UK’s Planned Stablecoin Rules Need Reworking, Crypto Advocates Say

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-02-08Terakhir diperbarui pada 2024-02-09

Abstrak

Industry groups argue they see inconsistencies in regulatory plans by the Bank of England and the Financial Conduct Authority.

  • The Bank of England and the Financial Conduct Authority need to reconsider certain proposals to regulate stablecoins, multiple industry groups say.
  • Lobbying groups argue the proposals treat stablecoin issuers unfairly and harm their ability to earn revenue.

Crypto industry groups in the U.K. say local regulators’ proposals for supervising stablecoins need reworking.

In November, the Bank of England (BoE) and Financial Conduct Authority (FCA) published discussion papers on their plans for regulating crypto pegged to the value of fiat currencies or other steady assets. The industry’s responses to the consultation reveal crypto advocates have mixed feelings about the proposals, saying that there are some good points, but a number of aspects need to be reconsidered.

Both regulators plan on supervising stablecoins. The FCA will regulate the issuance and custody of fiat-referenced stablecoins as well as the use of these as a means of payment. The BoE will oversee systemic payment systems involving stablecoins, which refers to stablecoins that are circulated widely enough to affect financial stability should their issuers go bankrupt.

Advertisement
Advertisement

Misaligned

Crypto advocates are concerned that the two regulators may not be aligned on their treatment of stablecoin firms, particularly with regard to issuers’ ability to earn interest on reserve assets that back the tokens in circulation.

The FCA has acknowledged in its discussion paper that stablecoin issuers earn most of their revenue by investing reserve assets and earning interest.

“We propose that, under our regime, regulated stablecoin issuers can continue to retain, for their own benefit, the revenue derived from interest and returns from the backing assets,” the FCA said in its proposals.

The BoE, by contrast, suggests issuers of systemic stablecoins should hold backing assets in central bank reserves, which would restrict their ability to earn interest.

"The FCA is working with the way of the market and the way the market is developing, whereas the Bank of England is actually saying, 'No, you need to come up with an entirely new business model,'" said Paul Worthington, head of regulatory affairs at Innovate Finance.

If a stablecoin firm that was previously under the purview of the FCA grows to become systemic, then the issuer is faced with an entirely new regime, Worthington said.

"Suddenly, you can't earn revenues from the assets; you can't earn interest. So you have to totally pivot your entire business model," Worthington said."But that's not a model for growth."

Advertisement
Advertisement

Su Carpenter, director of operations at Crypto UK, also said that the lobbying group supports having the benefit of interest and that the differing approach between the FCA and BoE would be "problematic in the future."

Reserves

Industry advocates are also concerned by both regulators’ proposals on what assets should back the stablecoins.

The FCA's proposal suggested limiting acceptable assets to government treasury debt instruments with maturities of one year or less and short-term cash deposits.

"Our members feel that limiting the acceptable backing assets will be an impediment to issuers wanting to run a stablecoin in the U.K.," advocacy group The Payments Association said in its response to the consultation. "Making returns on the funds backing a stablecoin is one of the key revenue drivers for potential issuers and so more flexibility is needed."

CryptoUK, in its response, echoed the drive for more options.

“A higher degree of flexibility in backing assets will increase diversification and reduce the risks facing issuers, and by extension, the risks that consumers face by investing into this sector,” the group said, comparing U.K.’s proposal to Singapore’s reserve requirements, which say stablecoins can be backed by “highly liquid and low-risk assets,” including cash and cash equivalents.

Another industry group, UK Finance, also noted it wants fiat-referenced stablecoins to have as much flexibility as e-money, which generally allows for "secure and liquid" assets – including money market funds or longer-term government debt – to make up reserves.

Advertisement
Advertisement

"As e-money appears to create a similar risk to stablecoins, it is difficult to understand why a similar risk would not be regulated in a similar way," UK Finance said in its response.

Meanwhile, the BoE's approach is for backing assets to be restricted to central bank deposits only. The Digital Pound Foundation said this approach would also be "extremely limiting."

Compensation

The FCA also proposed not including stablecoin providers under its Financial Services Compensation Scheme. FSCS allows the FCA to compensate customers up to £85,000 ($107,300) when a company that has gone bust is unable to pay customers what they are owed.

"In all honesty, we don't agree with that, and if stablecoins are going to fall within the regulated perimeter, then if – for example – fraud is taking place, then why shouldn't it be covered by the FSCS?" Carpenter said.

On the other hand, The Payments Association contended that issue may need further review.

"It is difficult to apply FSCS at this nascent stage of the crypto asset market, as it is unclear what the size of the market will be and how many issuers will seek authorization in the U.K.," the organization said. "It is therefore impossible to calculate levies and conduct a cost-benefit analysis."

The FCA will now review responses to its proposals and draft a handbook of rules for consultation.

Bacaan Terkait

Denyut Pasar BTC: Minggu ke-26

Pulsa Pasar BTC Pekan 26: Konsolidasi dengan Fondasi yang Kuat Bitcoin sedang mengalami konsolidasi setelah pemulihan yang kuat, dengan partisipasi pasar dan keyakinan arah mulai mendingin. Momentum harga tetap konstruktif, namun aliran pesanan telah bergeser ke penjualan bersih seiring memudarnya permintaan agresif. Aktivitas perdagangan spot juga menyusut. Pasar derivatif mencerminkan nada hati-hati yang serupa. Meskipun tingkat pendanaan yang moderat mengindikasikan bias bullish yang tersisa, penurunan tekanan beli perpetual dan *skew* delta yang meningkat menunjukkan trader semakin membayar untuk perlindungan dari penurunan harga. Permintaan institusional melunak, dengan ETF spot AS terus mencatat arus keluar bersih. Aktivitas *on-chain* tetap lesu, menyoroti perlambatan yang lebih luas dalam partisipasi spekulatif. Namun, dinamika pasokan tetap mendukung. Keseimbangan pasokan terus bermigrasi ke pemegang jangka panjang, dengan tingkat profitabilitas yang tetap tinggi dan keuntungan yang terealisasi meningkat. Peningkatan pangsa modal jangka pendek dapat menciptakan kondisi untuk volatilitas yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, Bitcoin tetap terbatas dalam suatu rentang (*range-bound*). Partisipasi dan selera risiko telah berkurang, tetapi perilaku pemegang yang tangguh, posisi futures yang stabil, dan profitabilitas yang sehat terus memberikan fondasi yang konstruktif. Pasar terjebak antara momentum yang memudar dan kekuatan mendasar, menunggu katalis arah berikutnya.

insights.glassnode2j yang lalu

Denyut Pasar BTC: Minggu ke-26

insights.glassnode2j yang lalu

Analisis Laporan Riset: JP Morgan Mendetailkan Sentimen Pembeli Menjelang Laporan Kuartalan Micron dan Kondisi Terkini Sektor Perangkat Keras

Analisis oleh Morgan Stanley (Joshua Meyers) pada 21 Juni mengulas sentimen investor sebelum laporan keuangan Micron, kondisi sektor hardware, dan ramalan belanja modal AI. **Kesimpulan Utama:** 1. **Sentimen positif Micron tetap tinggi**, didorong oleh permintaan AI dan peningkatan harga (ASP). Namun, kesinambungan margin kotor di atas 80% dan detail perjanjian jangka panjang (SCAs) menjadi sorotan. 2. **Permintaan hardware terkait AI kuat, tetapi ada divergensi antar saham.** Celestica (CLS) menunjukkan prospek margin lebih baik dan keyakinan pada proyek jaringan AI. Fabrinet (FN) mengantisipasi pendapatan dari modul optik AI untuk Amazon, sementara Teradyne (TER) diperkirakan mendapat klien baru dari Google. 3. **Ramalan belanja modal AI dinaikkan lagi.** Pasar peralatan wafer (WFE) diproyeksikan tumbuh 28% pada 2026 dan 29% pada 2027. Pola pendanaan untuk infrastruktur AI juga berkembang, dengan pembiayaan utang proyek yang lebih besar. **Sinyal Penting dari Rantai Pasokan:** Umpan balik Celestica menunjukkan keyakinan yang lebih besar dalam menaikkan harga dan mendapatkan proyek jaringan AI yang lebih menguntungkan, dengan prioritas pasokan untuk pelanggan hyperscale. **Katalis dan Tantangan:** Laporan keuangan Micron adalah katalis langsung, dengan fokus pada pengungkapan SCAs. Untuk sektor hardware secara lebih luas, kekuatan permintaan saat ini mungkin sebagian didorong oleh pembelian lebih awal terkait kekhawatiran tarif, menciptakan ketidakpastian untuk paruh kedua tahun ini. **Sinyal yang Perlu Dipantau:** 1. Detail SCAs dan pandangan margin dari Micron. 2. Apakah Arista Networks akan menaikkan panduan tahunan. 3. Kemampuan Fabrinet dalam meningkatkan pendapatan modul optik untuk Amazon sesuai rencana.

marsbit5j yang lalu

Analisis Laporan Riset: JP Morgan Mendetailkan Sentimen Pembeli Menjelang Laporan Kuartalan Micron dan Kondisi Terkini Sektor Perangkat Keras

marsbit5j yang lalu

Interpretasi Laporan: Penampilan Perdana Ketua Baru The Fed, Berganti Kepala, Tapi Apakah Naskahnya Sama?

**Inti Laporan Penelitian: Debut Ketua Baru The Fed, Berubah Pimpinan Tapi Tidak Berubah Naskahnya?** Laporan Morgan Stanley oleh Seth B. Carpenter menganalisis pertemuan FOMC pertama Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Tiga kesimpulan utama adalah: 1. **Tidak Ada Peta Jalan Suku Bunga**: Warsh sengaja menghindari "panduan ke depan" (*forward guidance*) mengenai jalur suku bunga, sesuai filosofinya. Meski titik-titik proyeksi (*dot plot*) menunjukkan satu kali kenaikan suku bunga di tahun ini, logikanya rapuh. Jika inflasi inti turun lebih rendah dari perkiraan (di bawah 3,3% pada 2026), dan proyeksi menunjukkan penurunan suku bunga di tahun depan, maka alasan untuk menaikkan suku bunga sekali tahun ini menjadi tidak kuat. 2. **Pengurangan Neraca (*Quantitative Tightening/ QT*) Mungkin Lebih Agresif**: Warsh diketahui mendukung pengurangan ukuran neraca The Fed. Laporan menyoroti bahwa dengan memotong saldo rekening Departemen Keuangan AS menjadi setengahnya saja, neraca bisa menyusut sekitar $500 miliar dengan dampak pasar minimal. Ditambah penyesuaian suku bunga cadangan dan aturan likuiditas, ruang untuk *QT* lebih besar dari yang diperkirakan pasar. Dampaknya mungkin lebih kecil dari yang dikhawatirkan, kecuali jika The Fed secara aktif menjual sekuritas berbasis hipotek (*MBS*). 3. **Kerangka Dasar Tetap, Komunikasi Berubah**: The Fed membentuk gugus tugas untuk meninjau kerangka kebijakan, tetapi target inflasi 2% ditegaskan kembali. Perubahan besar ada pada komunikasi: pernyataan FOMC dibuat jauh lebih ringkas dan disusun ulang, yang lebih merupakan perubahan formal daripada pergeseran kebijakan substantif. Intinya, debat pasar berpusat pada dua hal yang tidak diungkapkan secara eksplisit: (1) apakah satu kenaikan suku bunga tahun ini akan benar-benar terjadi, dan (2) seberapa besar dan berdampaknya program pengurangan neraca. Jawabannya bergantung pada data inflasi inti PCE selanjutnya, rincian jalur *QT* dari The Fed, dan hasil tinjauan kerangka kebijakan.

marsbit6j yang lalu

Interpretasi Laporan: Penampilan Perdana Ketua Baru The Fed, Berganti Kepala, Tapi Apakah Naskahnya Sama?

marsbit6j yang lalu

Minggu Penentu dalam Pertarungan: BTC Pullback Konfirmasi dan Perebutan Dukungan HYPE | Analisis Khusus

**Minggu Penentu: Konfirmasi Penarikan Kembali BTC dan Perebutan Dukungan HYPE | Analisis Tamu** Pasar memasuki fase pertarungan kunci minggu ini. Untuk Bitcoin (BTC), analisis struktur pergerakan pada kerangka waktu 4-jam menunjukkan pola saluran naik jangka pendek. Harga saat ini sedang dalam fase konfirmasi *pullback* setelah menembus batas bawah saluran. Hasil konfirmasi ini akan menentukan arah selanjutnya: melanjutkan rally menuju area tekanan 69.500-70.500 USD atau berbalik turun menguji kembali support inti 59.000-60.000 USD. Strategi trading minggu ini berfokus pada posisi short dengan beberapa skenario (A, B, C) berdasarkan reaksi harga di level-level resistance dan support kunci. Model pemantauan posisi menunjukkan struktur pasar telah berubah didominasi bearish. Sementara itu, HYPE setelah mencapai high baru, sedang mengalami koreksi tiga tahap dan kembali ke area support krusial 64-66 USD. Hasil pertarungan di zona ini sangat menentukan: bertahan dapat melanjutkan tren naik, sedangkan breakdown dapat mengarah pada pengujian support lebih dalam di 52-54 USD. Strategi untuk HYPE adalah "buy on dip" dengan mencari sinyal stabilisasi di area support tersebut untuk posisi long jangka pendek, dengan pengelolaan risiko ketat. **Peringatan Penting:** Semua analisis merupakan catatan teknis pribadi dan bukan saran investasi. Pasar dinamis, patuhi selalu disiplin manajemen risiko dan stop-loss.

marsbit6j yang lalu

Minggu Penentu dalam Pertarungan: BTC Pullback Konfirmasi dan Perebutan Dukungan HYPE | Analisis Khusus

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片