标普500持续新高,而高盛交易台却在偷偷减仓

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-04-27Terakhir diperbarui pada 2026-04-27

标普500指数刚刚刷新历史收盘纪录,华尔街却弥漫着一种奇怪的氛围——不是庆祝,而是警觉。上周五收盘时,标普500创下新高,但当天有324只成分股收跌,净广度读数为-148,这是有史以来创新高时第二差的广度表现。换句话说,指数是新高了,但大部分股票却在下跌。

这种“指数涨、个股跌”的撕裂感,让我想起2020年3月暴跌后的反弹——当时也是少数几只科技股扛着指数往上冲,结果没多久就迎来了一波剧烈震荡。而现在,高盛交易台内部已经拉响了警报。

对冲基金七个月来最大规模降杠杆

高盛大宗经纪数据显示,上周美股名义降杠杆规模创下7个月之最,主要由风险平仓驱动。消费可选与科技板块的降杠杆力度最为激进,为近五年第三大单周降杠杆。

这是什么概念?简单说,对冲基金们正在集体“减仓避险”。我曾在2020年4月见过类似场景,当时疫情冲击后的反弹中,对冲基金也是突然大规模降杠杆,随后市场就迎来了一波10%左右的回调。

高盛交易员Brian Garrett在周末备忘中写道,对冲基金的净敞口“全年维持在正负53%区间内相对克制”,他认为这是在“未知的未知”事件频发的市场环境下审慎的风险管理。翻译成人话就是:连这些最精明的资金都在买保险,散户们是不是也该想想自己是不是太乐观了?

250亿美元的被动卖盘即将来袭

第二个预警信号来自养老金再平衡。高盛估算,4月月末养老金再平衡将产生约250亿美元的美股卖出需求。这个数字有多大?它位列2000年以来所有卖出估算的前15大之列。若剔除季度到期因素,这甚至是有史以来最大的单月卖出估算。

养老金再平衡是“被动卖盘”,不受市场情绪影响,该卖多少就卖多少。这意味着不管下周市场怎么走,这250亿美元的卖单都会砸下来。我记得2022年10月也出现过类似规模的再平衡,当时标普500在接下来两周内下跌了约3%。

最大的买家已经“满仓”

第三个信号来自趋势追踪策略(CTA)。自4月以来,CTA群体是全球股市上涨最重要的资金力量,月内累计买入约530亿美元全球股票,仅标普500一项就净买入约320亿美元。然而,高盛期货交易台数据显示,这一买盘动能已经告终。

用大白话说,CTA这群“追涨杀跌”的机器已经买够了,现在它们不再是净买入方,反而在盘面平稳时小幅偏向卖出。这意味着市场失去了一个重要的“自动稳定器”。一旦市场出现下行,CTA的卖盘还会进一步放大跌幅。

半导体板块的走势让人想起2000年

第四个信号来自半导体板块的极端走势。费城半导体指数(SOX)已连续上涨18个交易日,创有史以来最长连涨纪录,周五收盘较200日均线高出约50%。这是自2000年泡沫顶峰以来偏离200日均线最极端的一次。

我记得2000年3月,纳斯达克指数也是类似的情况——指数创新高,但广度极差,半导体板块涨得离谱。结果呢?接下来的两年,纳斯达克跌了78%。当然,现在的基本面完全不同,AI驱动的半导体需求是实打实的,但“涨多了会跌”这个规律从未改变。

情绪指标进入“拉伸区间”

第五个信号来自高盛美国股票情绪指标:投资者仓位已显示出“拉伸”特征。从衍生品市场看,标普500的gamma仓位处于罕见区域,做市商对现货突破方向呈极度净空gamma状态。这意味着一旦价格出现方向性突破,波动将被显著放大。

当前几乎没有专业投资者持有直接看多仓位,7月份看涨期权隐含波动率仅在12附近交易。做多上行空间仍是“孤独的交易”——这句话很有意思,说明市场上最聪明的钱并不看好短期走势。

回调是买入机会吗?

尽管五大预警信号指向短期回调,但高盛仍认为标普500将在2026年收于显著高于当前的水平,回调应被视为结构性买入机会。历史数据显示,自金融危机以来,凡标普500在经历逾10%回撤后重新触及前高,其后1周、1个月、3个月的平均回报分别为1.5%、5.2%和8.6%。

我的看法是:短期谨慎,长期乐观。本周将是年内最繁忙的一周,美联储与日本央行均将公布利率决议,标普500成分股中约44%的市值将在本周披露财报,包括谷歌、微软、亚马逊、Meta、苹果等科技巨头。这些事件叠加上述五大信号,短期波动在所难免。

但如果你问我,我会说:回调就是机会。只不过,别急着在第一个下跌日就冲进去,等市场消化完这些风险再说。投资决策需要结合自身情况,市场永远存在不确定性。

Bacaan Terkait

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit36m yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit36m yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

"Aturan besi" industri peralatan semikonduktor, di mana pembeli (fab) mendominasi harga, mulai retak. Contohnya, pemasok peralatan SK Hynix meminta kenaikan harga 3%-4%, fenomena langka yang didorong oleh ledakan permintaan AI. Kebutuhan AI memicu ketidakseimbangan pasokan-permintaan peralatan kunci. Permintaan meledak untuk peralatan TCB (Thermal Compression Bonding) yang penting untuk produksi HBM4 dan pengemasan chip AI (C2S/C2W). Pemain seperti Hanmi Semiconductor, Hanwha Semitech, dan ASMPT kebanjiran pesanan. Teknologi Hybrid Bonding yang lebih maju belum menggantikan TCB dalam waktu dekat, karena TCB tetap lebih matang untuk produksi massal HBM4. Tidak hanya peralatan fab, rantai pasok pembuat peralatan tes semikonduktor juga tersendat. Mereka menghadapi kelangkaan parah komponen kunci seperti FPGA, CPU, dan Driver IC, yang justru banyak diserap oleh pusat data AI, sehingga menunda pengiriman peralatan tes. Siklus ekspansi besar-besaran didorong oleh tiga faktor utama: (1) Fab logika canggih (TSMC, Intel, Samsung) memperluas kapasitas untuk akselerator AI; (2) Produsen memori (SK Hynix, Micron) meningkatkan investasi untuk HBM; (3) Kemasan canggih (CoWoS) menjadi bottleneck dan prioritas ekspansi. Organisasi seperti SEMI memproyeksikan penjualan peralatan semikonduktor global akan mencapai rekor baru pada 2027, didorong terutama oleh investasi terkait AI. Pemain peralatan yang menguasai teknologi kunci di node proses logika canggih, HBM, dan kemasan canggih kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat, karena mereka menjual kemampuan yang paling langka: kapasitas untuk mewujudkan produksi chip di era AI.

marsbit48m yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

marsbit48m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片