STRC Mendevaluasi 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Terus Berputar?
Strategi Capital menghadapi ujian kredibilitas. Saham preferennya, STRC, mengalami disangga (depegging) lebih dari 11% dari nilai target US$100, anjlok ke posisi sekitar US$88. Hal ini mengancam model "flywheel capital" inti Strategi, di mana STRC dirancang sebagai mesin pendanaan tanpa henti. Melalui penerbitan STRC di atas US$100, Strategi mengumpulkan dana untuk membeli Bitcoin, tanpa mengencerkan saham biasa (MSTR). Namun, dengan harga di bawah US$100, kemampuan pendanaan ini terhenti.
Penyebab disangga ini kompleks. Di permukaan, ada faktor likuidasi leverage dari dana arbitrase. Namun, kekhawatiran yang lebih mendalam adalah kesehatan likuiditas Strategi. Laporan Morgan Stanley menyoroti cadangan tunai terbatas untuk membayar dividen STRC, sementara Strategi berargumen aset Bitcoin-nya mencukupi untuk puluhan tahun. Ketegangan ini memuncak saat Strategi baru-baru ini menjual sedikit Bitcoin, mengingkari narasi "beli dan tahan" jangka panjang mereka.
Intinya, pasar sedang menilai ulang keseluruhan struktur modal Strategi. Jika STRC tetap didiskon, pendanaan akan macet dan kekhawatiran akan penjualan Bitcoin lebih lanjut untuk memenuhi dividen akan meningkat. Hal ini berpotensi mengubah Strategi dari pembeli besar menjadi penjual Bitcoin, memberikan tekanan signifikan pada harga aset kripto tersebut.
Odaily星球日报06/19 09:07