Do Kwon Appeals New Montenegro High Court Decision Upholding Extradition Requests, Lawyer Says

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-01-14Terakhir diperbarui pada 2024-01-15

Abstrak

Local courts may be facing political pressure regarding Kwon's extradition to the U.S. or South Korea, his Montenegro lawyer Goran Rodic told CoinDesk.

Terraform Labs co-founder Do Kwon has again appealed the Montenegro High Court’s decision to uphold extradition requests from the U.S. and South Korea, his lawyer exclusively told CoinDesk, adding that local courts are apparently facing political pressure about the former crypto mogul’s overseas transfer.

In November, Kwon won an appeal to overturn the High Court’s decision that the extradition requests were legally sound. The same court again on Dec. 29 decided that the requests held up, Kwon’s Montenegro lawyer Goran Rodic said on Monday.

“We appealed again and now we are waiting for a new decision of the Court of Appeal,” Rodic said in an email.

Advertisement
Advertisement

Following the May 2022 collapse of Kwon’s multi-billion dollar crypto enterprise Terraform Labs, authorities in his native country, South Korea, and the U.S. have brought criminal charges against him, including for fraud. The disgraced entrepreneur and an associate were arrested in Montenegro last year for possession of falsified official documents and were sentenced to four months in prison.

While Kwon serves his sentence in Montenegro, the country has to approve his extradition as well as decide the destination.

The new appeal was filed because the High Court’s decision "drastically violates the provisions of the law, the European Convention on Extradition and the bilateral treaty with America on extradition,” Rodic said.

“Apparently, there is also political pressure on the court, all to the detriment of Do Kwon,” he added.

Kwon’s U.S. counsel has meanwhile requested courts to delay a securities fraud trial against him so that he may attend in person.

CoinDesk has reached out to the Montenegro High Court for comment.

Edited by Parikshit Mishra.


Bacaan Terkait

Pidato Terbaru Warsh: Zaman Kita

Kebijakan Federal Reserve Dipimpin Kevin Warsh: Fokus pada Inflasi, Tinjau Panduan Depan, dan Antisipasi Dampak AI Dalam pidato berjudul "In Our Time" di Jackson Hole, Ketua Federal Reserve Kevin Waugh menyampaikan sinyal hati-hati namun cenderung hawkish. Waugh menekankan bahwa ekonomi dan pasar tenaga kerja AS tetap tangguh, kondisi keuangan belum terlalu membatasi, dan inflasi masih jauh di atas target 2%. Oleh karena itu, stabilitas harga harus tetap menjadi fokus utama kebijakan moneter. Waugh menyatakan standarnya: Fed harus yakin inflasi inti bergerak jelas dan cukup cepat menuju target. Meski data inflasi musim panas lebih baik dari perkiraan, data tersebut tidak meyakinkannya bahwa tren inflasi inti telah membaik secara berarti. Pidato ini juga menguraikan pandangan Waugh tentang "panduan depan" (forward guidance). Ia berpendapat bahwa praktik ini, meski diperlukan dalam krisis, harus dibatasi pada masa normal karena berisiko menyesatkan pasar dan membatasi fleksibilitas Fed. Ia memperingatkan masalah "ruang cermin" di mana pasar dan Fed saling bergantung pada sinyal masing-masing, berpotensi mengabaikan perubahan ekonomi baru. Waugh menguraikan prinsip inti kebijakan moneternya, termasuk komitmen pada target inflasi 2%, fokus pada data yang tepat waktu dan relevan, serta keyakinan bahwa suku bunga jangka pendek adalah alat kebijakan utama. Ia mendukung Fed yang "lebih tenang" dan lebih bertujuan dalam komunikasi. Mengenai kondisi ekonomi saat ini, Waugh mencatat kekuatan dalam belanja modal perusahaan, laba, pengeluaran konsumen, dan pasar tenaga kerja yang stabil. Namun, ia menyoroti kekhawatiran pada sisi inflasi, dengan berbagai ukuran tetap tinggi. Fed, kata dia, bertanggung jawab untuk memastikan ekspektasi inflasi tetap tertahan. Terakhir, Waugh membahas potensi dampak transformatif kecerdasan buatan (AI) terhadap ekonomi dan produktivitas, mengumumkan pembentukan gugus tugas untuk mempelajari implikasinya bagi kebijakan masa depan.

marsbit48m yang lalu

Pidato Terbaru Warsh: Zaman Kita

marsbit48m yang lalu

Akses ke Sesi Aktif Alih-alih Basis Data: Bagaimana Pasar Gelap di Rusia Berubah

Pasar gelap di Rusia telah bergeser prioritasnya: dari menjual basis data massal yang dicuri dari korporasi, kini pelaku kejahatan memperdagangkan akses aktif jangka pendek ke akun pengguna. Nilai informasi yang dicegat oleh perangkat lunak berbahaya langsung dari komputer dan ponsel yang terinfeksi tumbuh hampir 13% dalam setahun terakhir, dengan pengguna Rusia mencapai 14–18% dari segmen ini. Berbeda dengan arsip usang, paket data baru berisi alat untuk infiltrasi instan ke lingkungan digital individu, seperti token sesi aktif yang memungkinkan login tanpa kata sandi, kata sandi aktif, akses langsung ke email, kredensial layanan VPN dan penyimpanan cloud, serta akses administratif ke jaringan perusahaan. Paket data lama dijual hanya $10–15, sementara langganan saluran tertutup dengan data segar harian berharga $250–300 per bulan, menunjukkan pasar lebih menghargai kemutakhiran daripada volume. Statistik resmi menciptakan ilusi kontrol penuh. Meski regulator berhasil menindak perusahaan untuk kebocoran data dari penyimpanan terpusat—dengan denda dan investigasi administratif—langkah ini tidak efektif terhadap model ancaman baru. Malware mencuri data setelah meninggalkan perimeter perusahaan dan berada di perangkat pribadi, sehingga basis data korporat secara formal tidak terganggu dan mekanisme regulasi tidak berlaku. Kerentanan infrastruktur korporat meningkat: token sesi yang dicuri seringkali dapat menghindari autentikasi ulang dan verifikasi dua faktor. Pada paruh pertama 2026, 6 dari 10 serangan web ditargetkan untuk memperoleh kunci akses ke infrastruktur internal. Satu komputer karyawan yang terinfeksi dapat membuka jaringan yang terlindungi. Pengalaman internasional (seperti penutupan Genesis Market pada 2023) menunjukkan bahwa operasi semacam ini hanya menggeser titik penjualan, bukan menghilangkan sumbernya—infeksi perangkat terus berlanjut. Permintaan akan data "segar" juga mendorong operator botnet untuk mempertahankan mesin yang terinfeksi sebagai sumber pendapatan berkelanjutan. Tantangan bagi regulator adalah mengembangkan alat untuk lapisan antara perangkat pribadi dan perimeter korporat, yang saat ini berada di luar kendali regulasi yang ada.

cryptonews.ru3j yang lalu

Akses ke Sesi Aktif Alih-alih Basis Data: Bagaimana Pasar Gelap di Rusia Berubah

cryptonews.ru3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片