South Korea to Make Officials' Crypto Disclosures Public

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2023-12-26Terakhir diperbarui pada 2023-12-27

Abstrak

Public officials will be provided an asset disclosure service starting next year to report crypto and other holdings, South Korea's Ethics Policy Division said.

South Korea is making crypto and other asset holdings of approximately 5,800 public officials available to the public under new legislation aimed at increasing transparency.

Starting next year, public officials will be provided with an integrated asset disclosure service, South Korea's Ethics Policy Division said in a post on Wednesday. While asset disclosures are currently reported in official gazettes, under the new legislation, the information will be available through the Public Official Ethics System (PETI).

10

New laws requiring public officials to disclose their crypto holdings were passed in May following a high-profile scandal involving a lawmaker.

Advertisement
Advertisement

“We expect that the transparency of the public service community will be further increased through the implementation of an integrated service for public official property disclosure and property registration of virtual assets,” Kim Seung-ho, director of personnel management, said in Wednesday's post.

Starting June 2024, crypto exchanges Upbit, Bithumb, Coinone, Korbit and Gopax plan on having information provision systems to help track holdings, the announcement added.

Edited by Sandali Handagama.


Bacaan Terkait

Venture Capital China, Mulai Beralih dari “Memilih Orang” ke “Memilih Kota”

Dana ventura China kini bergeser dari fokus "memilih pendiri" ke "memilih kota". Di era internet sebelumnya, investor seperti Shen Nanpeng (Sequoia China) sering bertaruh pada pendiri berbakat seperti Wang Xing (Meituan) atau Li Bin (NIO), mengandalkan visi dan kemampuan mereka. Namun, di era teknologi keras (hard tech) seperti robotika, AI, dan bioteknologi, lokasi menjadi sangat kritis. Kota dengan ekosistem industri yang matang menawarkan peluang sukses yang lebih tinggi. Contohnya, Shenzhen mendominasi industri robotika dengan rantai pasok lengkap, Beijing menjadi pusat AI berkat konsentrasi talenta, dan Suzhou unggul dalam bioteknologi. Perubahan ini juga didorong oleh meningkatnya peran modal pemerintah daerah sebagai "modal sabar" dalam investasi. Data 2025 menunjukkan dana pemerintah menyumbang 90.2% dari komitmen LP di pasar ekuitas swasta. Pada intinya, logika investasi tetap sama: mencari probabilitas sukses tertinggi di tengah ketidakpastian. Jika dulu terletak pada individu pendiri, kini meluas ke seluruh ekosistem kota—infrastruktur industri, ketersediaan talenta, stabilitas kebijakan, dan rekam jejak kota dalam membina perusahaan sukses. Modal kini mengalir terkonsentrasi ke daerah dengan proyek potensial berkelanjutan seperti Jiangsu, Guangdong, Beijing, Shanghai, dan Zhejiang. Untuk menarik modal, kota perlu fokus membangun keunggulan spesifik dalam beberapa bidang industri, menyediakan pijakan proyek yang jelas, serta menciptakan iklim investasi yang stabil dan dapat dipercayai.

marsbit43m yang lalu

Venture Capital China, Mulai Beralih dari “Memilih Orang” ke “Memilih Kota”

marsbit43m yang lalu

Trading

Spot
活动图片