Jepang Ingin Beli Pertumbuhan dengan AI, Akankah Pasar Obligasi Percaya?
Kabinet Jepang telah mengubah fiskal dari target 'saldo anggaran dasar' menjadi rasio utang terhadap PDB yang stabil menurun dalam 'Kebijakan Dasar 2026'. Pemerintah ingin menggunakan investasi strategis di bidang AI, semikonduktor, dan lainnya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas, menekan rasio utang. Namun, pasar obligasi meragukan narasi pertumbuhan ini, mengkhawatirkan pelemahan aturan fiskal. Imbal hasil obligasi Jepang 10 tahun telah naik, mencerminkan kekhawatiran akan kredibilitas fiskal. Investasi strategis sebesar 370 triliun yen hingga 2040 adalah perkiraan investasi luas, bukan anggaran pemerintah tunggal. Kesuksesan kerangka baru ini bergantung pada apakah pertumbuhan nominal dapat secara berkelanjutan melampaui suku bunga jangka panjang, dan apakah investasi benar-benar meningkatkan produktivitas dan penerimaan pajak. Pasar akan terus menilai melalui pergerakan imbal hasil obligasi dan yen.
marsbit07/22 02:59