Dua Wajah Tether: USAT sebagai Wajah Legal, dan Kerajaan Kelabu USDT

marsbitPubblicato 2026-01-28Pubblicato ultima volta 2026-01-28

Introduzione

Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT senilai 1700 miliar dolar AS, meluncurkan USAT pada September 2025 sebagai upaya memperoleh legitimasi regulasi di Amerika Serikat. USAT dirancang khusus untuk pasar AS dengan tiga strategi kunci: penunjukan Bo Hines (mantan penasihat Gedung Putih) sebagai CEO, penggunaan Cantor Fitzgerald sebagai penjamin cadangan aset berbasis surat berharga AS, dan penerapan framework kepatuhan melalui Anchorage Digital Bank. Langkah ini merupakan respons terhadap tekanan regulasi dan persaingan dengan pemain seperti USDC milik Circle, yang telah lama mendominasi pasar stablecoin patuh regulasi di AS. Meski USDT tetap menjadi "dolar bayangan" global yang dominan di negara berkembang, USAT berupaya membangun narasi kepatuhan guna memperluas pengaruh ke lembaga keuangan AS. Transformasi ini berisiko mengingat sejarah Tether yang kerap dipertanyakan terkait transparansi dan struktur offshore-nya. Namun, dengan dukungan politis dan kelembagaan, Tether berpotensi mengubah paradigma dan bersaing langsung dalam lanskap stablecoin yang semakin kompetitif.

Penulis: Peggy, Lin Wanwan, BlockBeats

Aset paling stabil di pasar crypto, ternyata adalah dolar tanpa identitas.

Sepuluh tahun terakhir, USDT dengan aset $170 miliar dan likuiditas yang ada di mana-mana, telah menjadikan dirinya sebagai "dolar faktual" di dunia crypto. Tapi semakin sukses, semakin tajam kecemasan identitasnya: dolar tanpa dukungan AS, tetaplah sebuah celah.

Beberapa tahun ini, Circle mengajukan izin bank trust, Paxos membangun jaringan kliring global, Visa dan Mastercard juga memperkuat penyelesaian dengan stablecoin. Sebaliknya, Tether tetap terperangkap dalam narasi "kerajaan bayangan lepas pantai".

Crypto di tendenza

Domande pertinenti

QApa yang dimaksud dengan USAT dan bagaimana perbedaannya dengan USDT?

AUSAT adalah stablecoin baru yang diluncurkan oleh Tether pada September 2025, khusus dirancang untuk pasar AS dengan fokus pada kepatuhan regulasi. Berbeda dengan USDT yang beroperasi di luar negeri dengan struktur aset yang kurang transparan, USAT didukung oleh aset yang diawasi oleh lembaga AS seperti Cantor Fitzgerald dan dikelola melalui Anchorage Digital Bank yang memegang lisensi perbankan federal.

QSiapa Bo Hines dan peran apa yang ia mainkan dalam pengembangan USAT?

ABo Hines adalah mantan penasihat Gedung Putih berusia 29 tahun yang diangkat sebagai CEO USAT. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Komite Penasihat Aset Digital Presiden AS dan terlibat dalam penyusunan RUU GENIUS Act. Perannya adalah memimpin strategi kepatuhan dan komunikasi kebijakan Tether di pasar AS.

QBagaimana USAT mencoba meningkatkan transparansi dan kepercayaan dibandingkan USDT?

AUSAT meningkatkan transparansi dengan menempatkan cadangan asetnya di bawah pengawasan Cantor Fitzgerald (dealer utama Departemen Keuangan AS) yang menjamin cadangan didominasi oleh obligasi pemerintah AS. Selain itu, proses audit dan penerbitannya diawasi oleh Anchorage Digital Bank yang memegang lisensi perbankan federal.

QApa dampak potensial dari kehadiran USAT terhadap persaingan di pasar stablecoin AS?

AUSAT berpotensi mengganggu dominasi USDC (milik Circle) di pasar stablecoin AS yang patuh regulasi. Dengan menggabungkan skala besar Tether dan kepatuhan regulasi, USAT dapat menawarkan alternatif yang kompetitif, memicu persaingan lebih ketat antara issuer stablecoin dan lembaga keuangan tradisional seperti Visa dan Mastercard.

QApa tantangan utama yang dihadapi Tether dalam mengembangkan USAT?

ATantangan utama termasuk membangun kepercayaan regulator dan pasar yang skeptis terhadap sejarah 'kerajaan bayangan' Tether, memastikan kepatuhan penuh terhadap kerangka regulasi AS yang ketat, serta bersaing dengan pemain mapan seperti Circle yang telah memiliki hubungan kuat dengan regulator dan institusi AS.

Letture associate

Why Is the World Nervous About Japan Raising Interest Rates?

In June 2026, the Bank of Japan raised its policy rate to 1%, marking its first hike to this level since 1995. While this rate remains low compared to global peers like the US and Europe, the move signals a profound shift for a nation that has been a global source of ultra-cheap funding for decades. Japan's long-standing near-zero or negative interest rates had facilitated massive "yen carry trades," where international investors borrowed low-cost yen to invest in higher-yielding assets worldwide, such as US tech stocks and emerging market bonds. This made Japan a critical, often overlooked, source of global liquidity. Japan's ultra-loose policy stemmed from structural challenges post-1990s asset bubble: aging demographics, chronic low inflation/deflation, and high public debt. Recent shifts, including sustained wage growth (exceeding 5% in recent years) and inflation consistently above the 2% target, have created a "wage-price spiral" possibility, prompting the policy normalization. The global market's concern lies not in the absolute rate but in the potential unwinding of the yen carry trade. As Japanese borrowing costs rise, the economics of these leveraged global investments change, potentially triggering deleveraging and capital outflows from risk assets. Market anxiety focuses on the end of a thirty-year consensus that Japan would perpetually provide cheap funding. Ultimately, the global impact will depend on the interplay with US monetary policy. While Japan is tightening, the significant interest rate differential with the US remains. The key future dynamic is whether simultaneous Japanese hikes and eventual US rate cuts will narrow this gap, forcing a major recalibration of global capital flows and asset pricing built on an era of abundant, cheap yen liquidity.

marsbit6 h fa

Why Is the World Nervous About Japan Raising Interest Rates?

marsbit6 h fa

Trading

Spot
Futures

Articoli Popolari

Come comprare USAT

Benvenuto in HTX.com! Abbiamo reso l'acquisto di USAT (USAT) semplice e conveniente. Segui la nostra guida passo passo per intraprendere il tuo viaggio nel mondo delle criptovalute.Step 1: Crea il tuo Account HTXUsa la tua email o numero di telefono per registrarti il tuo account gratuito su HTX. Vivi un'esperienza facile e sblocca tutte le funzionalità,Crea il mio accountStep 2: Vai in Acquista crypto e seleziona il tuo metodo di pagamentoCarta di credito/debito: utilizza la tua Visa o Mastercard per acquistare immediatamente USATUSAT.Bilancio: Usa i fondi dal bilancio del tuo account HTX per fare trading senza problemi.Terze parti: abbiamo aggiunto metodi di pagamento molto utilizzati come Google Pay e Apple Pay per maggiore comodità.P2P: Fai trading direttamente con altri utenti HTX.Over-the-Counter (OTC): Offriamo servizi su misura e tassi di cambio competitivi per i trader.Step 3: Conserva USAT (USAT)Dopo aver acquistato USAT (USAT), conserva nel tuo account HTX. In alternativa, puoi inviare tramite trasferimento blockchain o scambiare per altre criptovalute.Step 4: Scambia USAT (USAT)Scambia facilmente USAT (USAT) nel mercato spot di HTX. Accedi al tuo account, seleziona la tua coppia di trading, esegui le tue operazioni e monitora in tempo reale. Offriamo un'esperienza user-friendly sia per chi ha appena iniziato che per i trader più esperti.

447 Totale visualizzazioniPubblicato il 2026.01.27Aggiornato il 2026.06.02

Come comprare USAT

Discussioni

Benvenuto nella Community HTX. Qui puoi rimanere informato sugli ultimi sviluppi della piattaforma e accedere ad approfondimenti esperti sul mercato. Le opinioni degli utenti sul prezzo di USAT USAT sono presentate come di seguito.

活动图片