一览Celestia上6个潜力项目

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-01-17Terakhir diperbarui pada 2024-01-17

Abstrak

我们正处于SOL-ES-TIA季节

原文标题:《 6 Hidden Gems on Celestia》

原文作者:ARNDXT

原文编译:Luccy,BlockBeats

编者按:在 SOL-ES-TIA 叙事下,TIA 市值随之上升。加密研究员 ARNDXT 梳理了基于 Celestia 构建的 6 个潜力项目,包括游戏链 Ancient、rollup 桥 Hyperlane、ZK 方案 Skip、rollup 协议 Cartesi、基础设施 Union 和再质押机制 Alt Layer,并分别阐述了看好因素。BlockBeats 将原文编译如下:

我们正处于 SOL-ES-TIA 季节。

TIA 在市值上将达到 SOL 的水平,将翻 14 倍达到 255 美元。

TIA(3, 3)质押机制将树立一个新的范例,而在此基础上构建的内容将是我将要讲述的重点。这里有 6 个基于 TIA 构建的项目。

Ancient

Ancient 是一个利用具有以太坊安全性的 Optimistic rollups 的游戏链。

他们基于 Celestia 构建,可实现可扩展性、降低交易成本以及近乎即时的确认。Ancient 提供无与伦比的可扩展性。

催化剂:

  • 我预计 2024 年 Web3 游戏将结合公会、社区所有权和可持续的代币经济模型。

  • 社区和投资者是游戏的关键,他们从游戏公会开始,看到用户群快速增长,然后建立了自己的游戏链。

一览Celestia上6个潜力项目

HyperLane

Hyperlane 是第一个 Celestia rollup 桥。

任何人都可以将 hyperlane 部署到任何区块链环境中,包括 L1、rollup、应用链。

催化剂:

  • Hyperlane 文档很简单

  • Celestia 可以轻松启动 rollup。

  • Hyperlane 可以轻松连接所有这些 rollup。

Celestia 之下,Hyperlane 之间,模块式扩展。一览Celestia上6个潜力项目

Skip

Skip 是 Celestia Baselayer 中的 ZK,并提供用于互操作性的 SDK

催化剂:

比较起来很奇怪,因为两者解决问题的方式不同,但有一些相似之处。

  • Eigenlayer 通过为流动性质押提供可组合的流动性来解决这个问题。

  • Skip 提供用于互操作性的 SDK。

一览Celestia上6个潜力项目

Cartesi

Cartesi 是一个特定于应用程序的 rollup 协议,具有基于 Celestia 构建的 Linux 运行时。

它们在数据模型训练和链上游戏基础设施中具有多种用途。

催化剂:

  • gas 费用的巨大节省为开源游戏提供了可能性,将 Werewolf 等独特的库引入到 Cartesi VM 中。

  • 后端是用 #Python 编码的,因此您不必成为 #Solidity 开发人员即可创建 dApp

一览Celestia上6个潜力项目

Union

Union 是一个超高效的零知识基础设施层,用于一般消息传递、资产转移、NFT 和 DeFi。

催化剂:

  • 筹集 400 万种子轮

  • 2024 年 1 月份推出

  • 在 ZK 上运行,互操作性叙述

一览Celestia上6个潜力项目

Alt Layer

Alt Layer 采用现有的 rollup(从任何 rollup 堆栈中衍生出来,例如 OP Stack、Arbitrum Orbit、ZKStack、Polygon CDK 等),并为它们提供 EigenLayer 的再质押机制,以引导网络安全并构建去中心化网络。

重新打包的 rollup 本质上是一组三个垂直集成的 AVS。

催化剂:

  • 制定再质押+rollup 的叙述

  • rollup 即服务

  • 支持者:@balajis @polychaincap @hjmomtazi @jump_ @gavofyork @kaiynne @tekinsalimi @twobitidiot

一览Celestia上6个潜力项目原文链接

Bacaan Terkait

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

NVIDIA akan meluncurkan CPU Vera berbasis Arm ke pasar Tiongkok pada Agustus, dengan harga per unit melebihi US$20.000. Langkah ini memicu pertanyaan kritis di Tiongkok: apakah ketergantungan pada arsitektur x86 dan Arm dalam infrastruktur AI harus terus berlanjut? RISC-V muncul sebagai jawaban potensial. Artikel ini membahas perjalanan RISC-V Tiongkok dari segmen embedded ke komputasi kinerja tinggi (HPC) dan AI. Dijelaskan "segitiga mustahil" industri CPU—kemakmuran, kendali, dan kemandirian—di mana RISC-V dipandang sebagai satu-satunya jalur yang dapat mencapai ketiganya secara bersamaan berkat sifatnya yang terbuka, modular, dan standar internasional. Dorongan utama di Tiongkok berasal dari kombinasi permintaan AI yang meledak, pembatasan ekspor chip yang memperketat pasokan, potensi pengurangan biaya struktural melalui open-source, serta dukungan kebijakan pemerintah. Beberapa tim Tiongkok telah berhasil mencapai atau melampaui tolok ukur performa kunci, seperti skor SPECint 15 per GHz, dan mengembangkan subsistem komputasi lengkap termasuk jaringan on-chip (NoC) yang koheren. Namun, tantangan besar tetap ada. Fragmentasi ekosistem akibat instruksi kustom, kesenjangan dalam rantai alat EDA dan verifikasi, serta kebutuhan untuk mengejar efisiensi dan kinerja inti tunggal adalah beberapa rintangan nyata. Meski produk server RISC-V yang patuh pada standar RVA23 telah ada, jalan menuju paritas penuh dengan x86 dan Arm di data center masih panjang. Kesimpulannya, RISC-V menawarkan jalur mandiri bagi Tiongkok dalam komputasi kinerja tinggi. Meski belum dapat menggantikan solusi seperti NVIDIA Vera dalam waktu dekat, fokusnya adalah membangun fondasi untuk kemandirian jangka panjang, memastikan Tiongkok tidak lagi sepenuhnya bergantung pada arsitektur pihak asing di masa depan.

marsbit4j yang lalu

Nvidia CPU Berdatangan, RISC-V China Menyambut Tantangan: Pengamatan Mendalam Industri Semikonduktor Bagian Empat

marsbit4j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

Artikel ini membahas pengalaman penulis menggunakan panel taruhan buatannya sendiri di Polymarket, platform prediksi berbasis blockchain. Meski panel tersebut membantu menghasilkan keuntungan sekitar 30% dari modal $1600 dalam beberapa minggu, penulis menekankan bahwa Polymarket bukanlah tempat yang ideal untuk mencari peluang arbitrase yang mudah dan aman. Penulis menjelaskan panelnya yang terdiri dari dua bagian utama: "Dasbor Portofolio" untuk memantau posisi terbuka dengan fitur manajemen risiko, dan "Pemantauan Peluang" sebagai watchlist. Panel ini dirancang untuk mengubah keputusan taruhan yang subjektif menjadi kerangka kerja yang lebih terstruktur dan terkendali. Poin kunci dari artikel ini adalah analisis tentang jebakan ekspektasi matematis di Polymarket. Di sini, meskipun suatu taruhan tampak memiliki ekspektasi positif, risiko kehilangan seluruh modal (100%) dalam satu perdagangan tetap ada. Oleh karena itu, penulis menerapkan prinsip diversifikasi dan manajemen posisi ketat dengan membagi taruhan menjadi tiga tingkatan (T1, T2, T3) berdasarkan keyakinan dan waktu penyelesaian, serta membatasi eksposur per taruhan dan per tema. Kesimpulan penulis adalah bahwa peluang di Polymarket lebih bergantung pada perbedaan informasi dan diversifikasi portofolio yang cermat, bukan pada arbitrase bebas risiko. Setiap taruhan memiliki risiko tinggi berupa kehilangan seluruh modal. Platform ini lebih cocok digunakan sebagai alat pelatihan untuk menguji ketajaman analisis terhadap peristiwa dunia, dengan disiplin manajemen risiko yang ketat untuk menghindari kerugian besar.

marsbit7j yang lalu

Panel Taruhan Coding Meraup Untung, Tapi Polymarket Bukan Tempat 'Arbitrase' yang Baik

marsbit7j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

Notion telah berkembang dari alat catatan sederhana menjadi platform kolaborasi global dengan lebih dari 100 juta pengguna. Kesuksesannya didorong oleh tiga roda pertumbuhan yang saling terkait. **Pertama, Product-Led Growth (PLG):** Produk yang mudah digunakan dan gratis memungkinkan pengguna merasakan nilainya dengan cepat, sementara fitur berbagi dan kolaborasi menciptakan penyebaran alami. **Kedua, Ekonomi Template:** Template yang dibuat oleh pengguna dan kreator mengubah kemampuan abstrak Notion menjadi solusi praktis, mengurangi hambatan bagi pengguna baru dan membuka berbagai skenario penggunaan. **Ketiga, Komunitas:** Komunitas pengguna yang kuat berfungsi sebagai jaringan pertumbuhan terdesentralisasi, memproduksi tutorial, studi kasus, dan konten lokal, memperkuat identitas merek dan mendorong adopsi global. Perjalanan Notion dimulai dari kegagalan awal karena kompleksitas, yang mengarah pada pendekatan modular seperti "blok bangunan". Ini memungkinkan "plastisitas" – kemampuan untuk menyesuaikan alat untuk berbagai kebutuhan seperti manajemen proyek, wiki, atau kalender konten. Strategi ini akhirnya membawa Notion dari pengguna individu ke pasar perusahaan melalui adopsi "bottom-up", di mana tim yang sudah menggunakan alat ini mendorong adopsi formal di tingkat organisasi. Di era AI, Notion mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung ke dalam alur kerja yang ada, meningkatkan nilai template dan pengelolaan pengetahuan. Yang sulit ditiru oleh pesaing bukanlah fitur teknisnya, melainkan ekosistem yang telah dibangun: aset pengetahuan pengguna, jaringan kreator template, dan komunitas yang setia. Notion telah berubah dari sekadar alat perangkat lunak menjadi sistem ekosistem yang memperkuat dirinya sendiri, di mana pengguna juga adalah kontributor, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

marsbit10j yang lalu

Analisis Pertumbuhan Notion: Dari Alat Catatan hingga 100 Juta Pengguna, Bagaimana Notion Membangun Tiga Roda Gigi Pertumbuhan Produk, Template, dan Komunitas

marsbit10j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片