# Artikel Terkait Penglihatan Komputer

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Penglihatan Komputer", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Sorotan CVPR'26: Tsinghua Kembangkan Generator Seni Ilusi Cermin, Mendukung Cetak 3D

**Ringkasan: Sistem AutoMIA dari Tim Universitas Tsinghua Hasilkan Seni Ilusi Cermin Otomatis** Para peneliti dari Universitas Tsinghua dan institusi lainnya telah mengembangkan **AutoMIA**, sebuah sistem AI yang secara otomatis mendesain **seni ilusi cermin 3D**. Sistem ini memungkinkan pengguna mengubah **dua gambar 2D biasa** (masing-masing untuk tampilan depan objek dan pantulannya di cermin) menjadi sebuah model 3D artistik. Objek yang dihasilkan akan menampilkan pola yang **berbeda sama sekali** ketika dilihat langsung dan ketika dilihat pantulannya di cermin, memanfaatkan efek "pelengkapan simetris" dalam sistem visual manusia. **Latar Belakang & Metode:** Sebelumnya, merancang seni ilusi seperti ini membutuhkan keahlian artistik dan perhitungan manual yang rumit. AutoMIA memodelkan tugas ini sebagai **masalah desain inversi dua sudut pandang**. Sistem ini menggunakan representasi **voxel** (volume pixel) untuk objek 3D, lalu mengoptimalkan bentuk dan warna voxel tersebut melalui **rendering volume yang dapat didiferensiasi**. Agar hasilnya mulus, utuh, dan siap dicetak 3D, peneliti mengintegrasikan empat mekanisme inti: Pemangkasan Komponen Terhubung berdasarkan Proyeksi (PAC), Penekanan Noise Adaptif berbobot Posisi (PWA), Perlindungan Voxel Internal (IVP), dan Optimasi Terpisah untuk Bentuk dan Warna (SCD). **Hasil & Keunggulan:** AutoMIA diuji pada berbagai input seperti huruf, angka, karakter Han, emoji, dan logo. Dibandingkan dengan metode sebelumnya (seperti Shadow Art), AutoMIA menunjukkan keunggulan signifikan dalam **kekonsistenan bentuk, kelancaran permukaan, dan pengurangan noise**. Sistem ini juga efisien, dengan waktu desain rata-rata **76 detik** dan penggunaan memori sekitar **2.6GB** pada satu GPU RTX 3090. Hasilnya tidak hanya bagus dalam simulasi digital (Blender) tetapi juga dapat langsung **dicetak 3D** menjadi objek fisik yang mempertahankan efek ilusi. **Kesimpulan:** AutoMIA mendemokratisasi pembuatan seni ilusi cermin yang sebelumnya kompleks, memungkinkan siapa saja mengubah ide menjadi karya seni 3D yang nyata. Penelitian ini membuka kemungkinan baru bagi AI dalam **desain komputasional, kreasi seni, dan fabrikasi digital**, sekaligus menawarkan wawasan baru untuk studi persepsi visual dan grafik komputer terbalik (inverse graphics). *Sumber: Makalah "AutoMIA" yang diterima sebagai Highlight Paper di CVPR 2026.*

marsbit07/24 07:10

Sorotan CVPR'26: Tsinghua Kembangkan Generator Seni Ilusi Cermin, Mendukung Cetak 3D

marsbit07/24 07:10

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

Bayangkan seorang lansia terjatuh di rumah. Tanpa perintah suara, perangkat pintar atau kamera langsung "melihat" kejadian tersebut dan AI secara proaktif mengirimkan peringatan darurat. Ini adalah salah satu visi yang coba diwujudkan oleh JoyAI-VL-Interaction, model interaksi visual-bahasa open-source pertama di dunia yang baru dirilis oleh JD.com. Berbeda dengan model AI biasa yang bekerja dengan logika "tanya-jawab", JoyAI-VL-Interaction dirancang untuk berinteraksi secara aktif dan real-time dengan dunia fisik. Model ini dapat secara otonom memutuskan kapan harus merespons, kapan harus diam, dan kapan harus menyerahkan tugas kompleks ke model backend, hanya dengan menganalisis aliran video secara terus-menerus. Pendekatan ini disepakati juga oleh Thinking Machines Lab (didirikan oleh mantan CTO OpenAI, Mira Murati), menandakan pergeseran industri menuju AI yang lebih proaktif. JD.com menempatkan modalitas visual sebagai penggerak utama, karena banyak informasi penting di dunia nyata muncul sebagai perubahan visual, bukan perintah suara. Model 8B parameter ini dirancang ringan, dapat dijalankan pada GPU seperti RTX 3090, dan sepenuhnya open-source—termasuk kode, model, dataset, dan sistem inferensi. Ini memungkinkan pengembang dengan mudah membuat aplikasi untuk berbagai skenario seperti penjagaan lansia/anak, asistensi tunanetra, komentar olahraga otomatis, inspeksi toko, dan kolaborasi robot. Pelepasan open-source ini merupakan bagian dari strategi JD.com yang lebih besar untuk membawa AI ke dunia fisik. Perusahaan ini mengandankan aset datanya yang unik dari ribuan skenario operasional nyata di logistik, ritel, dan industri, serta berencana mengumpulkan 10 juta jam data video berkualitas tinggi. Dengan membuka akses, JD.com berharap dapat mempercepat adopsi AI interaktif yang dapat melihat, memahami, dan bertindak secara mandiri di lingkungan kita.

marsbit06/24 10:27

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

marsbit06/24 10:27

Berpamitan dengan Kekuatan Brute Komputasi: Melihat Logika Penilaian Ulang AI for Science dari 'GrainBot' HKUST

Tim ilmuwan dari Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) yang dipimpin oleh Prof. Guo Yike meluncurkan GrainBot, alat AI revolusioner untuk menganalisis struktur mikro material seperti yang digunakan dalam semikonduktor dan baterai. Alat ini menggunakan computer vision dan deep learning untuk secara otomatis mengidentifikasi butiran material dalam gambar mikroskop, menghitung parameter kompleks, dan menghubungkannya dengan performa material. GrainBot menandai pergeseran fokus AI dari model umum ke sains terapan (AI for Science/AI4S). Nilainya tidak diukur dari jumlah pengguna, tetapi dari kemampuannya mempersingkat siklus riset dan menemukan material baru. Misalnya, alat ini dapat mempercepat pengembangan baterai surya perovskite dari 3 tahun menjadi 6 bulan. Hong Kong, dengan keahlian ilmiahnya yang kuat, berpotensi menjadi pusat "laboratorium otonom" yang mengombinasikan AI dan robotik untuk riset material 24/7. Model bisnisnya adalah menciptakan "IP industri" yang dapat dilisensikan ke manufaktur di Greater Bay Area. Tantangan utama adalah kelangkaan data ilmiah berkualitas tinggi dan isolasi data antar laboratorium. Solusi seperti komputasi privasi mungkin diperlukan untuk berbagi data secara aman. GrainBot merepresentasikan masa depan di mana AI mengatasi tantangan dunia fisik, membuka pasar material berbasis AI yang bernilai triliunan.

marsbit03/05 09:45

Berpamitan dengan Kekuatan Brute Komputasi: Melihat Logika Penilaian Ulang AI for Science dari 'GrainBot' HKUST

marsbit03/05 09:45

活动图片