CLARITY Act 'Lolos Hambatan Kunci' – Gedung Putih Setujui Kesepakatan Etika Crypto
Presiden Donald Trump dikabarkan mendukung kesepakatan etika terkait cryptocurrency, yang menghilangkan hambatan terakhir bagi RUU struktur pasar crypto, CLARITY Act. Pengaturan bahasa etika ini dicapai oleh Gedung Putih bersama Senator Republik Cynthia Lummis dan Bernie Moreno.
Ketentuan etika kembali mencuat setelah Trump memperoleh lebih dari $1,4 miliar dari usaha cryptonya. Demokrat, yang dipimpin Sen. Elizabeth Warren, bersikeras RUU CLARITY Act harus membatasi 'korupsi' Trump di industri ini. Untuk lolos voting di Senat, Republik membutuhkan sekitar 7-10 suara Demokrat guna mencapai ambang batas 60 suara. Meski kesepakatan etika dianggap bisa membuka dukungan Demokrat, teksnya belum dilihat pihak Demokrat.
Sementara itu, penasihat crypto Gedung Putih Patrick Witt menekan Kongres agar segera mengesahkan RUU ini, mengingat banyak yurisdiksi seperti Eropa, Singapura, U.A.E, Hong Kong, dan Inggris telah memiliki kerangka hukum crypto. Rusia juga dikabarkan sedang memfinalisasi aturannya.
Meski perkembangan terbaru positif, pasar kurang optimis RUU ini akan disahkan pada akhir 2026. Menurut situs prediksi Kalshi, peluang disahkan sebelum 2027 adalah 38%, namun melonjak menjadi 61% untuk kuartal pertama 2027, mengindikasikan ekspektasi pasar bahwa RUU ini baru akan lolos tahun depan.
ambcrypto07/21 09:03