# Artikel Terkait ETF

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "ETF", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Sejarah Terulang untuk Keempat Kalinya, Akankah BTC Memulai Super Bull Market Baru?

Artikel ini membahas kinerja Bitcoin (BTC) yang lesu pada awal 2026, kontras dengan kenaikan signifikan aset lain seperti emas, perak, dan saham AS. BTC mengalami penurunan dan konsolidasi di bawah $100.000, sementara logam mulia dan indeks saham kecil seperti Russell 2000 meroket. Analisis menyoroti tiga faktor utama kelemahan BTC: perannya sebagai indikator leading yang memberi sinyal peringatan dini untuk aset berisiko global, kondisi likuiditas global yang ketat akibat quantitative tightening (QT) Fed dan kenaikan suku bunga Bank Jepang, serta ketegangan geopolitik yang meningkat di bawah pemerintahan Trump yang menciptakan ketidakpastian dan mendorong capital flight. Sementara itu, kenaikan aset lain didorong oleh kebijakan sovereign dan industrial, bukan fundamental makro yang kuat. Emas naik karena diversifikasi cadangan bank sentral global dari dolar, sedangkan kenaikan saham didorong oleh kebijakan industrial seperti AI Nasionalisasi AS dan otonomi industri China. Artikel ini mencatat bahwa RSI Bitcoin terhadap emas telah memasuki zona oversold (di bawah 30) untuk keempat kalinya dalam sejarah (2015, 2018, 2022, 2025). Tiga kali sebelumnya diikuti oleh bull run signifikan BTC, menimbulkan spekulasi bahwa sejarah mungkin terulang. Pembaca juga diperingatkan untuk tidak terburu-buru menjual aset kripto untuk mengejar aset yang sedang naik, karena pasar saham kecil dan AI menunjukkan tanda-tanda gelembung, sementara kepemilikan cash investor berada di level terendah sejarah. stagnasi BTC dilihat sebagai peringatan untuk risiko yang lebih besar dan persiapan untuk perubahan naratif makro yang akan datang.

marsbit01/21 03:12

Sejarah Terulang untuk Keempat Kalinya, Akankah BTC Memulai Super Bull Market Baru?

marsbit01/21 03:12

Laporan Mingguan RWA | Kapitalisasi Pasar RWA Terus Meningkat; Senator AS Ajukan Lebih dari 130 Amandemen Terkait Pendapatan Stablecoin dan DeFi (14-20 Januari)

RWA Market Cap Terus Naik; Senator AS Ajukan Lebih dari 130 Amandemen Terkear Stablecoin dan DeFi (Laporan Mingguan 14-20 Januari) Nilai pasar aset RWA di blockchain terus menunjukkan pertumbuhan, mencapai $216,6 miliar per 20 Januari, meningkat 4,09% dari minggu sebelumnya. Aset seperti obligasi pemerintah AS, komoditas, dan ekuitas publik mencatat kenaikan signifikan. Aktivitas pengguna juga meningkat dengan jumlah pemegang aset bertambah menjadi 637.807. Di sisi regulasi, Senator AS mengajukan lebih dari 130 amandemen untuk RUU struktur pasar crypto, dengan fokus pada aturan imbal hasil stablecoin dan regulasi DeFi. Amandemen ini akan dibahas dan diputuskan oleh Komite Perbankan Senat. Beberapa perkembangan penting lainnya termasuk rencana New York Stock Exchange (NYSE) untuk meluncurkan platform perdagangan sekuritas tokenisasi, pernyataan Bank of Thailand yang meningkatkan pengawasan terhadap USDT, serta langkah Korea Selatan yang mempertimbangkan untuk melonggarkan aturan kerja sama bank dengan bursa crypto. Proyek-proyek RWA seperti MSX dan Ondo Finance juga terus berinovasi dengan menawarkan perdagangan saham tokenisasi dan produk keuangan terstruktur. Laporan ini juga menyoroti perkiraan bahwa aset tokenisasi dapat mencapai $4 triliun pada 2026, didorong oleh adopsi lembaga tradisional seperti BlackRock dan JPMorgan.

marsbit01/21 00:43

Laporan Mingguan RWA | Kapitalisasi Pasar RWA Terus Meningkat; Senator AS Ajukan Lebih dari 130 Amandemen Terkait Pendapatan Stablecoin dan DeFi (14-20 Januari)

marsbit01/21 00:43

活动图片