# Artikel Terkait Hak Milik

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Hak Milik", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

Setelah empat belas tahun, Bitcoin dari era Satoshi kembali menjadi pusat gugatan hukum. Pada 6 Juli, amicus brief kedua diajukan untuk menentang upaya "Noah Doe" mengklaim kepemilikan atas koin Satoshi sebagai "properti terlantar." Tiga penggugat dengan nama samaran—Noah Doe, ABC Company, dan XYZ Company—berusaha memperoleh kepemilikan hukum atas 39.069 dompet Bitcoin yang tidak aktif. Mereka mengklaim telah memberi pemberitahuan lewat fungsi OP_RETURN Bitcoin, memberi pemilik dompet 90 hari untuk menanggapi. Setelah periode itu, sekitar 2.900 dompet dihapus, menyisakan 39.069 yang mereka anggap terlantar. Namun, para tergugat menentang gugatan ini. Mereka menekankan bahwa penggugat tidak memiliki kunci privat untuk mengakses Bitcoin dan tidak punya bukti bahwa pemilik dompet melihat pemberitahuan tersebut. Hanya mengandalkan ketidakaktifan dompet sebagai bukti penelantaran dinilai berbahaya, karena banyak investor sengaja menyimpan Bitcoin tanpa bergerak selama bertahun-tahun. Mereka memperingatkan bahwa mengabulkan tuntutan penggugat akan mengganggu seluruh industri dan hak properti digital. Argumen ini diperkuat oleh aktivitas baru-baru ini di dompet Satoshi dengan alamat *1LwWtSs7tMCwcRczQd5kVMv3xpWw6w4Sxe*, yang baru saja memindahkan 15 BTC. Dompet ini termasuk dalam daftar tergugat. Para ahli seperti Alex Thorn menegaskan bahwa kepemilikan Bitcoin bergantung pada kontrol kunci privat, bukan riwayat transaksi, sehingga ketidakaktifan dompet tidak membuktikan penelantaran. Singkatnya, penggugat berusaha mendapatkan kendali hukum atas dompet yang dianggap terlantar, sementara tergugat menolak dengan alasan klaim tersebut lemah dan berpotensi merusak hak properti digital.

ambcrypto07/07 13:05

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

ambcrypto07/07 13:05

Model AI Terhebat Mulai Dikelola Ekspornya Seperti Uranium yang Dipekatkan

Tulisan ini membahas bagaimana model kecerdasan buatan (AI) paling canggih mulai dikenai kontrol ekspor yang ketat, setara dengan uranium yang diperkaya. Hal ini dipicu oleh perintah Departemen Perdagangan AS yang melarang warga negara asing mengakses model Fable 5 dan Mythos 5 dari Anthropic, sehingga perusahaan tersebut terpaksa menonaktifkan model-model tersebut secara global. Artikel menarik paralel dengan sejarah pengontrolan uranium. Sama seperti uranium yang menjadi sangat dikontrol setelah "dipadatkan" menjadi bahan fisi, model AI terdepan kini dianggap sebagai aset strategis karena mereka memadatkan berbagai kemampuan canggih (seperti pembuatan kode, penalaran) ke dalam satu titik akses yang mudah. Alat kontrol ekspor tradisional yang dirancang untuk barang fisik (seperti mesin) tidak efektif untuk perangkat lunak yang dapat disalin secara digital, sehingga pembatasan dilakukan pada sumbernya. Melihat ke depan, penulis memprediksi tiga kemungkinan perkembangan: 1. **Institusionalisasi Tinjauan Kemampuan:** Model baru akan melalui proses persetujuan ketat oleh pihak ketiga yang berwenang, dengan kemampuan tertentu yang memicu kontrol. 2. **Kaburnya Batas Yurisdiksi:** Hukum AS dapat memberlakukan kontrol secara unilateral terhadap pengguna AI di seluruh dunia, terlepas dari lokasi mereka. 3. **Pembelahan Jalur Teknologi:** Akan muncul dua jalur: model tertutup canggih dari AS yang berisiko dimatikan, versus model sumber terbuka atau dari yurisdiksi lain yang lebih dapat diandalkan meski mungkin kurang canggih. Artikel menyoroti krisis mendasar: kurangnya rezim kepemilikan yang jelas untuk "kecerdasan" digital. Perusahaan yang membangun proses bisnis di sekitar model AI tertentu tidak memiliki hak kepemilikan atasnya; mereka hanya membeli layanan. Ketika layanan dimatikan, mereka mengalami kerugian operasional besar yang tidak dilindungi hukum properti tradisional. Kesimpulannya, di dunia yang mungkin terfragmentasi ini, model yang dapat diandalkan dan tidak dapat diambil alih mungkin pada akhirnya lebih berharga daripada model yang paling canggih sekalipun.

marsbit06/15 05:44

Model AI Terhebat Mulai Dikelola Ekspornya Seperti Uranium yang Dipekatkan

marsbit06/15 05:44

活动图片