"Tidak Tanya Asal Usul, Hanya Terima Tunai": Rekaman Transaksi Kripto di Jalanan Montenegro
Di Montenegro, perdagangan cryptocurrency beroperasi dalam "zona abu-abu" regulasi. Transaksi dilakukan secara tunai di jalanan melalui perantara tak terverifikasi, menghindari pengawasan hukum. Pedagang dan klien berkoordinasi via media sosial, mentransfer aset kripto seperti USDT dan menukarnya dengan euro tunai dalam hitungan menit — tanpa pertanyaan tentang sumber dana.
Platform "over-the-counter" (OTC) di Telegram dan forum daring menjadi saluran utama, terutama bagi warga asing seperti Rusia dan Ukraina yang kesulitan membuka rekening bank. Satu grup Telegram berbahasa Rusia dengan 7.000 anggota bahkan menawarkan pertukaran langsung.
Analisis dompet digital menunjukkan transaksi bernilai jutaan euro, dengan 25% berisiko menengah-tinggi terkait dana bekukan atau entitas sanksi. Pemerintah belum dapat memungut pajak atau mengawasi aktivitas ini karena belum ada payung hukum. Revisi undang-undang anti-pencucian uang telah disetujui, mewajibkan verifikasi KYC untuk transaksi di atas €1.000, namun implementasinya masih tertunda. Montenegro berencana menyelaraskan regulasi dengan standar UE, tetapi para ahli meragukan efektivitasnya mengingat sifat transaksi yang sembunyi-sembunyi.
marsbit12/10 04:50