Desas-desus tentang pembelian XRP skala besar oleh manajer aset terbesar di dunia, BlackRock, telah menarik perhatian dunia kripto minggu ini. Cuplikan layar yang beredar di X menunjukkan bahwa perusahaan investasi global tersebut telah menginvestasikan lebih dari satu miliar dolar ke dalam altcoin tersebut, memicu kegembiraan optimis dan skeptisisme di seluruh komunitas kripto.
Taruhan XRP Senilai $1,85 Miliar yang Didesas-desuskan BlackRock
Kegemparan dimulai ketika beberapa influencer kripto populer, termasuk The Crypto Bull, membagikan sebuah postingan dan cuplikan portofolio yang mengklaim bahwa BlackRock telah menambahkan XRP senilai $1,85 miliar ke dalam kepemilikan kriptonya yang sudah besar. Mengingat pengaruh signifikan BlackRock di ruang kripto, gagasan bahwa manajer aset tersebut telah berinvestasi di XRP tampak seperti sinyal besar untuk adopsi institusional cryptocurrency tersebut.
Desas-desus tersebut memicu gelombang spekulasi tentang token tersebut, dengan beberapa pelaku pasar melihat pembelian yang diduga tersebut sebagai hal yang sangat optimis. Namun, pemeriksaan lebih dekat terhadap portofolio aktual BlackRock menunjukkan bahwa laporan-laporan tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki bukti apa pun untuk mendukungnya.
Data dari Arkham Intelligence, sebuah perusahaan analitik blockchain, mengungkapkan bahwa, bertentangan dengan ekspektasi, BlackRock hanya memegang 5,267 XRP, bernilai hanya $10,32—jauh dari klaim kepemilikan senilai $1,85 miliar. Data tersebut juga menunjukkan bahwa manajer aset tersebut memegang sebagian besar asetnya dalam Bitcoin dan Ethereum. Total portofolio kripto BlackRock diperkirakan sebesar $82,1 miliar, termasuk 784.424 BTC bernilai $71,31 miliar, 3,494 juta ETH bernilai sekitar $10,8 miliar, dan aset lainnya.
Penyelidikan juga mengungkapkan bahwa cuplikan layar asli, yang menunjukkan BlackRock memiliki 911,76 juta XRP, telah diedit untuk membesar-besarkan kepemilikan manajer aset tersebut. Representasi yang salah ini menciptakan buzz sementara, tetapi tidak mencerminkan investasi nyata dalam altcoin oleh perusahaan tersebut.
Meskipun ada alarm palsu, insiden ini menyoroti betapa cepatnya informasi yang salah dapat menyebar di ruang kripto, terutama ketika dibagikan oleh influencer kripto dengan ribuan pengikut. Postingan The Crypto Bull menarik berbagai reaksi dari komunitas. Beberapa mempertanyakan mengapa harga XRP tidak bergerak jika laporan tersebut akurat, sementara yang lain tetap skeptis, dan beberapa secara terang-terangan menolak klaim tersebut.
Meningkatnya Misinformasi Di Ruang Kripto
Desas-desus palsu telah menjadi tema berulang di dunia kripto, dan insiden terbaru dengan XRP dan BlackRock hanyalah satu contoh. Ini juga bukan pertama kalinya klaim palsu dibuat tentang token tersebut. Awal bulan ini, desas-desus tentang kemitraan potensial Ripple dengan Amazon menyebar di komunitas, memicu spekulasi tentang bagaimana kolaborasi seperti itu dapat berdampak positif pada harga XRP.
Demikian pula, ramalan harga yang terlalu optimis juga dapat berkontribusi pada misinformasi. Beberapa analis telah memprediksi bahwa XRP dapat meroket ke $50.000









