# Artikel Terkait Hyperscaler

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Hyperscaler", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

高盛 Berkata Tegas: Ini Adalah Siklus Kebutuhan Modal Terbesar dalam Sejarah Manusia, The Fed Hanya Penonton

Menurut laporan mingguan Mark Wilson dari Goldman Sachs, dunia sedang memasuki siklus investasi paling haus modal dalam sejarah, didorong oleh permintaan bersamaan untuk infrastruktur AI, reindustrialisasi, pertahanan, rekonstruksi jaringan listrik, dan pembiayaan utang pemerintah. Hal ini mengakhiri era "kelebihan tabungan" sebelumnya dan diduga akan mendorong biaya modal lebih tinggi dalam jangka menengah, mengubah paradigma investasi. Fed dipandang lebih sebagai "penumpang" daripada "sopir" dalam kenaikan imbal hasil obligasi ini, dengan faktor struktural menjadi pendorong utamanya. Pasar saham tampak tenang secara indeks, namun di bawah permukaan terjadi pergerakan ekstrem dan dislokasi faktor (seperti runtuhnya faktor momentum), yang menyebabkan penghapusan risiko besar-besaran oleh investor. Meskipun prospek laba perusahaan secara keseluruhan tetap kuat (terutama di Eropa), Wilson menyarankan untuk tidak terburu-buru membeli di bulan Agustus karena pasar masih mencerna dampak kenaikan suku bunga, perubahan parameter risiko, dan ketidakpastian jelang pemilu AS. Laporan ini menyoroti performa luar biasa dan pandangan ekspansif dari raksasa cloud (Amazon, Microsoft, Alphabet), dengan pengeluaran modal yang sangat besar namun diimbangi pertumbuhan pendapatan dan ROI yang kuat, terutama di segmen AI. Wilson menyimpulkan bahwa kita berada dalam masa transisi di mana sektor swasta berlomba berinvestasi di masa depan berbasis AI, sementara sektor pemerintah semakin terkendala modal, sebuah kontradiksi yang pada akhirnya akan memicu pilihan politik.

marsbitKemarin 09:50

高盛 Berkata Tegas: Ini Adalah Siklus Kebutuhan Modal Terbesar dalam Sejarah Manusia, The Fed Hanya Penonton

marsbitKemarin 09:50

Krisis Subprime Versi AI? Di Bawah Gelombang Demam, Utang Terselubung 1.8 Triliun Dolar Terakumulasi di Tempat Gelap

Di balik demam infrastruktur AI, sebuah ekspansi utang berskala besar tengah terbentuk, dengan bagian terbesarnya—sekitar $1.8 triliun—tersembunyi di luar neraca. Laporan Morgan Stanley mengungkap tiga jenis eksposur luar neraca utama: komitmen pembelian (~$982 miliar), sewa belum aktif (~$822 miliar), dan utang usaha untuk belanja modal (~$110 miliar). Sementara itu, perusahaan cloud hyperscale seperti Amazon dan Meta mengalami lonjakan leverage dari 0.9x menjadi 1.8x dalam dua kuartal. Leverage juga bergeser ke rantai pasokan melalui struktur pembiayaan berputar yang kompleks menggunakan SPV (Special Purpose Vehicle), seperti yang terlihat dalam kesepakatan $35 miliar untuk Anthropic. Risiko lain adalah "tebing depresiasi": aset dalam pembangunan (CIP) yang besar akan mulai disusutkan, menekan margin di masa depan. Misalnya, depresiasi kumulatif empat perusahaan besar diperkirakan melebihi $520 miliar dalam tiga tahun ke depan. Namun, saat ini, pertumbuhan belanja modal jauh melampaui revisi perkiraan pendapatan, menciptakan ketidaksesuaian waktu antara investasi dan monetisasi. Kesimpulannya, ini bukan krisis solvabilitas langsung, melainkan akumulasi ketidaksesuaian waktu, tekanan yang tertunda, dan kurangnya transparansi. Sistem ini bergantung pada asumsi bahwa permintaan AI dan loyalitas pelanggan akan tetap kuat. Jika permintaan beralih ke alternatif yang lebih murah, seluruh rangkaian pembiayaan yang rumit ini akan menghadapi uji tekanan yang mendasar.

marsbit06/15 07:41

Krisis Subprime Versi AI? Di Bawah Gelombang Demam, Utang Terselubung 1.8 Triliun Dolar Terakumulasi di Tempat Gelap

marsbit06/15 07:41

活动图片