Monero Soars 50% As Crypto Market Weakens, What’s Behind the Rally?

newsbtcDipublikasikan tanggal 2022-04-22Terakhir diperbarui pada 2022-04-22

Abstrak

Popular privacy coin Monero (XMR) has been on a rally since the start of 2022. The cryptocurrency appears to be moving on its own as the crypto market trends sideways....

Popular privacy coin Monero (XMR) has been on a rally since the start of 2022. The cryptocurrency appears to be moving on its own as the crypto market trends sideways.
Recently, XMR bulls are displaying more strength. At the time of writing, XMR trades at $285 with a 6% profit in 24 hours, a 34% and 50% profit in the last two weeks and 30-days, respectively.

XMR on an upward trend on the 4-hour chart. Source: XMRUSDT Tradingview As announced by one of Monero’s maintainers via a post, the network will undergo an upgrade on July 16th, 2022, at the height of block 2.6 million. The “Fluorine Fermi” update will introduce new features to the network.
As the developer stated, Monero will increase its ring size from 11 to 16. The ring size is a term to refer to the total number of signers in an XMR transaction. As part of this network’s unique model, the update will provide users with more base privacy.
In addition, the network will implement an upgraded version of its Bulletproofs algorithm to decrease its transaction size by around 7%. This change is supposed to improve the network’s scalability by making “every transaction lighter and faster”.
On the latter, the network will reduce the wallet’s sync time by around 30 to 40%, the post said, and will implement a change to Monero’s fee model. Thus, users can expect to see an uptick in the network’s “security and resilience”.
As the update will be deployed via a Hard Fork, users and node operators will need to update their software. The maintainer made the following request to the users:
A new release will be announced before the network upgrade (around the 16th of June). You will only have to be using the updated software by the time the network upgrade occurs (16th July). To the end user, it will be like a simple software update.
#Monero will undergo a network upgrade on July 16th, 2022:https://t.co/9NKlGtqXAn
All users will need to do is keep their favorite wallet up to date, update their nodes once v0.18 is released (~June 16th), and enjoy even better digital cash afterwards 😎
— Monero (XMR) (@monero) April 20, 2022
Could Monero Be Spelling Danger For The Crypto Market?
It’s possible that Monero’s recent price action is due to its upcoming network update. As mentioned, they are substantial and will provide the users with interesting new features.
Data from Material Indicators (MI) records an increase in buying pressure from retail investors during April. At the same time, investors with ask orders larger than $10,000 have been selling into the rally. Unless larger investors classes step in, XMR could be at risk of a short-term decrease.

Retail (in yellow on the chart) buying into XMR’s price rally as larger investors sell or stay neutral. Source: Material Indicators.
Additional data provided by Jarvis Labs indicates a potential danger for the entire crypto market. According to their “Dino Index” (comprise of Ethereum Classic, Zcash, Litecoin, Bitcoin Cash, and others), a metric to track the performance of these assets to show their inverse correlation with the crypto market, there could be some obstacles ahead. Jarvis Labs said via their Telegram Channel:
Quite evident that majority of the time when these dino coins rise and btc rises, better to look at profit taking or hedging the risk and look for market tops.

Source: Jarvis Labs via Telegram Tags: moneroXMRxmrusdt

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Partner Blockchain Capital: Tokenisasi akan Merombak Struktur Dasar Pasar Modal

Penulis Blockchain Capital, Aleks Larsen, berpendapat bahwa tokenisasi akan merevolusi struktur inti pasar modal, mirip dengan bagaimana kontainerisasi mengubah logistik global. Sistem keuangan saat ini tersegmentasi, dengan aset dicatat dalam berbagai format yang berbeda, menimbulkan biaya tinggi dan inefisiensi dalam perpindahan modal. Tokenisasi berfungsi sebagai "kontainer standar" untuk hak keuangan. Dengan menyediakan antarmuka yang seragam dan dapat dibaca mesin, token memungkinkan aset (seperti obligasi, saham, atau pinjaman) dikenali dan digunakan secara langsung di seluruh jaringan aplikasi dan layanan keuangan (perdagangan, pinjaman, penitipan), tanpa perlu integrasi khusus setiap kali. Stablecoin adalah bukti nyata potensi ini, menciptakan jaringan global untuk transfer dolar yang cepat dan murah. Jaringan ini sekarang menarik aset tokenisasi lainnya (surat berharga, dana pasar uang, kredit swasta), yang nilainya telah meningkat 10x menjadi hampir $40 miliar dalam dua tahun. Perubahan mendasar adalah pergeseran dari akses keuangan berdasarkan hubungan dengan lembaga, menjadi berdasarkan aset itu sendiri. Layanan seperti perdagangan dan pinjaman dapat diakses secara langsung melalui aturan yang diprogram ke dalam token. Ini memungkinkan spesialisasi layanan keuangan dan menurunkan biaya masuk, sehingga pasar modal dapat bereorganisasi menjadi jaringan terbuka yang berputar di sekitar aset token. Pada akhirnya, tokenisasi dapat membuka akses ke pasar modal global untuk aset-aset bernilai yang saat ini terlalu kecil, tersebar, atau kurang dikenal untuk layanan keuangan tradisional. Dengan AI yang menangani analisis dan operasi, biaya untuk menemukan, membiayai, dan mengelola aset ini akan turun drastis. Hal ini dapat mengarahkan aliran modal berdasarkan kualitas aset, bukan hanya akses ke lembaga, dan secara signifikan memperluas ukuran serta jangkauan pasar modal dunia.

marsbit22m yang lalu

Partner Blockchain Capital: Tokenisasi akan Merombak Struktur Dasar Pasar Modal

marsbit22m yang lalu

Harga Bitcoin Tertinggal? Rekor Indikator Agregat Uang Global M2 Bisa Jadi Pendorong Kenaikan BTC

Harga Bitcoin tampaknya tertinggal dibandingkan dengan lonjakan likuiditas global yang ditunjukkan oleh rekor baru agregat moneter global M2 sebesar $103 triliun (atau bahkan $195 triliun menurut beberapa perkiraan). M2 mencakup uang tunai dan aset likuid, dan peningkatannya sering kali mendorong modal ke aset seperti saham, emas, dan cryptocurrency seperti BTC untuk mencari hasil yang lebih tinggi. Kenaikan tajam Bitcoin baru-baru ini di atas $81.000, dipicu oleh pengumuman pembelian obligasi oleh Departemen Keuangan AS, kembali menyoroti peran likuiditas. Meskipun begitu, harga BTC masih sekitar 37% di bawah rekor tertingginya pada Oktober 2025. Inti argumennya adalah: pasokan Bitcoin tetap terbatas pada 21 juta koin, sedangkan pemerintah dapat mencetak uang fiat. Jika likuiditas global terus membanjiri sistem, aset yang langka seperti Bitcoin bisa menjadi fokus. Siklus harga Bitcoin sebelumnya (2017-2018 dan 2020-2021) memang bertepatan dengan ekspansi M2. Namun, hubungan ini belum selalu langsung. Meski M2 global terus naik, harga Bitcoin sempat turun setelah puncak Oktober 2025, menunjukkan likuiditas baru mungkin masih terperangkap dalam investasi yang aman. Melemahnya Dolar AS baru-baru ini dapat mendorong modal keluar dari 'tempat perlindungan' kas dan mengalir ke aset seperti emas dan Bitcoin. Kesimpulannya, rekor M2 tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga Bitcoin. "Perlombaan menyusul" bergantung pada beberapa faktor: apakah likuiditas terus mengalir deras, Dolar tetap lemah, dan apakah modal benar-benar berpindah ke aset alternatif. Jika kondisi ini terpenuhi, rally Bitcoin mungkin bisa dimulai lebih cepat dari perkiraan.

cryptonews.ru23m yang lalu

Harga Bitcoin Tertinggal? Rekor Indikator Agregat Uang Global M2 Bisa Jadi Pendorong Kenaikan BTC

cryptonews.ru23m yang lalu

Caltech Gunakan AI Pecahkan Masalah Kimia Kuantum 60 Tahun, 1 GPU Selesaikan Pekerjaan 7800 GPU

Tim peneliti dari California Institute of Technology (Caltech) yang dipimpin Anima Anandkumar berhasil menggunakan model AI untuk merevolusi perhitungan kimia kuantum, memecahkan tantangan berusia 60 tahun. Metode utama yang ada, Teori Fungsional Kerapatan (DFT), sangat lambat karena kompleksitas komputasinya tumbuh secara kubik terhadap jumlah elektron, membatasi simulasi sistem besar seperti molekul obat atau material baterai. AI sebelumnya mencoba dua pendekatan: memprediksi hasil langsung (kurang akurat untuk sistem besar) atau mempelajari pemetaan terbalik (sering tidak stabil). Tim Anandkumar mengambil pendekatan berbeda. Mereka melatih operator saraf Fourier (FNO) untuk mempelajari pemetaan maju dalam satu langkah iterasi DFT, menggantikan bagian komputasi paling intensif. Model ini kemudian disematkan kembali ke dalam siklus iterasi DFT standar, mempertahankan struktur fisika dan kemampuan koreksi diri. Metode baru yang disebut Kohn-Sham FNO ini mengurangi kompleksitas dari O(N³) menjadi mendekati O(N log N). Dengan data latihan hanya dari 8.504 struktur, model yang sama dapat menangani molekul kecil dan material padat besar. Dalam ekstrapolasi ke molekul obat besar yang belum pernah dilihat, kesalahannya jauh lebih rendah dibandingkan model prediksi langsung. Dalam demonstrasi skala besar, Kohn-Sham FNO menyimulasi 82.500 elektron dalam cacat logam magnesium menggunakan hanya satu GPU B300, sementara perhitungan serupa pada 2019 membutuhkan sekitar 7.800 GPU V100. Skalabilitasnya hampir linear, berbeda dengan skalabilitas kubik metode tradisional. Penelitian ini membuka jalan untuk simulasi material dan molekul kompleks yang jauh lebih cepat dan efisien, dengan aplikasi potensial dalam penemuan obat, desain baterai, dan ilmu material. Anandkumar juga telah mendirikan perusahaan bernama Accelerated Understanding untuk mengembangkan teknologi ini lebih lanjut.

marsbit28m yang lalu

Caltech Gunakan AI Pecahkan Masalah Kimia Kuantum 60 Tahun, 1 GPU Selesaikan Pekerjaan 7800 GPU

marsbit28m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli XMR

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Monero (XMR) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Monero (XMR) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Monero (XMR) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Monero (XMR) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Monero (XMR)Lakukan trading Monero (XMR) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

568 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XMR

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XMR (XMR) disajikan di bawah ini.

活动图片