Pada 10 Desember 2025 waktu setempat, Federal Reserve (The Fed) memotong suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75% dengan hasil voting 9-3, menandai pemotongan suku bunga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dalam pertemuan kebijakan. Pernyataan kebijakan menghapus deskripsi tingkat pengangguran yang "rendah". Dot plot terbaru mempertahankan proyeksi pemotongan suku bunga 25 basis poin pada tahun 2026.
Selain itu, The Fed akan membeli Treasury Bill senilai $40 miliar dalam 30 hari mulai 12 Desember untuk mempertahankan pasokan cadangan yang memadai.
Teks Lengkap Keputusan Suku Bunga
Data yang tersedia menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi berkembang dengan langkah yang moderat. Pertumbuhan lapangan kerja melambat sejak awal tahun, dan tingkat pengangguran meningkat hingga September. Indikator yang lebih baru konsisten dengan gambaran tersebut. Inflasi telah meningkat dibandingkan awal tahun dan tetap berada pada level yang tinggi.
Tujuan jangka panjang Komite adalah mencapai lapangan kerja maksimal dan tingkat inflasi 2%. Ketidakpastian outlook ekonomi tetap tinggi. Komite terus memantau risiko pada kedua sisi mandat gandanya dan menilai bahwa risiko penurunan di sisi lapangan kerja telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Untuk mendukung tujuan tersebut, dan dengan mempertimbangkan perubahan keseimbangan risiko, Komite memutuskan untuk menurunkan target rentang suku bunga fed funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,50% hingga 3,75%. Dalam menilai besaran dan waktu penyesuaian lebih lanjut terhadap target rentang suku bunga fed funds, Komite akan secara cermat mengevaluasi data terbaru, outlook ekonomi yang terus berubah, dan keseimbangan risiko. Komite berkomitmen penuh untuk mendukung lapangan kerja maksimal dan mengembalikan inflasi ke target 2%.
Dalam menilai stance kebijakan moneter yang tepat, Komite akan terus memantau dampak informasi terbaru terhadap outlook ekonomi. Jika muncul risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan Komite, Komite akan siap untuk menyesuaikan stance kebijakan moneter secara tepat waktu. Pertimbangan Komite akan mempertimbangkan berbagai informasi, termasuk kondisi pasar tenaga kerja, tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi, serta perkembangan keuangan dan internasional.
Komite menilai bahwa saldo cadangan telah turun ke level yang memadai dan akan memulai pembelian Treasury Bill AS sesuai kebutuhan untuk mempertahankan pasokan cadangan yang memadai secara berkelanjutan.
Yang mendukung tindakan kebijakan moneter ini adalah: Ketua Jerome H. Powell, Wakil Ketua John C. Williams, Michael S. Barr, Michelle W. Bowman, Susan M. Collins, Lisa D. Cook, Philip N. Jefferson, Alberto G. Musalem, dan Christopher J. Waller. Yang menentang adalah Stephen I. Miran, yang lebih memilih untuk menurunkan target rentang suku bunga fed funds sebesar 1/2 poin persentase dalam pertemuan ini; serta Austan D. Goolsbee dan Jeffrey R. Schmid, yang lebih memilih untuk mempertahankan target rentang suku bunga fed funds tidak berubah dalam pertemuan ini.
Median Dot Plot The Fed: Akan Memotong Suku Bunga Akumulatif 25 Basis Poin pada 2026
Keputusan Mengenai Operasi Kebijakan Moneter
Untuk melaksanakan stance kebijakan moneter yang diumumkan dalam pernyataan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 10 Desember 2025, The Fed membuat keputusan berikut:
Dewan Gubernur The Fed secara bulat memutuskan, efektif 11 Desember 2025, untuk menurunkan suku bunga saldo cadangan (IORB) menjadi 3,65%.
Sebagai bagian dari keputusan kebijakan, FOMC memutuskan untuk mengarahkan Meja Perdagangan Pasar Terbuka Federal Reserve Bank of New York untuk, hingga pemberitahuan lebih lanjut, melaksanakan transaksi dalam System Open Market Account (SOMA) sesuai dengan instruksi kebijakan domestik berikut:
“Efektif 11 Desember 2025, FOMC menginstruksikan Meja Perdagangan untuk:
Melakukan operasi pasar terbuka sesuai kebutuhan untuk mempertahankan suku bunga fed funds dalam target rentang 3,50% hingga 3,75%.
Melakukan Standing Overnight Repurchase Agreement Operation dengan suku bunga 3,75%.
Melakukan Standing Overnight Reverse Repurchase Agreement Operation dengan suku bunga operasional 3,50%, dengan batas harian $160 miliar per counterparty.
Meningkatkan holding sekuritas SOMA dengan membeli Treasury Bill, dan jika diperlukan, sekuritas Treasury AS dengan sisa jatuh tempo tidak lebih dari tiga tahun, untuk mempertahankan level cadangan yang memadai.
Melakukan reinvestasi seluruh pembayaran pokok dari holding Treasury AS yang dimiliki The Fed dalam lelang. Mengalihkan seluruh pembayaran pokok dari holding sekuritas agensi yang dimiliki The Fed ke Treasury Bill.”
Dalam tindakan terkait, Dewan Gubernur The Fed secara bulat menyetujui penurunan suku bunga kredit primer (primary credit rate) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%, efektif 11 Desember 2025. Dalam mengambil tindakan ini, Dewan menyetujui permintaan yang diajukan oleh dewan direksi Federal Reserve Bank of New York, Philadelphia, St. Louis, dan San Francisco untuk menetapkan suku bunga tersebut.
Twitter:https://twitter.com/BitpushNewsCN
Grup Komunikasi Telegram Bitpush:https://t.me/BitPushCommunity
Berlangganan Telegram Bitpush: https://t.me/bitpush






