Crypto Markets Lost $50B in 2 Days as BTC Slumped Towards $20K (Market Watch)

CryptoPotatoDipublikasikan tanggal 2022-07-11Terakhir diperbarui pada 2022-07-11

Abstrak

The crypto markets have lost just over $50 billion in the past two days. This comes as bitcoin's recent drop towards $20,000.

The crypto markets have lost just over $50 billion in the past two days. This comes as bitcoin’s recent drop towards $20,000.

Following the relatively calm weekend, bitcoin started to lose value gradually and dipped towards $20,000. Most altcoins are also in the red today, with the most notable drops coming from Solana, Avalanche, LEO, Matic, and Litecoin.

Bitcoin Fell Towards $20K

The working week went rather well for the primary cryptocurrency, which overcame last weekend’s stalemate and spiked to and beyond $20,000. Moreover, the asset jumped to a three-week high of around $22,500 on Thursday.

However, that was short-lived as BTC started retracing soon after. It fell by over $1,000 almost immediately, tried to bounce off, but was halted in its tracks. As such, it spent most of the weekend trading sideways in a range between $21,000 and $22,000.

As Sunday was coming to its end, though, the cryptocurrency began losing value and dropped below $21,000. Its nosedive continued, and bitcoin fell to a four-day low of just over $20,300.

As of now, it has sustained above $20,000, but it’s 4% down on the day, and its market capitalization has declined below $400 billion.

BTCUSD. Source: TradingView

Altcoins in Red

The alternative coins were also untypically calm during the weekend, but most have turned red now.

Ethereum charted a multi-week high of its own at just under $1,300 several days ago. However, it started losing value shortly after and now struggles at $1,150.

BNB, Ripple, Cardano, Dogecoin, Polkadot, Shiba Inu, and Tron have declined by similar percentages in the past 24 hours. More notable losses come from Solana, Avalanche, LEO, MATIC, and Litecoin. All of them are down by between 5-6%.

The situation with the lower- and mid-cap alts is grim as well. STEPN leads the adverse trend with a 12% daily retracement, followed by THORChain (-10%), Quant (-9%), Elrond (-9%), Enjin Coin (-8%), Celo (-8%), and others.

Ultimately, the cumulative market cap of all crypto assets has declined by $50 billion in the past two days and sits at just over $900 billion.

Cryptocurrency Market Overview. Source: Quantify Crypto

SPECIAL OFFER (Sponsored)

Bacaan Terkait

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

BlackRock telah meluncurkan iShares Bitcoin Premium Income ETF (BITA), menambahkan lapisan baru pada lini produk bitcoinnya. Tidak seperti reksa dana spot bitcoin biasa, BITA dirancang untuk menghasilkan pendapatan dengan menggunakan strategi opsi covered-call yang terhubung dengan eksposur bitcoin dan iShares Bitcoin Trust (IBIT). Strategi ini menawarkan cara berbeda bagi investor untuk mendapatkan eksposur bitcoin. Alih-alih hanya memegang aset dan menunggu apresiasi harga, BITA bertujuan mengumpulkan premi opsi dan mendistribusikan pendapatan bulanan. Produk ini mungkin menarik bagi investor yang menginginkan hasil berbasis kripto tanpa langsung menggunakan protokol DeFi atau produk pinjaman lepas pantai. Dengan strategi covered-call, investor menerima pendapatan premi tetapi mengorbankan sebagian keuntungan jika harga bitcoin melonjak tajam di atas harga kesepakatan opsi. Ini menjadikan BITA menarik di pasar yang bergerak sideways atau bergejolak, tetapi mungkin tertinggal dari kinerja spot murni saat terjadi breakout. Peluncuran BITA menunjukkan pasar ETF bitcoin berkembang melampaui produk spot sederhana, menuju strategi yang lebih beragam seperti penghasilan premi dan integrasi portofolio. Produk ini terutama ditujukan bagi investor yang sudah menerima tesis bitcoin tetapi menginginkan produk berorientasi pendapatan yang lebih halus dalam akun pialang, atau bagi penasihat keuangan yang ingin membahas eksposur bitcoin tanpa hanya mengandalkan apresiasi harga. Penting bagi investor untuk memahami pertukaran risiko-imbal hasil ini sebelum membandingkan kinerjanya dengan bitcoin.

bitcoinist17m yang lalu

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

bitcoinist17m yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

Bank sentral Jepang menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 1% pada Juni 2026, tingkat pertama kali dalam 1% sejak 1995. Meski angka ini masih rendah dibandingkan AS dan Eropa, kenaikan ini sangat diperhatikan pasar global karena menandai perubahan mendasar dari kebijakan suku bunga ultra-rendah yang berlangsung selama tiga dekade. Inti kekhawatiran global terletak pada peran Jepang sebagai "pusat pendanaan berbiaya terendah global." Selama lebih dari 20 tahun, investor internasional meminjam yen dengan biaya hampir nol untuk berinvestasi di aset berimbal hasil tinggi di seluruh dunia (saham AS, obligasi emerging market, dll.), menciptakan "carry trade" yen. Praktik ini menjadi sumber likuiditas murah penting yang mendorong kenaikan harga aset global. Kini, kenaikan suku bunga Jepang mengancam logika fundamental ini. Biaya pinjaman yen yang meningkat memaksa investor global mengevaluasi ulang dan berpotensi mengurangi posisi leverage mereka, yang dapat memicu kontraksi likuiditas dan volatilitas di pasar keuangan global. Pasar tidak terlalu khawatir dengan level bunga 1%, tetapi lebih pada perubahan tren dan runtuhnya konsensus bahwa "Jepang akan selamanya menyediakan uang murah." Faktor pendorong kenaikan suku bunga antara lain: inflasi yang bertahan di atas target 2%, kenaikan upah berkelanjutan ("siklus positif upah-inflasi"), dan tekanan pada yen yang melemah. Namun, arah akhir aliran modal global tetap akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan The Fed AS. Jika AS mulai menurunkan suku bunga sementara Jepang menaikkan, penyempitan selisih suku bunga AS-Jepang dapat berdampak lebih besar pada pasar.

marsbit2j yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片