelesaian, serta membatasi eksposur per taruhan dan per tema. Kesimpulan penulis adalah bahwa peluang di Polymarket lebih bergantung pada perbedaan informasi dan diversifikasi portofolio yang cermat, bukan pada arbitrase bebas risiko. Setiap taruhan memiliki risiko tinggi berupa kehilangan seluruh modal. Platform ini lebih cocok digunakan sebagai alat pelatihan untuk menguji ketajaman analisis terhadap peristiwa dunia, dengan disiplin manajemen risiko yang ketat untuk menghindari kerugian besar.

marsbit7j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

marsbit7j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

Notion telah berkembang dari alat catatan sederhana menjadi platform kolaborasi global dengan lebih dari 100 juta pengguna. Kesuksesannya didorong oleh tiga roda pertumbuhan yang saling terkait. **Pertama, Product-Led Growth (PLG):** Produk yang mudah digunakan dan gratis memungkinkan pengguna merasakan nilainya dengan cepat, sementara fitur berbagi dan kolaborasi menciptakan penyebaran alami. **Kedua, Ekonomi Template:** Template yang dibuat oleh pengguna dan kreator mengubah kemampuan abstrak Notion menjadi solusi praktis, mengurangi hambatan bagi pengguna baru dan membuka berbagai skenario penggunaan. **Ketiga, Komunitas:** Komunitas pengguna yang kuat berfungsi sebagai jaringan pertumbuhan terdesentralisasi, memproduksi tutorial, studi kasus, dan konten lokal, memperkuat identitas merek dan mendorong adopsi global. Perjalanan Notion dimulai dari kegagalan awal karena kompleksitas, yang mengarah pada pendekatan modular seperti "blok bangunan". Ini memungkinkan "plastisitas" – kemampuan untuk menyesuaikan alat untuk berbagai kebutuhan seperti manajemen proyek, wiki, atau kalender konten. Strategi ini akhirnya membawa Notion dari pengguna individu ke pasar perusahaan melalui adopsi "bottom-up", di mana tim yang sudah menggunakan alat ini mendorong adopsi formal di tingkat organisasi. Di era AI, Notion mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung ke dalam alur kerja yang ada, meningkatkan nilai template dan pengelolaan pengetahuan. Yang sulit ditiru oleh pesaing bukanlah fitur teknisnya, melainkan ekosistem yang telah dibangun: aset pengetahuan pengguna, jaringan kreator template, dan komunitas yang setia. Notion telah berubah dari sekadar alat perangkat lunak menjadi sistem ekosistem yang memperkuat dirinya sendiri, di mana pengguna juga adalah kontributor, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

marsbit10j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

marsbit10j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片