FASB Confirms 'Fair Value' Approach for Corporate Crypto Holdings

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2023-12-12Terakhir diperbarui pada 2023-12-13

Abstrak

The new rules by the U.S. accounting standards setter would go into effect in December 2024.

The Financial Accounting Standards Board (FASB), a U.S. entity that details how companies should report assets on their balance sheet, published a standards update on Wednesday that will let corporations recognize "fair value" changes in crypto holdings.

The move will benefit companies with crypto on their balance sheets, like MicroStrategy (MSTR). Under the existing rulebook, companies have to report a loss if the crypto they hold is worth less than the purchase price, even if they haven't sold the assets. Under the new rules, companies will have to report the fair value, cost-basis and types of assets they're holding.

1.8K

Stakeholders providing feedback to FASB said the existing guidance did not provide useful information for investors or other parties, the update document said.

Advertisement
Advertisement

"Accounting for only the decreases, but not the increases, in the value of crypto assets in the financial statements until they are sold does not provide relevant information that reflects (1) the underlying economics of those assets and (2) an entity’s financial position," the document said.

The new rules were adopted unanimously by the board and will take effect after Dec. 15, 2024, the document said.

A section explaining how FASB got to the point of adopting new guidance said it received a vast amount of feedback supporting a new approach to digital assets.

"Stakeholders’ feedback, including respondents to the 2021 FASB Invitation to Comment (ITC), Agenda Consultation, indicated that improving the accounting for and disclosure of crypto assets should be a top priority for the Board," the document said. "Nearly 500 respondents to the 2021 ITC requested that the Board add to its agenda a project related to crypto assets."

FASB has been working on updating accounting rules for crypto holdings over the past several months, with FASB indicating in September it would adopt the new guidance.

Michael Saylor, MicroStrategy's founder and former CEO, previously tweeted that the move would make it easier for corporations to adopt bitcoin as a treasury asset, an argument he repeated Wednesday morning after the FASB guidance was released.

Advertisement
Advertisement

Bitcoin's (BTC) price rose more than 1% after the guidance was released, trading around $42,150 as of press time.

Edited by Stephen Alpher.

Bacaan Terkait

Industri TI Amerika Serikat Melawan Larangan: Mengapa Nvidia, OpenAI, dan Google Membela Keterbukaan AI

Lebih dari 270 perusahaan dan organisasi AS, termasuk Nvidia, OpenAI, Google, Microsoft, dan SpaceX, menandatangani surat terbuka yang menentang larangan prematur terhadap pengembangan dan distribusi model AI dengan bobot terbuka (open weights). Mereka berargumen bahwa kepemimpinan AS harus dinilai dari ekosistem terbuka yang kuat, bukan hanya dari satu model tertutup yang canggih. Model terbuka memungkinkan akses yang lebih luas, meningkatkan kompetisi, dan memberi kendali atas data. Para penandatangan mengakui risiko, seperti hilangnya kendali setelah bobot model dirilis, tetapi percaya larangan bukan solusinya. Mereka mendesak pembuat kebijakan untuk menghindari pembatasan yang bisa menekan persaingan atau mendorong pengembangan ke luar negeri, dan untuk membedakan antara metode sah (seperti distilasi) dengan pencurian kekayaan intelektual. CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa model terbuka memperkuat keamanan dan inovasi. Namun, tidak semua setuju. CEO Anthropic, Dario Amodei, memandang penyebaran model terbuka yang kuat sebagai risiko keamanan serius, karena bisa memberi akses luas pada alat peretasan. Debat ini memanas setelah rilis model China Kimi K3 oleh Moonshot AI pada Juli 2026. Model open-source ini memiliki 2,8 triliun parameter dan dapat beroperasi autonom selama 48 jam, memicu kekhawatiran tentang penggunaan tanpa pengawasan. Intinya, industri terbelah: satu sisi melihat keterbukaan sebagai fondasi untuk kepemimpinan dan keamanan AS, sementara sisi lain mengkhawatirkan risiko yang tidak terkendali jika model canggih tersedia secara bebas.

cryptonews.ru43m yang lalu

Industri TI Amerika Serikat Melawan Larangan: Mengapa Nvidia, OpenAI, dan Google Membela Keterbukaan AI

cryptonews.ru43m yang lalu

Perusahaan 21Shares Umumkan Data Penting tentang XRP: "Ia Mengungguli Para Pesaingnya!"

Dengan pemulihan harga Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan, harga XRP kembali melebihi $1.4. Perusahaan aset kripto 21Shares merilis analisis penting mengenai dinamika pasokan XRP. Menurut data mereka, volume XRP yang beredar meningkat 5.5% year-over-year pada paruh pertama 2026, yang merupakan tingkat penurunan pasokan tahunan terendah di antara aset kripto berfokus pembayaran yang dianalisis. Pertumbuhan pasokan tahunan ini didorong oleh pelepasan dan penguncian dana dari akun escrow, dengan rata-rata 272 juta XRP ditambahkan ke pasar setiap bulannya. Bagi pemegang XRP, peningkatan pasokan 5.5% ini setara dengan penurunan pasokan relatif tahunan sebesar 5.5%. Untuk mencapai titik impas dalam daya beli, harga XRP perlu naik minimal 5.5% per tahun. Namun, pendapatan dari biaya transaksi di XRP Ledger saat ini dinilai jauh dari cukup untuk mengimbangi dampak pasokan baru ini. Pendapatan XRPL bahkan turun 81.6% pada paruh pertama 2026. Perhitungan 21Shares menunjukkan pendapatan XRPL perlu meningkat 12,700 kali lipat untuk menutupi pasokan baru tahun depan pada harga saat ini. Dalam perbandingan dengan aset sejenis, XRP menunjukkan kinerja pasokan yang lebih baik. Laju penurunan pasokan tahunan XRP adalah 5.5%, lebih rendah dibandingkan Stellar (8.8%) dan TON (9.6%), menjadikannya aset dengan penurunan pasokan tahunan terkecil dalam kategori tersebut menurut analisis 21Shares.

cryptonews.ru54m yang lalu

Perusahaan 21Shares Umumkan Data Penting tentang XRP: "Ia Mengungguli Para Pesaingnya!"

cryptonews.ru54m yang lalu

Trading

Spot
活动图片