科尔·艾伦是谁?刺杀特朗普未遂者的另一面

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-04-27Terakhir diperbarui pada 2026-04-27

编者按:2026 年 4 月 25 日,白宫记者协会晚宴发生枪击未遂事件。事发后,嫌疑人 Cole Allen 很快被简化为「极端分子」。但随着其行动前发送的「宣言」及个人背景逐步披露,这一形象开始变得更加复杂。

他究竟是谁?本文通过其简历与同学访谈,试图还原一个更接近真实的个体。Allen 并非传统意义上的边缘人物,而是拥有加州理工背景的工程师,有稳定职业、宗教信仰,也具备一套相对完整的价值体系。这与官方所强调的「反基督教极端分子」叙事并不一致——相反,他在宣言中反复引用《圣经》,试图从信仰与法律的角度,为自己的行为建立某种「正当性」。

作者进一步指出,这类个体并非孤例,而是共享一种判断:政治体系已经失灵,因此「必须有人行动」。在这一逻辑之下,暴力不再被视为异常,而是被部分人理解为一种道德责任。

当政府与媒体不断强化某种安全叙事(如「反基督教威胁」)时,或许更值得追问的是:为什么越来越多看似正常的人,会走向政治暴力。

以下为原文:

科尔·艾伦从未进入过联邦调查局庞大的国内反恐监控体系,包括一位 FBI 高级官员在内的多位消息人士向我证实了这一点。这名 31 岁的嫌疑枪手在周六试图闯入白宫记者协会晚宴,但在那之前,他看起来一直只是个再普通不过的人,直到一切突然失控。

据报道,艾伦本人也对华盛顿希尔顿酒店「离谱」的安保漏洞感到震惊。这家酒店几十年来一直承办该晚宴(也是 1981 年罗纳德·里根遇刺未遂事件的发生地)。现场视频显示,在宾客入座后,特勤局特工和华盛顿大都会警察局的安保人员还在闲聊打趣,而艾伦就这样从他们身边跑了过去。

如今,围绕艾伦的各种传言已经开始蔓延,有人称他是反基督教的极端分子,并可能得到一群左翼同伴的协助。代理司法部长托德·布兰奇表示,FBI 正在调查他是否单独行动。但问题在于:他究竟是谁?又代表着什么?

答案,来自我获取的一份他的简历副本,以及对其熟人的采访。

令人不安之处,恰恰在于它的「普通」。

艾伦于 2017 年毕业于加州理工学院,这所位于帕萨迪纳的理工名校培养出 24 位诺贝尔奖得主,并孕育了美国国家航空航天局的喷气推进实验室(JPL)。他主修机械工程,毕业后进入南加州一家小型工程公司 IJK Controls LLC 工作,从事精密硬件研发——这些技术用于在运动平台上稳定相机和传感器,广泛应用于无人机、卫星以及军事瞄准系统。同时,他还参与开发利用激光而非无线电波在设备之间传输数据的软件。

在进入加州理工之前,他曾在一家生物医疗初创公司实习,负责设计医疗设备的 3D 打印外壳,并制作用于生产过程中固定电极的专用夹具和装置。

他还自己开发电子游戏——不是在现有游戏基础上修改,而是从零开始构建。他最具代表性的作品《Bohrdom》完全由他独立完成:包括控制物体运动与碰撞的底层物理系统、750 幅原创图形,以及由他亲自创作的配乐。

他的同学表示,这在以技术能力著称的加州理工并不罕见。那里有一项传统,叫做「Ditch Day Stack」,高年级学生会为低年级设计复杂的解谜游戏,而艾伦也曾全身心投入其中。「能看得出来,他对这件事很自豪。」一位前同学这样说。

在同学们的印象中,艾伦勤奋、虔诚、为人有礼。「他在加州理工的基督徒团契里挺活跃的,」一位熟人兼前同学告诉我,「很虔诚,人也很温和。」「如果不是亲眼看到他被按在地上、脸贴着地,我根本不会相信那是他,」他说,指的是警方最终制服艾伦后流出的那张照片。

这些细节,尤其是他的宗教信仰,与特朗普总统对这起袭击的描述明显不符。

「当你读他的宣言时,他痛恨基督徒,」特朗普在接受福克斯新闻采访时说,「他痛恨基督徒,一种仇恨。」随后,多家主流媒体援引「政府内部官员」的匿名说法,反复强化了这一判断。

但宣言本身并非如此。相反,如果说有什么可能激怒了艾伦,或许是特朗普将自己塑造成耶稣基督的形象(例如那张 AI 生成的、身穿长袍、为病人治愈的特朗普图像)。此外,《纽约邮报》披露的一份疑似宣言副本显示,艾伦在为这次枪击辩护时大量援引基督教神学,逐段解析《福音书》,其方式更像是一个真正花时间研读过《圣经》的人。

在题为「对反对意见的回应」的一节中,他首先回应了「打另一边脸」的教义——这一教导出自《马太福音》5 章 38–39 节(登山宝训),耶稣在其中劝导信徒不要对个人所受伤害进行报复。

艾伦则将其重新解读为:当受害者是他人时,这一原则并不适用:

反对意见 1:作为基督徒,当别人伤害你时,应当不以牙还牙,而是选择忍让与宽恕,让其「打另一边脸」。

回应:「打另一边脸」适用于你自己被压迫的时候。我不是那个在拘留营中被强奸的人,我不是那个未经审判被处决的渔民,我不是被炸死的学生、被饿死的孩子,或是被这个政府中众多罪犯虐待的少女。

当他人遭受压迫时选择「打另一边脸」,并不是基督徒的行为,而是对压迫者罪行的共谋。

随后,他还讨论了「归凯撒的归凯撒」这一经典语句——出自《马太福音》22:21、《马可福音》12:17 和《路加福音》20:25。耶稣在被问及是否应向罗马纳税时,回答应将属于凯撒的归给凯撒,属于上帝的归给上帝。这段经文长期被用来论证对政治权威的顺从。

艾伦则从宪政角度提出异议:

反对意见 5:当归凯撒的归给凯撒。

回应:美利坚合众国是由法律统治的,而不是由某一个或几个人统治的。只要民选代表和法官不遵循法律,就没有人有义务服从他们那些非法的命令。

在宣言中,第三处涉及宗教的内容是一段简短的致谢:「感谢我的家人,无论是个人意义上的,还是教会中的,在这 31 年里给予我的爱。」

据报道,艾伦在社交平台 Bluesky 上的账号也多次提及基督教,包括本月早些时候自称「新教徒」,并多次将特朗普类比为「敌基督」。

4 月 13 日,在回应那张「特朗普扮演耶稣」的图像时,艾伦引用了《启示录》中关于敌基督的一段经文,如今回看颇具预示意味:「凡拜兽和兽像、受它名之印记的,昼夜不得安宁。」

也许最具讽刺意味的,是他前同学讲述的一件往事。

艾伦曾担任加州理工学院 Nerf(软弹枪)社团的会长,而且对这一角色相当认真。他曾反对社团内部将玩具枪「军事化」的倾向——例如将其改装得更具威力,或涂装成更接近真实武器的样子。他与校园安保密切合作,并据同学回忆,在化解冲突方面表现出相当成熟的技巧,令人印象深刻。

换句话说,这个曾经努力让玩具枪不要看起来太像真枪的人,如今却被指控(据 NBC 报道)携带一把截短霰弹枪和多把手枪,驱车横跨数州,试图刺杀总统。「这真的让人震惊,」另一位认识他的人说,「从我和他有限的交流来看,他非常聪明。」

那么,究竟发生了什么?

从路易吉·曼吉奥内到科尔·艾伦,这类枪手并不像媒体想象中的那种反社会孤僻者。他们聪明、受人欢迎,往往还带有某种理想主义色彩;没有前科;甚至会刻意避免伤及无辜——据称艾伦也是如此。但他们有一个共同的信念:政治体系已经彻底失灵,必须有人采取行动。

「我看不到还有谁在填补这个空缺,」艾伦在宣言中写道。

尽管特朗普关于艾伦「仇恨基督教」的说法并不准确,但这种表述与其国家安全指令 NSPM-7 中的逻辑一致——该文件将「反基督教」列为国内恐怖主义的一个指标。这种叙事很可能会占据主导地位,无论事实如何,FBI 及情报机构都将被要求调查所谓的「反基督教威胁」。执法机构也会以此为由申请更多用于安检与监控的预算,而这些预算很可能会获批。

真正的问题在于:是否还有人会追问,为什么越来越多看似「普通」的人,会觉得政治体系对他们的关切毫无回应,以至于最终诉诸暴力。

Bacaan Terkait

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

Pada pertengahan Juni, tiga peristiwa industri — pembatasan akses Fable 5 karena kepatuhan regulasi, pengumuman open-source GLM-5.2, dan kebocoran tanggal rilis GPT-5.6 — menandai titik balik dalam industri AI global. Logika dasarnya telah berubah: Pertama, **"ketersediaan" kini lebih penting daripada "kemajuan teknis"**, dengan rantai pasok model besar memasuki fase "sistem ganda": model tertutup yang dikontrol dan model open-source lokal. Kedua, **penghalang kompetisi raksasa model tertutup bergeser**. Fokus teknis beralih dari "kecerdasan bahasa" ke "kecerdasan spasial (model dunia)" yang sangat bergantung pada komputasi. Ketiga, menghadapi risiko kepatuhan regulasi lintas batas yang常态, **desain arsitektur "model-agnostic" telah menjadi kebutuhan dasar bagi pengembang aplikasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis**. Fable 5 (Anthropic) dibatasi aksesnya bagi non-warga AS hanya 72 jam setelah diluncurkan, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kini berbanding lurus dengan risiko regulasi. Di sisi lain, model open-source seperti GLM-5.2 menawarkan peningkatan kinerja yang stabil dan keunggulan biaya signifikan (hingga 90% lebih murah), sekaligus menjadi cadangan penting untuk manajemen risiko kepatuhan perusahaan global. Sementara itu, GPT-5.6 dikabarkan akan fokus pada "kecerdasan spasial" atau "model dunia", berusaha membangun keunggulan baru di bidang seperti simulasi industri dan robotika yang membutuhkan daya komputasi masif. Kesimpulannya, logika evaluasi infrastruktur AI telah berubah dari sekadar kinerja teknis menjadi pertimbangan gabungan antara kinerja, kepatuhan regulasi, dan stabilitas akses. Bagi pengembang, ketergantungan pada API tertutup tunggal mengandung risiko tinggi. Menerapkan arsitektur "model-agnostic" untuk memungkinkan peralihan cepat ke alternatif open-source lokal telah menjadi prinsip dasar untuk menjaga kelangsungan bisnis.

marsbit59m yang lalu

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

marsbit59m yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

Perang subsidi token antara raksasa AI seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mungkin tidak akan segera berakhir, tetapi sifatnya berbeda dari perang subsidi era internet. Analisis dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa harga token saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan paket berlangganan AI premium bahkan mungkin disubsidi hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganannya. Namun, tidak seperti layanan seperti taksi online atau pengiriman makanan, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dan pengembang dapat dengan mudah beralih antara model AI karena API yang semakin standar. Ini berarti begitu subsidi dihentikan dan harga dinaikkan, pengguna bisa langsung beralih. Bill Maris dari Google Ventures memprediksi dengan keyakinan 100% bahwa Google, dengan pendapatan iklannya yang besar, bisa memotong harga token hingga 80% sebagai senjata. Bagi OpenAI dan Anthropic yang bergantung pada pendanaan investor, hal ini akan menjadi tekanan bisnis yang berat, terutama setelah mereka masuk bursa dan harus menunjukkan profitabilitas. Dua skenario akhir yang mungkin adalah: 1) skenario monopolistik ala internet di mana satu pemenang muncul dan kemudian menaikkan harga, atau 2) skenario "listrik-air-bahan bakar" di mana token menjadi infrastruktur dasar yang terstandarisasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berargumen bahwa skenario kedua lebih mungkin karena kurangnya efek penguncian pada token AI. Kompetisi ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan permainan tanpa akhir untuk tetap berada di meja permainan. Bagi pengguna, selama perang subsidi ini berlanjut, mereka akan terus menikmati akses ke kemampuan AI canggih dengan biaya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan biaya komputasi sebenarnya.

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

Di luar lapangan, Piala Dunia bukan hanya festival penggemar sepak bola, tetapi juga jendela langka bagi spekulasi global. Turnamen ini memusatkan perhatian, emosi, identitas, kesenjangan informasi, dan sumber daya langka selama lebih dari sebulan, menciptakan ekosistem spekulasi yang luas. Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi mencatat pertumbuhan pesat, dengan volume perdagangan miliaran dolar, menawarkan narasi kekayaan baru dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang tetap menjadi tulang punggung dengan basis pengguna yang matang. Pasar saham juga bereaksi, menciptakan "saham konsep" seperti produsen ayam goreng di Korea Selatan yang harganya melonjak terkait acara nonton bareng. Pasar sekunder tiket menjadi arena arbitrase, di mana harga bisa meroket untuk pertandingan tim populer seperti Portugal, sementara tiket lain justru turun. Barang koleksi seperti stiker Panini dan jersey edisi terbatas juga menjadi komoditas spekulasi, dengan harga melambung di platform seperti eBay. Spekulasi lebih liar muncul di crypto melalui ribuan token meme bertema Piala Dunia yang sangat volatil, meski penuh risiko penipuan. Lapisan terakhir adalah bisnis informasi: alat pelacak tiket seperti SeatSidekick dan layanan berlangganan rekomendasi taruhan memanfaatkan permintaan akan data dan keunggulan informasi. Intinya, Piala Dunia telah menjadi eksperimen spekulasi raksasa di mana aliran perhatian dan emosi menciptakan jaringan perdagangan global yang menyelesaikan transaksinya sendiri jauh dari lapangan hijau.

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit3j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片