# Artikel Terkait Kontrol

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kontrol", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Daniil dan David Liberman: AI Bukan Hanya Perang Model, Tapi Juga Perang Infrastruktur Komputasi

Dalam diskusi AI global, fokus sering tertuju pada model dan regulasi, namun kenyataannya infrastruktur komputasi (computing power) justru menjadi penentu masa depan AI. Daniil dan David Liberman menekankan bahwa kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur komputasi AI semakin terkonsentrasi pada sedikit penyedia layanan cloud dan negara tertentu, menciptakan "kesenjangan komputasi" yang melebar. Mereka berargumen bahwa infrastruktur terdesentralisasi perlu dirancang agar sebagian besar daya komputasi digunakan untuk pekerjaan AI yang sesungguhnya, bukan untuk overhead sistem. Partisipasi dan tata kelola harus ditentukan oleh kontribusi komputasi yang terverifikasi, bukan modal. Bagi perusahaan, ketergantungan pada infrastruktur terpusat menciptakan efek penguncian yang sulit dibalikkan, memengaruhi harga, akses, dan inovasi. Keputusan infrastruktur harus dibuat sejak dini karena mengubahnya di kemudian hari akan sangat mahal dan kompleks. Bagi generasi mendatang, arsitektur AI akan menentukan distribusi peluang. Infrastruktur yang terbuka dan terdesentralisasi dapat mempertahankan kebebasan, ketahanan, dan mobilitas sosial, sementara sistem terpusat berisiko mengunci ketidaksetaraan yang ada. Penting untuk mempertanyakan asumsi default dan memahami bahwa sistem ini adalah hasil pilihan manusia, bukan takdir. Diskusi terbuka seperti di Unlockit Conference diperlukan sebelum pilihan ini menjadi tidak dapat diubah.

marsbit03/16 03:23

Daniil dan David Liberman: AI Bukan Hanya Perang Model, Tapi Juga Perang Infrastruktur Komputasi

marsbit03/16 03:23

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

Inti Artikel: Refleksi tentang Kematian Republik dan Pertarungan Anthropic vs Departemen Perang AS Penulis memulai dengan pengalaman pribadi menyaksikan kematian ayahnya dan kelahiran anaknya, menyimpulkan bahwa kematian dan kelahiran adalah sebuah proses, bukan peristiwa sesaat. Analogi ini digunakan untuk merefleksikan kemunduran Republik Amerika yang sudah berlangsung puluhan tahun. Artikel berfokus pada konflik antara perusahaan AI Anthropic dan Departemen Pertahanan AS (yang kini dinamai "Departemen Perang") di bawah pemerintahan Trump. Awalnya, Anthropic membuat perjanjian dengan pemerintah Biden yang membatasi penggunaan AI Claude untuk pengawasan massal warga AS dan senjata otonom mematikan. Pemerintah Trump awalnya menerima, tetapi kemudian berbalik dan mengancam menetapkan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan" — langkah yang biasanya digunakan untuk perusahaan yang dikendalikan negara asing. Pemerintah Trump beralasan bahwa perusahaan swasta tidak boleh membatasi penggunaan teknologi militer, meski kenyataannya pembatasan serupa biasa terjadi dalam kontrak pertahanan. Ancaman ini dinilai sebagai upaya "pembunuhan perusahaan" yang mengikis prinsip properti pribadi dan menandakan eralnya tata kelola yang dapat diprediksi. Konflik ini memperlihatkan perdebatan mendasar tentang siapa yang harus mengendalikan AI canggih di masa depan. Penulis menekankan bahwa "kontrol demokratis" tidak sama dengan "kontrol pemerintah," dan memperingatkan agar pengawasan massal serta senjata otonom tidak mengikis kebebasan. Artikel diakhiri dengan seruan untuk berduka atas kematian Republik sambil mempersiapkan era pembangunan institusi baru.

marsbit03/03 06:14

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

marsbit03/03 06:14

活动图片