Turkey Will Conclude Technical Studies for Crypto Legislation Soon: Finance Minister

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-01-09Terakhir diperbarui pada 2024-01-10

Abstrak

Under draft proposals, crypto firms will be required to obtain licenses from the country’s capital markets regulator.

Turkey is in the “final stage” of completing technical studies for forming crypto regulation, according to the country’s Finance Minister Mehmet Şimşek, CoinDesk Turkey reported on Wednesday.

The nation has been speedily preparing crypto laws as part of broader efforts to leave the global watchdog, Financial Action Task Force’s (FATF), gray list for countries on notice for anti-money laundering measures needing improvement. Şimşek has previously said the government is in the final stages of drawing up legislative proposals for the sector.

10

“Our main goal with crypto asset regulation is to increase trust in this area and eliminate the risks that may arise," Şimşek told local news outlet Anadolu Agency.

Advertisement
Advertisement

The planned legislation includes a broad definition of crypto assets as “intangible assets that can be created and stored electronically using distributed ledger technology or a similar technology, distributed over digital networks, and capable of expressing value or rights,” according to Şimşek.

The country’s Capital Markets Board (CMB) will be in charge of licensing crypto exchanges and be subject to minimum operating conditions similar to financial institutions.

Şimşek has said the crypto legislative proposals will be ready this month, ahead of the FATF evaluation scheduled for February.

Edited by Parikshit Mishra.

Bacaan Terkait

Hype XRP di Nasdaq: SEC Menyetujui Pertanyaan yang Berhubungan dengan XRP! Berikut Detailnya

Heboh seputar XRP di Nasdaq: SEC telah menyetujui masalah terkait XRP! Berikut detailnya. Kenaikan Bitcoin dan altcoin mendorong pasar, dengan tren positif juga terlihat untuk XRP. Dalam konteks ini, Evernorth, perusahaan pengelola XRP, telah mengambil langkah lain menuju pencatatan SPAC di Nasdaq, menyelesaikan tahap penting dalam perjalanannya menuju pencatatan di bursa tersebut. Evernorth Holdings mengumumkan bahwa pernyataan pendaftaran Formulir S-4 kepada SEC mengenai merger dengan perusahaan akuisisi khusus Armada Acquisition Corp. II telah berlaku efektif. Pemungutan suara pemegang saham mengenai merger dijadwalkan pada 30 September 2026. Peristiwa ini menandai tonggak penting dalam proses merger dan membuka jalan bagi Evernorth untuk masuk ke Nasdaq. Dengan persetujuan merger oleh pemegang saham dan pemenuhan kondisi penutupan lainnya, perusahaan yang dihasilkan diharapkan akan diperdagangkan di Nasdaq dengan ticker "XRPN" sebagai perusahaan perbendaharaan yang berfokus pada XRP. Pendiri dan CEO Evernorth Ashish Birla menyatakan ini sebagai langkah penting menuju visi mereka untuk menciptakan perbendaharaan XRP yang dikelola secara aktif dengan transparansi dan tata kelola yang sesuai pasar. Investor utama Evernorth termasuk Ripple, SBI Group, Pantera Capital, Kraken, GSR, dan Arrington Capital. Perusahaan mengklaim telah mengumpulkan lebih dari $1 miliar dalam pendapatan kotor dan modal yang dijamin dari investor.

cryptonews.ru2j yang lalu

Hype XRP di Nasdaq: SEC Menyetujui Pertanyaan yang Berhubungan dengan XRP! Berikut Detailnya

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片