XPL tests $0.08 demand as bears press hard: Reversal ahead?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-23Terakhir diperbarui pada 2026-02-23

Abstrak

XPL's price has dropped over 12% in 24 hours, approaching a key demand zone at $0.08. Despite a 38% surge in daily trading volume, bearish pressure remains strong, as indicated by negative Bull Bear Power and increased selling activity. The Open Interest-Weighted Funding Rate has turned sharply negative to -0.0437%, reflecting extreme pessimism among futures investors and heightened short positioning. Network activity has declined significantly over two weeks, though daily transactions saw a slight uptick. A break below $0.08 could establish a new low for XPL, with current market conditions making a bullish reversal challenging.

A few weeks ago, chains associated with the stablecoin narrative were thriving but have since lost the flair. Plasma [XPL] was one of them, with their focus on stablecoin payment, which also featured Tether’s USDT.

XPL lost more than 12% of its total market capitalization in only 24 hours. A spike in daily trading volume by 38% confirmed the selling pressure.

Additionally, the coin’s turnover ratio of 0.436 indicates a significant portion of the capitalization was being traded. Can bulls step in as they did previously as the price approached a key demand zone?

XPL approaches a key demand zone

XPL price extended its decline for the second consecutive day to 18% following the day’s losses.

The current bear strength, as evident from the Bull Bear Power indicator whose bars were increasing in size, was pushing price toward the $0.08 zone.

As per the Market Structure Break and OB Probability indicator, the $0.08 was a key demand zone. Initially, XPL rebounded from this zone and pushed the price above $0.10.

While a decline to the $0.08 zone could trigger bulls into buying, bear strength was still very present. In fact, it increased with each candle close, with BBP at negative 0.0148.

This value was half of what the strongest bears in February had managed.

The decline made a potential rebound at $0.08 difficult with the current conditions. Probably, pessimism among traders and low chain activity amplified the losses.

XPL perpetual Futures traders at extreme pessimism

Looking at the perpetual Futures data for XPL, traders showed pessimism. The OI-Weighted Funding Rate sharply dropped into the negative territory, hitting 0.0437%.

The data showed that the market was overly crowded on the short side, an indication of panic selling. Furthermore, these shorts were paying longs to keep their positions open as well as opening more sell orders.

This sharp decline could mean further downside risk, especially if bulls did not step in. Breaking below $0.08 would create a new low for the altcoin, surpassing the current one at $0.0709.

Activity falls sharply in two weeks

XPL’s network activity was also following the price action. Over the past two weeks, the number of transactions dropped by more than 12%, from 416.5K to 365.9K.

But from a daily perspective, transactions rose by 4.28%, while total transaction fees were up 56%. This spike in activity was probably from the traders who were selling the token.

Meanwhile, its cumulative transaction count stood at 155.76 million at a speed of 4.5 TPS. Generally, most of XPL’s metrics were weak, including its price action, which was approaching a key demand zone.


Final Summary

  • XPL loses 12% as the OI-Weighted Funding Rate turns red and activity drops sharply.
  • XPL price was approaching the demand zone at $0.08, but the bearish strength was not relenting.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the current price level that XPL is approaching, and why is it considered a key demand zone?

AXPL is approaching the $0.08 level, which is considered a key demand zone because it was the area from which the price previously rebounded and pushed above $0.10.

QWhat does the negative OI-Weighted Funding Rate for XPL perpetual futures indicate about trader sentiment?

AThe negative OI-Weighted Funding Rate of -0.0437% indicates extreme pessimism among traders, with the market being overly crowded on the short side, signaling panic selling and traders paying to keep short positions open.

QHow has XPL network activity changed over the past two weeks according to the article?

AOver the past two weeks, the number of transactions on the XPL network dropped by more than 12%, from 416.5K to 365.9K, indicating a sharp decline in activity.

QWhat does the Bull Bear Power (BBP) indicator value of -0.0148 suggest about the current market strength?

AThe Bull Bear Power (BBP) indicator value of -0.0148 shows significant bearish strength that is increasing with each candle close, making a potential rebound at the $0.08 demand zone difficult.

QWhat was the percentage change in XPL's daily trading volume, and what did this confirm?

AXPL's daily trading volume spiked by 38%, which confirmed the intense selling pressure the token was facing.

Bacaan Terkait

Setelah Tiga Kuartal Berturut-Turut Turun, Bisakah Pasar Kripto Menyambut Jendela Stabilitas di Kuartal Ketiga?

Pasar kripto mengalami kuartal terburuk sejak 2022, dengan kapitalisasi pasar turun 12.6% menjadi $2.1 triliun, didorong oleh keluarnya modal dan penurunan volume perdagangan. Bitcoin dan Ethereum masing-masing jatuh 14.2% dan 25.4% di kuartal kedua. Aliran keluar bersih dari ETF Bitcoin AS mencapai $4.67 miliar, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan. Faktor utama meliputi terputusnya hubungan dengan saham AS, kebijakan moneter Federal Reserve yang ketat, dan pelepasan aset oleh perusahaan seperti Strategy. Proses legislasi UU CLARITY yang akan memberikan kejelasan regulasi terhambat, meningkatkan premi risiko di sektor ini. Namun, ada tanda-tanda potensi stabilisasi. Aliran keluar ETF yang besar secara historis sering terjadi di akhir fase penurunan, dan para pemegang Bitcoin jangka panjang mulai menambah kepemilikan lagi. Sementara sebagian besar sektor menyusut, pasar prediksi dan aset koleksi yang ditokenisasi mencatat pertumbuhan signifikan. Pandangan untuk kuartal ketiga sangat bergantung pada pertemuan Fed akhir Juli. Sinyal kebijakan yang lunak dapat mendukung pemulihan Bitcoin, sementara sikap yang hawkish dapat memicu konsolidasi lebih lanjut. Meskipun tantangan regulasi tetap ada, indikator teknis seperti harga Bitcoin yang mendekati rata-rata bergerak 200-mingguannya menunjukkan dasar jangka panjang belum rusak. Logika pasar telah bergeser dari mengandalkan narasi ke faktor fundamental seperti kebijakan dan ekspektasi suku bunga.

marsbitKemarin 08:40

Setelah Tiga Kuartal Berturut-Turut Turun, Bisakah Pasar Kripto Menyambut Jendela Stabilitas di Kuartal Ketiga?

marsbitKemarin 08:40

The SpaceX Trade, Terbuka: SPCXON Mulai Diperdagangkan di WEEX

SpaceX meluncurkan IPO terbesar dalam sejarah pada Juni 2026, namun akses bagi banyak pedagang terhambat oleh batasan regional dan prosedur broker. WEEX kini menghadirkan SPCXON/USDT di pasar spotnya, sebuah instrumen tokenisasi yang memungkinkan paparan terhadap pergerakan harga SpaceX melalui akun kripto yang diselesaikan dengan USDT, tanpa memerlukan broker AS atau pembiayaan bank. SPCXON adalah produk tokenisasi yang mencerminkan ekonomi kepemilikan SpaceX bagi pedagang yang memenuhi syarat di luar AS, dengan dividen diinvestasikan kembali. Aset ini diperdagangkan di WEEX sebagai pasangan spot dengan USDT, tersedia selama jam pasar, memberikan akses mudah bagi trader kripto. Kasus investasi untuk SpaceX didasarkan pada pertumbuhan pendapatan Starlink dan pencapaian Starship, meskipun valuasinya yang tinggi (sekitar 90-110 kali pendapatan) telah memperhitungkan eksekusi sempurna selama bertahun-tahun. Faktor seperti jumlah saham publik yang terbatas dan masa buka kunci (unlock) insider pertama menjadi pertimbangan penting. Penting untuk diingat bahwa SPCXON memberikan paparan, bukan kepemilikan langsung atas saham atau hak suara. Harganya dapat diperdagangkan pada premium atau diskon terhadap nilai aset bersih. WEEX menawarkan akses ke berbagai aset TradFi yang ditokenisasi seperti ini dalam satu akun terpadu, bersama dengan pasar futures dan kampanye perdagangan dengan pool hadiah.

TheNewsCryptoKemarin 08:33

The SpaceX Trade, Terbuka: SPCXON Mulai Diperdagangkan di WEEX

TheNewsCryptoKemarin 08:33

Momen Perdagangan BIT: BTC Masih Tertekan oleh EMA 200 Mingguan, Setelah Ditolak Mungkin Kembali Turun, Saham Penyimpanan dan Semikonduktor yang Melonjak Malam Kemudian Mulai Anjlok di Pasar Malam

**PASAR KRIPTO & SAHAM: BTC Hadapi Resistensi, Saham Semikonduktor Turun di Perdagangan Malam** Pasar kripto melanjutkan pemulihan, dengan harga Bitcoin bertahan di sekitar $66,000 setelah rebound lebih dari 15% dari titik terendah Juli. Namun, BTC menghadapi **tembok resistensi kuat di dekat $68,000**, yang bertepatan dengan biaya rata-rata investor selama lima bulan terakhir dan titik gagalnya rebound pertengahan Juni. Secara teknis, perhatian tertuju pada **200 EMA mingguan (~$68,328) sebagai level kunci**. Jika BTC ditolak di level ini, potensi penurunan menuju support $63,000 terbuka. Analis menyoroti volume rendah dan penurunan open interest futures di CME, menandakan rebound ini lebih dipicu likuiditas rendah musim panas daripada awal bull run penuh. Di pasar saham AS, **indeks futures utama turang** setelah sesi kemarin yang kuat. Sektor semikonduktor dan penyimpanan (storage), yang melonjak pada hari Selasa (contoh: Micron +12%), **mengalami koreksi di perdagangan malam (night trading)**. ETF semikonduktor turun 2,22% dan saham Micron turun 2,29%. Meski begitu, ada sorotan positif seperti **Super Micro Computer (SMCI)** yang naik lebih dari 15% setelah melaporkan pandangan pendapatan yang kuat dan pesanan baru yang sangat besar, mengonfirmasi permintaan server AI tetap solid. Kekhawatiran makro muncul dari **kenaikan harga minyak mentah (di atas $91)** akibat ketegangan geopolitik dan **lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS**, dengan imbal hasil 10-tahun mencapai sekitar 4,64%. Faktor-faktor ini dapat menambah tekanan inflasi dan membatasi ruang gerak pasar saham. Saham terkait kripto seperti Coinbase dan Robinhood naik kuat didorong oleh perkembangan regulasi yang lebih jelas di AS. Di Asia, **Korea Selatan** dan **Jepang** menunjukkan kinerja beragam. Indeks KOSPI Korea naik didukung pemulihan saham semikonduktor, sementara pasar Jepang melemah dengan **Yen terus melemah ke level terendah sejak 1986**, meningkatkan kekhawatiran akan intervensi bank sentral. **Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya:** * **22 Juli:** Acara AI AMD, rilis laporan keuangan dari Google (Alphabet), Tesla, IBM. * **23 Juli:** Keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), data klaim pengangguran AS, laporan keuangan Intel. * Perkembangan lebih lanjut dari **harga minyak, imbal hasil obligasi, dan dinamika Yen Jepang** akan menjadi penentu sentimen pasar risiko secara keseluruhan.

marsbitKemarin 08:32

Momen Perdagangan BIT: BTC Masih Tertekan oleh EMA 200 Mingguan, Setelah Ditolak Mungkin Kembali Turun, Saham Penyimpanan dan Semikonduktor yang Melonjak Malam Kemudian Mulai Anjlok di Pasar Malam

marsbitKemarin 08:32

Mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, Tarbert: Satu Pihak Menasihati Anda untuk Berpikir Jangka Panjang, di Sisi Lain Menguangkan $30 Juta Sendiri

Penulis: Zen, PANews Heath Tarbert, mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, baru-baru ini menyerukan kepada investor untuk mengadopsi pandangan jangka panjang terhadap saham Circle, meskipun harganya telah turun 70% dari puncaknya. Namun, ia sendiri secara konsisten menjual saham CRCL sejak perusahaan go public, menguangkan sekitar $30 juta tanpa pernah membeli saham tambahan di pasar terbuka. Tarbert, yang bergabung dengan Circle pada Juli 2023 dan menjadi Presiden pada awal 2025, dikenal sebagai pendukung kuat narasi "jangka panjang" perusahaan. Namun, sehari sebelum IPO Circle, ia menetapkan rencana perdagangan 10b5-1 untuk menjual hingga 353.290 saham dalam setahun. Dalam 13 bulan setelah IPO, ia menjual lebih dari 360.000 saham, termasuk penjualan tunggal senilai $11,5 juta pada Maret 2026. Ia bahkan menetapkan rencana 10b5-1 kedua untuk menjual hingga 160.000 saham lagi pada akhir tahun 2026. Langkah Tarbert ini menuai kecaman karena dianggap tidak konsisten dengan pesan "jangka panjang" yang ia sampaikan kepada publik. Perjalanan kariernya sering dikaitkan dengan "revolving door" antara regulator dan dunia keuangan. Setelah mengundurkan diri sebagai Ketua CFTC pada Maret 2021, ia bergabung dengan Citadel Securities hanya 27 hari kemudian sebagai Kepala Penasihat Hukum, tepat saat perusahaan itu menghadapi pengawasan ketat terkait peristiwa GameStop. Di Citadel, ia juga mendukung undang-undang yang memperluas wewenang CFTC atas pasar crypto, sementara Citadel diketahui berencana berekspansi ke aset kripto. Tarbert kemudian pindah ke Circle pada 2023, membantu perusahaan mengatasi tantangan regulasi dan akhirnya go public melalui IPO langsung. Meskipun sangat berharga bagi perusahaan, tindakannya menjual saham dalam jumlah besar sambil mendorong investor untuk bertahan menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya yang sebenarnya terhadap masa depan jangka panjang Circle.

marsbitKemarin 08:09

Mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, Tarbert: Satu Pihak Menasihati Anda untuk Berpikir Jangka Panjang, di Sisi Lain Menguangkan $30 Juta Sendiri

marsbitKemarin 08:09

Gate Research Institute: Produk Keuangan Kripto Menggulirkan Gelombang "Wall Street-ization", Kompetisi atau Integrasi?

**Ringkasan: Gelombang "Wall Street-ization" Produk Keuangan Kripto: Kompetisi atau Integrasi?** Artikel ini membahas fenomena konvergensi antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan kripto (Crypto). Meskipun Bitcoin awalnya dirancang sebagai sistem peer-to-peer yang terdesentralisasi dan bebas dari perantara seperti bank, pasar kripto kini semakin diintegrasikan ke dalam infrastruktur keuangan tradisional. **Tren "Wall Street-ization":** Dimulai dengan disetujuinya ETF spot Bitcoin pada 2024, aset kripto kini dikemas menjadi produk seperti ETF (oleh BlackRock, Fidelity, dll.), futures, dan sekuritisasi aset riil (RWA) seperti obligasi pemerintah yang ditokenisasi. Ini memberikan akses yang mudah dan teregulasi bagi investor institusional, tetapi juga berarti kekuasaan atas penerbitan, penentuan harga, kustodian, dan distribusi aset kripto semakin bergeser ke lembaga keuangan besar. **Dua Jalur Konvergensi (1+1>2):** Artikel ini menyoroti dua arah integrasi: 1. **Dari CEX ke TradFi:** Dilambangkan oleh **Gate.io**, yang berkembang dari bursa kripto menjadi platform multi-aset. Gate kini menawarkan perdagangan saham nyata (AS, Hong Kong, Korea) menggunakan USDT, menyediakan akses tanpa batas waktu ke pasar tradisional. 2. **Dari TradFi ke Crypto:** Dilambangkan oleh **Robinhood**, platform broker tradisional yang memperluas layanannya ke aset kripto (termasuk melalui akuisisi Bitstamp) dan mengembangkan produk seperti token saham di blockchain. **Tujuan Bersama: Akun Keuangan "Super" Terpadu:** Kedua jalur ini bertujuan menciptakan **akun keuangan generasi berikutnya yang terpadu**. Pengguna di masa depan mungkin dapat memperdagangkan Bitcoin, saham Apple, ETF, emas, dan obligasi pemerintah yang ditokenisasi dalam satu antarmuka yang sama, menggunakan stablecoin sebagai lapisan dana. **RWA dan Obligasi Pemerintah di On-Chain sebagai Lapisan Tengah:** Tokenisasi aset dunia nyata, terutama obligasi pemerintah AS, menyediakan aset berpenghasilan rendah risiko di ekosistem on-chain. Pasar ini tumbuh pesat (naik 40% pada paruh pertama 2026) meskipun pasar kripto turun, menunjukkan permintaan nyata. **Kesimpulan:** "Wall Street-ization" bukanlah pengambilalihan sepihak, melainkan **transformasi timbal balik**. TradFi dan Crypto saling melengkapi: Crypto mendapatkan akses ke likuiditas, kepatuhan, dan jaringan distribusi yang luas, sementara TradFi mengadopsi efisiensi, kecepatan, dan pasar 24/7 dari Crypto. Hasil akhirnya adalah pembentukan **pasar modal terpadu yang lebih efisien dan global**, di mana batas antara aset tradisional dan kripto semakin kabur.

marsbitKemarin 08:07

Gate Research Institute: Produk Keuangan Kripto Menggulirkan Gelombang "Wall Street-ization", Kompetisi atau Integrasi?

marsbitKemarin 08:07

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu PLASMA

Plasma: Solusi Tepat Guna untuk Skalabilitas Blockchain Pengenalan Plasma Seiring perkembangan lanskap cryptocurrency, kebutuhan akan efisiensi yang lebih baik dalam jaringan blockchain juga meningkat. Plasma, solusi penskalaan Layer 2, muncul sebagai pelopor di bidang ini, terutama dalam pengembangan Web3. Dengan memindahkan sebagian besar tugas dari rantai utama ke serangkaian rantai yang lebih kecil, Plasma berjanji untuk secara signifikan meningkatkan skalabilitas dan kinerja Ethereum—sebuah platform blockchain yang banyak digunakan dan berada di garis depan aplikasi terdesentralisasi. Apa Itu Plasma? Plasma adalah solusi penskalaan off-chain yang inovatif yang dirancang khusus untuk blockchain Ethereum. Plasma diperkenalkan pada Agustus 2017 oleh Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, dan Joseph Poon, seorang advokat terkemuka solusi penskalaan seperti Lightning Network. Plasma berfungsi sebagai kerangka kerja yang memungkinkan penciptaan aplikasi yang dapat diskalakan dengan membangun struktur hierarkis rantai anak di atas rantai utama Ethereum. Pada intinya, Plasma memungkinkan pengembangan rantai sampingan yang berpotensi tak terhingga yang dapat beroperasi secara independen sambil tetap mengandalkan jaringan Ethereum untuk keamanan dan konsensus. Arsitektur ini didukung oleh kontrak pintar dan Pohon Merkle, yang secara efisien menangani transaksi dan penyimpanan data. Tujuan Utama Plasma Tujuan utama dari Plasma adalah untuk meningkatkan throughput jaringan Ethereum. Dengan mengalihkan volume transaksi yang substansial dari rantai utama yang padat, arsitektur Plasma menawarkan kecepatan transaksi yang lebih tinggi, pemrosesan data yang lebih efisien, dan biaya transaksi yang lebih rendah. Ini sangat penting di era di mana permintaan untuk aplikasi terdesentralisasi—terutama dalam keuangan, permainan, dan manajemen rantai pasokan—mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pencipta Plasma Plasma adalah hasil pemikiran dua tokoh terkenal di komunitas blockchain: Vitalik Buterin dan Joseph Poon. Buterin dikenal terutama karena mendirikan Ethereum dan mendorong batasan apa yang dapat dicapai oleh teknologi blockchain. Poon, di sisi lain, dikenal karena mendukung solusi yang dapat diskalakan, yang memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan lebih efisien secara biaya di jaringan blockchain. Kerja sama mereka dalam kerangka Plasma telah memberikan kontribusi besar terhadap sifat inovatifnya, menggabungkan wawasan teknis yang maju dengan aplikasi praktis. Investor Plasma Walaupun fondasi investasi atau organisasi yang mendukung Plasma tidak diungkapkan, proyek ini telah menarik minat dari berbagai tokoh dan pemain terkemuka di ruang blockchain dan cryptocurrency. Dengan potensi untuk meningkatkan skalabilitas dalam Ethereum, hal ini menarik perhatian berbagai entitas yang ingin mendorong batasan teknologi blockchain. Bagaimana Cara Kerja Plasma? Fungsi unik Plasma disebabkan oleh kerangka arsitekturalnya yang bergantung pada rantai anak dan interaksinya dengan jaringan Ethereum utama. Berikut adalah beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada pendekatan inovatif Plasma: Rantai Anak: Plasma membangun sejumlah rantai anak yang dapat mengeksekusi transaksi secara independen dari rantai utama Ethereum. Setiap rantai anak beroperasi sebagai kontrak pintar terpisah dengan fitur unik, memungkinkan pengembang untuk menciptakan solusi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan spesifik mereka. Kontrak Pintar dan Pohon Merkle: Kerangka kerja ini memanfaatkan kontrak pintar, yang merupakan perjanjian yang dieksekusi sendiri dengan syarat yang telah ditentukan, dipasangkan dengan Pohon Merkle yang memungkinkan verifikasi data yang efisien. Teknologi ini memungkinkan Plasma mencapai skalabilitas dan keamanan yang tinggi. Kompresi Transaksi: Dengan mengelompokkan transaksi di rantai anak, Plasma mengurangi beban data di jaringan Ethereum. Ini berarti bahwa lebih sedikit transaksi yang perlu direkam di rantai utama—sehingga membebaskan ruang dan mengurangi kepadatan. Keamanan yang Ditingkatkan: Meskipun berada di luar rantai, Plasma memanfaatkan langkah-langkah keamanan dari jaringan Ethereum utama, memastikan bahwa semua transaksi di rantai anak mempertahankan tingkat integritas dan keamanan yang tinggi. Garis Waktu Plasma Memahami perkembangan Plasma melibatkan pelacakan tonggak pentingnya: Agustus 2017: Plasma pertama kali diperkenalkan oleh Vitalik Buterin dan Joseph Poon sebagai solusi yang dapat diskalakan untuk mengatasi tantangan kinerja Ethereum. 2018: Kerangka Plasma secara resmi dikembangkan dan tersedia di GitHub, menandai langkah penting menuju implementasinya dalam aplikasi praktis. 2019: Seiring meningkatnya kesadaran tentang Plasma, proyek ini mulai menarik perhatian pengembang yang tertarik dalam skala aplikasi Ethereum, sehingga meningkatkan adopsinya. 2020: Plasma terus berevolusi, dengan peningkatan substansial dilakukan pada arsitektur dan fungsionalitasnya—menjadikannya semakin menarik bagi pengembang. Fitur Utama Plasma Plasma memiliki sejumlah karakteristik yang menjadikannya solusi yang transformatif di ruang blockchain: Skalabilitas: Dengan menciptakan berbagai rantai anak, Plasma dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi tanpa membebani lebih lanjut rantai utama Ethereum. Kecepatan: Setiap rantai anak dapat memproses transaksi lebih cepat, memberikan pengalaman dan layanan yang lebih baik kepada pengguna. Biaya Transaksi yang Lebih Rendah: Struktur Plasma secara efektif mengurangi biaya yang terkait dengan transaksi dengan meminimalkan beban di rantai utama. Interoperabilitas: Arsitektur ini memungkinkan Plasma untuk berinteraksi dengan berbagai blockchain dengan lancar, meningkatkan fungsionalitas lintas jaringan. Keamanan: Dengan memanfaatkan keamanan dari rantai utama Ethereum, Plasma memastikan integritas operasinya sementara memanfaatkan rantai anaknya. Kasus Penggunaan Plasma Arsitektur inovatif Plasma membuka pintu untuk berbagai aplikasi praktis di berbagai sektor: Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Plasma memiliki kapasitas untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi aplikasi DeFi, menciptakan proses perdagangan yang lebih lancar dan lebih efektif. Permainan: Kerangka ini memfasilitasi pengembangan pengalaman permainan yang cepat dan efisien biaya, menjadikannya menarik bagi pengembang di industri permainan. Manajemen Rantai Pasokan: Dengan kemampuan untuk mengarsipkan pemrosesan transaksi yang efisien, Plasma dapat mendorong pengembangan solusi manajemen rantai pasokan terdesentralisasi. Kesimpulan Plasma berada di garis depan teknologi blockchain, diposisikan sebagai solusi penskalaan Layer 2 yang penting yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi jaringan Ethereum dan seterusnya. Melalui struktur unik dari rantai anak, kontrak pintar, dan Pohon Merkle, Plasma menawarkan solusi yang menarik untuk krisis skalabilitas yang telah lama melanda jaringan blockchain. Seiring teknologi blockchain terus maju, solusi seperti Plasma menjanjikan untuk merombak cara pengembang menghadapi tantangan skalabilitas, berpotensi merevolusi cara aplikasi terdesentralisasi berfungsi. Upaya berkelanjutan oleh penciptanya dan minat berbagai pemangku kepentingan menandakan masa depan yang cerah bagi Plasma saat ia berusaha meningkatkan kemampuan blockchain ke tingkat baru dalam ranah digital.

260 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.03Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu PLASMA

Cara Membeli XPL

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Plasma (XPL) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Plasma (XPL) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Plasma (XPL) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Plasma (XPL) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Plasma (XPL)Lakukan trading Plasma (XPL) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

406 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.10.07Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XPL

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XPL (XPL) disajikan di bawah ini.

活动图片