Derivatives data highlights crypto traders’ positive sentiment and belief in further upside

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-03-01Terakhir diperbarui pada 2023-03-01

Abstrak

A 5.5% weekly decline in the total crypto market capitalization might have sucked the wind out of some altcoins, but it has done little to alter traders' bullish point-of-view.

The recent weakness in the crypto market has not invalidated the six-week-long ascending trend, even after a failed test of the channel's upper band on Feb. 21. The total crypto market capitalization remains above the psychological $1 trillion mark and, more importantly, cautiously optimistic after a new round of negative remarks from regulators.

Total crypto market cap in USD, 12-hour. Source: TradingView

”“

As displayed above, the ascending channel initiated in mid-January has room for an additional 3.5% correction down to $1.025 trillion market capitalization while still sustaining the bullish formation.


That is excellent news considering the FUD — fear, uncertainty and doubt — brought down by regulators regarding the cryptocurrency industry.


Recent examples of bad news are, a United States District Court judge ruling that emojis such as the rocket ship, stock chart and money bags infer "a financial return on investment," according to a recent court filing. On Feb. 22, a federal court judge ruling on a case against Dapper Labs denied a motion to dismiss the complaint alleging that its NBA Top Shot Moments violated security laws by using such emojis to denote profit.


Outside of the U.S., on Feb. 23, the International Monetary Fund (IMF) issued guidance on how countries should treat crypto assets, strongly advising against giving Bitcoin a legal tender status. The paper stated, "while the supposed potential benefits from crypto assets have yet to materialize, significant risks have emerged."


IMF directors added that "the widespread adoption of crypto assets could undermine the effectiveness of monetary policy, circumvent capital flow management measures, and exacerbate fiscal risks." In short, those policy guidelines created additional FUD that caused investors to rethink their exposure to the cryptocurrency sector.


The 5.5% weekly decline in total market capitalization since Feb. 20 was driven by the 6.3% loss from Bitcoin (BTC) and Ether's (ETH) 4.6% price decline. Consequently, the correction in altcoins was even more robust, with 9 out of the top 80 cryptocurrencies down by 15% or more in 7 days.

Weekly winners and losers among the top 80 coins. Source: Messari

”“

Stacks (STX) gained 53% after the project announced its v2.1 update to strengthen the connection to Bitcoin-native assets and improve its smart contracts' control.


Optimism (OP) rallied 13% as the protocol released the details of its upcoming superchain network, which focuses on interoperability across blockchains.


Curve (CRV) traded down 21% after an Ethereum security analytics firm suggested verkle trees implementation, which could severely impact Curve Finance's use on the mainnet, according to its team.


Leverage demand is balanced despite the price correction


Perpetual contracts, also known as inverse swaps, have an embedded rate that is usually charged every eight hours. Exchanges use this fee to avoid exchange risk imbalances.


A positive funding rate indicates that longs (buyers) demand more leverage. However, the opposite situation occurs when shorts (sellers) require additional leverage, causing the funding rate to turn negative.

Perpetual futures accumulated 7-day funding rate on Feb. 27. Source: Coinglass

”“

The 7-day funding rate was marginally positive for Bitcoin and Ethereum, thus a balanced demand between leverage longs (buyers) and shorts (sellers). The only exception was the slightly higher demand for betting against BNB price, although it is not significant.


The options put/call ratio remains optimistic


Traders can gauge the market's overall sentiment by measuring whether more activity is going through call (buy) options or put (sell) options. Generally speaking, call options are used for bullish strategies, whereas put options are for bearish ones.


A 0.70 put-to-call ratio indicates that put options open interest lags the more bullish calls and is therefore positive. In contrast, a 1.40 indicator favors put options, which can be deemed bearish.

BTC options volume put-to-call ratio. Source: laevitas.ch

”“

Apart from a brief moment on Feb. 25 when Bitcoin's price traded down to $22,750, the demand for bullish call options has exceeded the neutral-to-bearish puts since Feb. 14.


The current 0.65 put-to-call volume ratio shows the Bitcoin options market is more strongly populated by neutral-to-bullish strategies, favoring call (buy) options by 58%.


From a derivatives market perspective, bulls are less likely to fear the recent 5.5% decline in total market capitalization. There is little that federal judges or the IMF can do to severely impair investors' belief that they can benefit from decentralized protocols and cryptocurrencies' censorship resistance abilities. Ultimately, derivatives markets have shown resilience, paving the way for further upside.

Bacaan Terkait

Micron Membungkam Para Short Seller, dan Membuat 'Buffett' India Menyesal: Jual Terlalu Dini, Kehilangan Untung Rp 310 Triliun

Mohnish Pabrai, investor yang dijuluki "Warren Buffett India", menyesali keputusan investasinya pada Micron dan SK Hynix. Ia membeli saham Micron pada 2017 dan menjualnya pada September 2023, hanya meraih keuntungan sekitar dua kali lipat. Setelah dijual, saham Micron melonjak lebih dari 15 kali lipat dalam dua tahun, menyebabkan perkiraan kerugian peluang senilai sekitar $20 miliar. Pabrai juga menjual saham SK Hynix terlalu dini. Dalam wawancara, ia mengaku melanggar prinsip investasinya sendiri: "Saya sangat menyesal. Saya melanggar aturan saya sendiri, menjual perusahaan yang seharusnya saya pegang selamanya." Riset awalnya menunjukkan pasar memori global akan didominasi oleh tiga pemain (Samsung, SK Hynix, Micron) dengan struktur oligopoli yang menguntungkan, yang juga dikonfirmasi oleh Buffett dan Charlie Munger. Namun, ia keluar karena khawatir dengan ekspansi kapasitas Samsung, tepat sebelum lonjakan permintaan HBM (High Bandwidth Memory) didorong oleh AI seperti ChatGPT. Pabrai berbagi tiga prinsip inti investasinya: hindari leverage, utamakan daya tahan "parit pertahanan" (competitive moat) perusahaan, dan nilai integritas manajemen. Ia menekankan bagi sebagian besar investor, membeli indeks pasar adalah pilihan terbaik. Di akhir, Pabrai menyatakan tujuan akhirnya adalah menyumbangkan semua kekayaannya sebelum perkiraan tanggal kematiannya. Ia berfilosofi, "Kekayaan hilang, tidak ada yang hilang; kesehatan hilang, sesuatu hilang; karakter hilang, segalanya hilang."

marsbit36m yang lalu

Micron Membungkam Para Short Seller, dan Membuat 'Buffett' India Menyesal: Jual Terlalu Dini, Kehilangan Untung Rp 310 Triliun

marsbit36m yang lalu

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

Kebanyakan orang mengenal miHoYo lewat game _Genshin Impact_, tetapi perusahaan ini memiliki visi yang lebih dalam: menciptakan dunia virtual untuk satu miliar orang pada 2030. Untuk mewujudkannya, miHoYo telah berinvestasi dalam teknologi seperti brain-computer interface, fusi nuklir, dan AI. Mereka percaya bahwa karakter virtual di masa depan harus hidup dan memiliki kesadaran, bukan sekadar mengikuti naskah. Pada 2022, salah satu pendiri, Cai Haoyu (atau "AI Soulcaster"), memisahkan diri untuk fokus pada proyek AI baru bernama Anuttacon. Proyek pertamanya, game _Whisper of the Stars_ (2025), menunjukkan potensi namun juga keterbatasan model bahasa AI saat ini. Belakangan, fokus dialihkan ke pengembangan model bahasa yang memahami emosi. Sementara itu, pendiri lainnya, Liu Wei ("Da Wei Ge"), mengumumkan rencana investasi hingga 100 miliar yuan dalam tiga tahun ke depan untuk mengembangkan model bahasa besar ber-emosi, memanfaatkan keahlian miHoYo dalam menciptakan karakter yang dicintai pengguna. Produk pertama dari ambisi AI ini adalah aplikasi _BSide: Olivia Lin_ (dirilis Juni 2026). Berbeda dengan chatbot AI pada umumnya, aplikasi ini menawarkan interaksi yang lebih santai dan natural dengan seorang gadis virtual bernama Olivia (Lin Li) yang bisa bermain piano, membalas surat, dan menjadi wallpaper dinamis. Pendekatan ini disebut "rasa orang hidup", mengurangi frekuensi interaksi untuk menciptakan kesan keaslian yang lebih kuat sambil menunggu teknologi AI matang. Nama "miHoYo" sendiri berasal dari "mi" dalam Hatsune Miku, idol virtual yang menjadi inspirasi awal pendirinya. Perjalanan panjang miHoYo, dari kamar asrama hingga perusahaan bernilai miliaran, kini berfokus pada satu tujuan akhir: memberikan kehidupan dan kesadaran sejati pada karakter virtual yang dicintai banyak orang.

marsbit53m yang lalu

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

marsbit53m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

**Laporan: Pendapatan AI TSMC Diprediksi Naik Dua Kali Lipat pada 2027, Kapasitas CoWoS Tetap Jadi Hambatan** Morgan Stanley (23 Juni) memproyeksikan pendapatan terkait AI TSMC akan melonjak 218% menjadi US$863 miliar pada 2027, dari US$271 miliar pada 2026. Sumber pendapatan mencakup GPU, chip AI khusus, kemasan lanjutan CoWoS, dan CPU server AI. Pendorong utama adalah lonjakan permintaan untuk kapasitas CoWoS, teknologi kemasan canggih TSMC. Kebutuhan global untuk CoWoS diprediksi melonjak 93% menjadi 269,4 juta unit pada 2027. NVIDIA tetap konsumen terbesar, namun permintaan dari AMD (CPU Venice & GPU MI400) diproyeksikan meroket 308%. Permintaan TPU Google juga tumbuh signifikan melalui partner seperti MediaTek. Meskipun TSMC berencana menambah kapasitas CoWoS menjadi 200.000 wafer per bulan pada akhir 2027, digabung dengan produsen lain, total kapasitas global diperkirakan 336 juta unit/tahun. Namun, kekhawatiran muncul karena permintaan yang diprediksi (269,4 juta unit) mungkin belum menangkap semua sinyal, dan jenis CoWoS paling canggih (CoWoS-L untuk NVIDIA) tetap sangat ketat pasokannya. Laporan ini menyoroti beberapa katalis: perbaikan pasokan substrat ABF, validasi permintaan CPU baru (Vera NVIDIA, Venice AMD), dan produksi GPU Rubin Ultra generasi berikutnya dari NVIDIA. Perusahaan seperti MediaTek (partner desain TPU Google), ASE, dan KYEC dipandang sebagai penerima manfaat di sepanjang rantai pasokan AI. Intinya, pertumbuhan pesat pendapatan AI TSMC bergantung pada kemampuan mereka mengatasi kemacetan kapasitas CoWoS, yang tetap menjadi kendala kritis meskipun ada ekspansi.

marsbit1j yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

marsbit1j yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

Citrini Research menyoroti lima tema investasi yang terabaikan akibat dominasi narasi AI. Dalam laporannya, mereka menyarankan untuk memperluas fokus di luar semikonduktor dan pusat data, karena "kelelahan AI" berisiko tinggi dan aliran modal kemungkinan akan berputar. Kelima tema tersebut adalah: 1. **Saham Maskapai Penerbangan (Delta & United):** Dianggap telah dihukum selama 18 bulan terakhir karena faktor makro (kekhawatiran inflasi dan harga minyak), bukan kinerja fundamental. Prospek pertumbuhan tetap kuat dengan pergeseran ke segmen premium dan momentum dari Piala Dunia 2026. 2. **Real Estat untuk Lansia:** Didorong oleh data demografi yang solid, di mana populasi AS di atas 80 tahun akan tumbuh lebih dari 56% dalam dekade mendatang. Pasokan fasilitas tertinggal jauh dari permintaan. Rekomendasi: Welltower, Janus Living, Brookdale. 3. **Hiburan Langsung (Live Entertainment):** Disebut sebagai kelas aset terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Keinginan konsumen untuk pengalaman "hadir secara fisik" mendorong pendapatan dari tiket acara olahraga, konser, dan bioskop. Rekomendasi: TKO Group (WWE/UFC), Cinemark, IMAX. 4. **Persaingan Bursa Berjangka:** Monopoli CME Group (98% pangsa) untuk pertama kalinya menghadapi pesaing serius dari FMX Futures Exchange. FMX didukung oleh konsorsium bank besar Wall Street dan menawarkan biaya lebih rendah serta insentif likuiditas. 5. **Pemulihan Fintech:** Sektor yang sangat tertekan pada 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Perusahaan seperti SoFi (dengan stablecoin SoFiUSD), Robinhood (transformasi ke 'super app keuangan'), dan Upstart (pergantian CEO & narasi AI) menunjukkan perbaikan fundamental dan berpotensi rebound kuat. Inti laporan: Alpha terbesar saat ini mungkin berasal dari tema-tema "kecil" yang kurang mendapat perhatian dan pemodelan, di mana ekspektasi yang terlupakan tidak sesuai dengan realitas yang berubah.

marsbit1j yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片