Setelah turun lebih dari 50% dalam sebulan terakhir, XRP milik Ripple kini menunjukkan kekuatan baru dan menandakan potensi kenaikan yang signifikan.
Pada tanggal 15 Februari, aset tersebut melonjak 11%, memicu breakout bullish yang menunjukkan tren bearish telah berakhir dan keuntungan lebih lanjut mungkin akan segera terjadi.
Menurut pelacak harga kripto CoinMarketCap, XRP telah diperdagangkan pada $1,62, naik 11% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, aset tersebut mencapai harga tertinggi harian sebesar $1,671.
Pada saat yang sama, lonjakan volume perdagangan yang besar sebesar 89% tercatat, mendorong total volume menjadi $4,83 miliar, yang menunjukkan peningkatan partisipasi dari trader dan investor.
Aksi harga XRP dan level kunci
Analisis teknis AMBCrypto pada grafik empat jam mengungkapkan bahwa lonjakan harga XRP telah memicu breakout dari garis tren turun bearish yang dihadapi aset tersebut sejak 6 Januari 2026.
Namun, belum dikonfirmasi apakah ini adalah breakout yang berhasil atau fakeout, karena harga terus berjuang di atas garis tren.
Grafik juga menunjukkan bahwa sebelumnya, harga telah menembus di atas garis tren tetapi gagal mempertahankan pergerakannya.
Berdasarkan kinerja dan aksi harga sebelumnya, pergerakan naik XRP dapat berlanjut hanya jika ia menutup lilin empat jam di atas garis tren dan di atas level $1,65.
Jika XRP mencapai ini, ada kemungkinan kuat bahwa ia dapat melihat lonjakan harga lain sebesar 10% dan mungkin mencapai level resistance berikutnya di $1,80 dalam beberapa hari mendatang.
Di tengah fluktuasi harga yang sedang berlangsung, nilai Average Directional Index (ADX) telah mencapai 33,85, di atas ambang batas kunci 25, yang menunjukkan bahwa XRP menunjukkan momentum yang kuat.
Data derivatif dan on-chain memperkuat outlook bullish
Menambah outlook bullish, data derivatif dari CoinGlass menunjukkan bahwa trader mengikuti tren pasar.
Menurut data terbaru, trader overleveraged pada $1,437 di sisi bawah (support) dan $1,683 di sisi atas (resistance).
Pada level-level ini, trader telah membangun posisi leveraged long senilai $124,02 juta dan posisi leveraged short senilai $46,57 juta.
Ini menunjukkan bahwa bull saat ini mendominasi aset, dan tidak ada likuiditas besar di sisi atas.
Metrik lain yang saat ini memperkuat outlook bullish XRP adalah penurunan cadangan bursa bersama dengan arus masuk ke ETF XRP spot.
Menurut data dari CryptoQuant, cadangan XRP di bursa telah turun tajam sebesar 152 juta dalam seminggu terakhir, yang menunjukkan akumulasi besar-besaran.
Dalam lanskap kripto, penurunan cadangan bursa biasanya menunjukkan akuisisi yang sedang berlangsung atau perpindahan aset dari bursa ke dompet pribadi untuk penahanan jangka panjang.
Sementara itu, ETF XRP spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk yang mengesankan sebesar $4,50 juta, yang menunjukkan bahwa modal segar dari Wall Street sedang bergerak ke aset dasar.
Semua faktor ini—taruhan bullish dari trader, cadangan bursa yang jatuh, dan arus masuk ke ETF XRP spot—menunjukkan minat yang tumbuh terhadap aset dari investor dan trader.
Ringkasan Akhir
- Lonjakan harga XRP 11% membuka pintu untuk rally kenaikan 10% lainnya, tetapi hanya jika ia membersihkan rintangan $1,65.
- Pada saat press time, taruhan bullish trader, cadangan bursa yang jatuh, dan arus masuk ke ETF spot memperkuat outlook bullish XRP.







