Coinbase Returns to Super Bowl With Backstreet Boys–Themed Ad

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-09Terakhir diperbarui pada 2026-02-09

Abstrak

Coinbase has returned to the Super Bowl with a new ad inspired by the Backstreet Boys' 1997 hit "Everybody (Backstreet’s Back)." The one-minute spot features animated lyrics to create a shared, karaoke-like experience, aiming to highlight the growth of the crypto community. This marks the exchange's first Super Bowl ad since 2022, when a QR code commercial went viral and crashed its website. The new ad received mixed reactions online, with some users criticizing it amid market conditions, while others praised its simplicity. Coinbase responded to criticism by stating that the discussion itself meant the ad was effective.

Coinbase, a prominent crypto exchange, has returned to the Super Bowl following its viral QR code advertisement that happened four years ago. This time, betting is on a Backstreet Boys karaoke-inspired ad.

The one-minute TV spot of Coinbase at the time of the most-watched sporting event in the US primarily featured text animation showing the lyrics to the Backstreet Boys’ 1997 hit “Everybody (Backstreet’s Back).

The marketing chief of Coinbase, Catherine Ferdon, mentioned in a statement that the ad was focused on bringing the people together for a shared experience that shows how the crypto community has surged.

This is the first Super Bowl ad spot of Coinbase since 2022, when it rolled out a 60-second commercial showing a colour-changing QR code that bounced around the screen, like a DVD screensaver.

The QR code ad referred to a link providing $15 in BTC for those who signed up to Coinbase, which was so famous that it crashed the website and allegedly saw 20 million hits in one minute.

The Mixed Opinion

The recent Super Bowl ad of Coinbase captivated varied opinion, having some X users mentioning the commercial provoked mockery amid a market crash and crypto’s associations with the Trump administration.

On the other hand, others commended it for its simplicity and memorability. The exchange replied to a user on X who said that the ad was terrible, mentioning that if you are talking about it, it worked.

Many others also put their opinion online about the ad. One user on X posted that I was ERUPTED in boos when we came across the Coinbase ad. Meanwhile, Axios reporter Andrew Solender stated a room he was in exploded into groans and shouts of “fuck you” after the ad went live.

The engineer of the Ethereum Foundation, Chase Wright, unveiled that 50% of the people at the party I was at were singing along and laughed when it was the exchange, Coinbase.

Highlighted Crypto News Today:

China’s RWA Business Outlook has Pulled Related Stocks Up, Crypto Market Sustains the Move

TagsAdsCoinbaseexchange

Pertanyaan Terkait

QWhat was the theme of Coinbase's 2024 Super Bowl advertisement?

AThe theme was Backstreet Boys karaoke-inspired, featuring the lyrics to their 1997 hit 'Everybody (Backstreet's Back)'.

QHow did Coinbase's previous QR code Super Bowl ad perform in 2022?

AThe QR code ad was very successful, offering $15 in BTC for sign-ups. It was so popular that it crashed the Coinbase website, allegedly receiving 20 million hits in one minute.

QWhat was the stated goal of the new ad according to Coinbase's marketing chief?

ACoinbase's marketing chief, Catherine Ferdon, stated the ad was focused on bringing people together for a shared experience that shows how the crypto community has surged.

QWhat were some of the mixed reactions to the new Coinbase commercial on social media?

AReactions were mixed. Some users on X mocked it, linking it to a market crash and crypto's associations with the Trump administration. Others commended its simplicity and memorability. Some reported their viewing parties booing or groaning, while others sang along and laughed.

QWhich crypto exchange ran a Backstreet Boys-themed ad during the Super Bowl?

ACoinbase, a prominent crypto exchange, ran the Backstreet Boys-themed ad.

Bacaan Terkait

Pembaruan! AI Generasi Berikut OpenAI Pecahkan 10 Masalah Kelas Medali Fields

**OpenAI Model Astra Pecahkan 10 Masalah Matematika Kelas Fields Medal!** OpenAI mengumumkan terobosan besar dari model internal terbarunya, Astra. Model ini dilaporkan telah membuat kemajuan signifikan dalam **10 masalah matematika yang belum terpecahkan**, dengan biaya komputasi hanya sekitar **$2000**. Hasilnya dipublikasikan dalam makalah setebal 249 halaman. Beberapa pencapaian utama meliputi: 1. **Menyelesaikan masalah "non-sofic group"** yang diajukan Mikhail Gromov tahun 1999, dengan membangun contoh kelompok yang tak hingga dan finitely presented yang bukan sofic. Ini dianggap sebagai kemajuan bersejarah. 2. **Memecahkan batas lama dalam masalah pengepakan bola berdimensi tinggi** (sphere packing), meningkatkan batas yang telah bertahan sejak 1978 untuk dimensi tak hingga. 3. **Menyangkal dugaan "Connes Rigidity"** dengan membangun keluarga tak terhitung dari kelompok berbeda yang menghasilkan aljabar von Neumann yang sama persis. Semua bukti telah diverifikasi menggunakan asisten pembuktian formal Lean 4, memastikan ketepatannya. Para ahli matematika menyebut temuan ini sebagai **momen bersejarah**, setara dengan prestasi penghargaan Fields Medal, dan menandai kemampuan AI untuk melakukan penalaran matematika mendalam di berbagai bidang. OpenAI juga membagikan proses penalaran model, menunjukkan langkah maju yang besar menuju AGI (Artificial General Intelligence).

marsbit1j yang lalu

Pembaruan! AI Generasi Berikut OpenAI Pecahkan 10 Masalah Kelas Medali Fields

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Membuat Diri Sendiri Tak Tergantikan oleh Kecerdasan Buatan

**Ringkasan: Bagaimana Membuat Diri Anda Tak Tergantikan oleh AI** Artikel ini membahas ancaman nyata dalam era AI: bukan kehilangan pekerjaan, tetapi "perbudakan gaji"—ketergantungan pada sistem dan orang lain untuk bertahan hidup. Solusinya adalah menjadi "individu super" yang "tak bisa dipekerjakan" dengan membangun bisnis atau karya sendiri. Kunci untuk bertahan dan berkembang di masa depan bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi menguasai lima elemen yang sulit digantikan AI: 1. **Otonomi (Agency):** Kemampuan bertindak tanpa menunggu perintah. 2. **Rasa (Taste):** Pengalaman untuk mengetahui apa yang bernilai untuk ditawarkan. 3. **Kemampuan Persuasi (Persuasion):** Keterampilan menarik perhatian dan pengakuan. 4. **Ketekunan (Persistence):** Memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. 5. **Iterasi (Iteration):** Kemampuan memperbaiki kesalahan berdasarkan umpan balik. Lima elemen ini dapat dikembangkan dengan **membuat konten** (media). Dibandingkan pemrograman (code), konten lebih unggul karena nilainya subjektif, membutuhkan penilaian manusia, dan merupakan alat distribusi yang ampuh untuk membangun koneksi dan otoritas. Untuk memulai transformasi: 1. **Ubah lingkungan** Anda secara drastis untuk memicu perubahan identitas. 2. **Gali "bahan mentah"** Anda: Identifikasi pengetahuan mendalam, masalah yang pernah Anda selesaikan, dan minat unik masa kecil Anda. 3. **Temukan "poros pemikiran balik"**: Tentukan pendapat kontra-intuitif atau keyakinan Anda yang bertentangan dengan arus utama dalam bidang Anda. 4. **Luncurkan ide pertama** Anda besok. Gabungkan jawaban dari langkah 2 dan 3, lalu publikasikan. Umpan balik nyata dari dunia adalah guru terbaik. Intinya, bangunlah *karier seumur hidup* yang autentik berdasarkan pengalaman dan sudut pandang unik Anda. Dengan memanfaatkan AI sebagai alat dan fokus pada pengembangan diri yang tak tergantikan, Anda dapat mengambil kendali atas hidup dan masa depan Anda.

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Membuat Diri Sendiri Tak Tergantikan oleh Kecerdasan Buatan

marsbit1j yang lalu

Kunci Bitcoin Disimpan Offline Berkat Lemparan Dadu, Tetapi Tidak Semua Orang Akan Melakukannya

Berdasarkan insiden kerentanan generator angka acak pada perangkat hardware wallet Coldcard, artikel ini membahas metode pembuatan kunci Bitcoin menggunakan dadu untuk menghasilkan entropi mandiri. Claude Shannon mengukur ketidakpastian dengan konsep entropi, di mana satu lemparan dadu enam sisi setara dengan sekitar 2,585 bit. Praktik melempar dadu 50 hingga 99 kali dapat menghasilkan frasa pemulihan 12 kata yang aman (128 bit entropi), melampaui ketergantungan pada generator perangkat. Namun, insiden Coldcard mengungkap bahwa meskipun seed utama dibuat dari dadu aman, fungsi lain seperti dompet kertas, kunci kloning, dan password masih berpotensi menggunakan generator cacat. Peneliti keamanan Kevin Loaec menekankan bahwa perlindungan hanya berlaku untuk seed utama, bukan keseluruhan sistem. Proses manual ini membutuhkan ketelitian tinggi, rentan kesalahan, dan tidak praktis bagi kebanyakan pengguna baru. Oleh karena itu, meski kuat secara matematis, metode ini lebih cocok untuk pengguna berpengalaman. Artikel menyarankan pemilik Coldcard untuk memperbarui firmware, memeriksa fungsi yang pernah digunakan, dan mempertimbangkan skema multisignature dengan perangkat dari produsen berbeda untuk mitigasi risiko. Tujuan jangka panjang adalah perangkat yang dapat menghasilkan keacakan kuat secara mandiri, tanpa memerlukan prosedur rumit dari pengguna.

cryptonews.ru4j yang lalu

Kunci Bitcoin Disimpan Offline Berkat Lemparan Dadu, Tetapi Tidak Semua Orang Akan Melakukannya

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片