Harga Ethena [ENA] kini tampak selaras dengan kinerja keuangannya yang melemah. Dalam 24 jam terakhir, aset ini mencatat penurunan dua digit, turun ke $0.089 pada waktu press time.
Meskipun angka-angka tersebut mencerminkan tekanan yang meningkat, evaluasi yang lebih luas terhadap kondisi pasar diperlukan untuk menentukan apakah penurunan ini menandai awal koreksi yang lebih dalam atau hanya penyesuaian sementara.
Momentum Ethena Melemah di Berbagai Metrik Kunci
Data on-chain menunjukkan bahwa ENA telah underperform di berbagai lini sejak awal Q1 2026, terutama jika dibandingkan dengan kinerjanya di dua kuartal sebelumnya.
Area perhatian utama adalah efisiensi pendapatan. Pendapatan Kotor Protokol turun menjadi $65,06 juta, turun dari $96,15 juta di Q4 2025, yang mewakili penurunan sebesar 32%. Penurunan ini menjadi lebih terasa lagi jika dibandingkan dengan Q3 2025.
Kontraksi ini mengindikasikan aktivitas minting yang lebih lemah dan imbalan staking yang berkurang, yang keduanya menunjukkan penurunan partisipasi on-chain.
Dalam pasar yang relatif stabil dibandingkan dengan siklus Oktober–Desember 2025, underperformance ini memunculkan kekhawatiran tentang melemahnya permintaan pengguna, bukan tekanan eksternal.
Kondisi likuiditas memperkuat tren ini. Total Value Locked (TVL), indikator inti kesehatan protokol dan komitmen pengguna, terus menurun secara stabil.
Sejak awal Maret 2026, TVL telah turun sekitar $130 juta, membawanya ke sekitar $6,66 miliar pada saat penulisan. Hanya dalam 24 jam terakhir, sekitar $16 juta telah di-unstaked, menandakan kelanjutan eksit modal dari protokol.
Bisakah Keuntungan Saja Mempertahankan Minat Pengguna?
Meskipun terjadi perlambatan yang lebih luas, Ethena mencatat peningkatan kecil dalam laba kotor.
Pada Q1 2026, protokol telah menghasilkan $614.190 dalam laba kotor, dibandingkan dengan $463.200 di Q4 2025. Meskipun ini mencerminkan peningkatan marginal, hal ini sedikit membantu untuk mengimbangi penurunan tajam dari tingkat kinerja sebelumnya.
Sebagai perbandingan, Q3 2025 mencatat $10,18 juta dalam laba kotor, kira-kira 16,5 kali lebih tinggi dari angka saat ini. Kesenjangan ini menyoroti penurunan struktural dalam potensi penghasilan, bahkan ketika profitabilitas jangka pendek menunjukkan perbaikan minor.
Implikasinya jelas, karena pertumbuhan laba yang modest saja mungkin tidak cukup untuk mempertahankan pengguna, terutama dalam lingkungan DeFi yang kompetitif di mana modal dengan cepat berputar menuju peluang berimbal hasil lebih tinggi.
Data aktivitas pengguna mendukung pandangan ini. Menurut Artemis, Pengguna Aktif Harian telah turun menjadi sekitar 1.200, level terendah yang tercatat sejak Desember.
Permintaan Spot Menawarkan Sinyal Kontra
Meskipun fundamental melemah dan likuiditas menurun, aktivitas pasar spot menyajikan gambaran yang lebih resilien. Data netflow exchange menunjukkan bahwa tekanan beli telah meningkat baru-baru ini. Dalam 24 jam terakhir, arus masuk bersih ke posisi spot mencapai sekitar $303.000.
Yang lebih penting, ini bukanlah peristiwa yang terisolasi. Dalam tiga hari terakhir, pembelian kumulatif telah naik menjadi sekitar $3,41 juta, menunjukkan akumulasi yang konsisten.
Permintaan yang terus-menerus seperti ini menunjukkan bahwa investor terus menyerap tekanan penjualan, bahkan ketika modal keluar dari lapisan protokol.
Jika tren akumulasi ini bertahan, hal ini dapat membatasi penurunan lebih lanjut dan mendukung stabilisasi harga. Namun, tanpa pemulihan dalam fundamental inti, khususnya aktivitas pengguna dan generasi pendapatan, setiap kenaikan mungkin tetap terbatas dalam kisaran yang sempit.
Ringkasan Akhir
- Kinerja protokol Ethena memburuk di Q1 2026, meskipun kondisi pasar yang lebih luas relatif stabil.
- Investor spot terus mengakumulasi, meskipun ada arus keluar likuiditas yang meningkat dan penurunan TVL.








